
Aurel pergi bersama sahabatnya ke toko buku untuk membeli beberapa novel, yaa ini menjadi kegemaran Aurel ketika sahabatnya berkencan dengan pacarnya masing - masing. Aurel membeli buku novel genre Romantis 5 buku, Komedi 2 buku, Horor 1 buku.
"Banyak banget Rel, kamu beli novel". Ujar Cindy mengernyitkan alisnya.
"Ini udah jadi hobby aku semenjak kalian punya pacar". Ujar Aurel pada sahabatnya.
"Maaf yaa kita jadi gk ada waktu buat kamu Aurel". Ujar Nita merasa bersalah.
"Udah gapapa kok, yang penting kalian bahagia". Ujar Aurel.
"Iyaa kitaa bahagia, tapi kamu yg kesepian Aurel". Ujar Dina.
"Yaudah jangan dibahas lagi, mending kita bayar sekarangg terus pulang". Ujar Aurel diangguki mereka.
"Ngga akan main dulu atau makan dulu gtu Rel?". Tanya Nita.
"Ya aku sih ikut kalian ajaa, jadi kalian mau kemana habis dari sini?". Tanya Aurel.
"Kitaa makan aja yuk, laparr nih". Ujar Dina.
"Iyaaa aku jugaa lapar nih". Ujar Cindy.
"Yaudah kita makan dulu sebelum pulang". Ujar Aurel.
"Berangkaattt!!!". Ujar mereka semangat.
Aurel serta sahabatnya pun keluar dari toko buku dan berjalan menuju Cafe karena jarak nya dekat. Mereka tidak menyadari bahwa Marry mengikuti nya dari belakang, yaa Marry berencana untuk menculik Aurel perlahan tapi pasti sampai meninggal karena penderitaan yang dirasakan Aurel pikirnya.
Gue ngga akan nyerah bikin lho menderita hahaha. Batinnya.
Akhirnya mereka sampai di Cafe , mereka pun memesan pesanan kepada pelayan. Selama menunggu pesanannya datang, mereka sibuk dengan aktivitas nya masing masing. Ada yang bermain ponsel, ada yang berbincang bincang begitupun Aurel membaca novel yang baru saja di belinya.
Beberapa menit kemudian, pesanan merekapun datang dan mereka akan mulai memakan pesanan tersebut. Namun, belum saja sesuap masuk, Aurel membuat mereka berhenti memasukkan sesuap makanan tersebut.
"Aku ke toilet dulu yaa, kalian lanjuut aja". Ujar Aurel.
__ADS_1
"Ngga mau dianter rel?". Tanya Cindy.
"Ngga usah emangnya aku anak kecil apa haha". Ujar Aurel membuat mereka ikut tertawa.
"Yaudah telepon kita kalau kamu kenapa - kenapa ya Rel". Ujar Cindy sedikit khawatir.
"Iyaa siapp, kalau gitu aku kesana dulu yaa". Ujar Aurel diangguki mereka.
Marry menyeringai mendengar Aurel akan ke toilet, ia pun mengikuti Aurel ke toilet tersebut. Dan pada saat Aurel membuka pintu karena telah selesai dari toilet, namun ia melihat Marry didepan toilet dengan senyuman yang sulit di artikan membuat Aurel takut.
"Mau apa kamuu!!" . Teriak Aurel.
"Ssssttt... berisik lhoo. Sini ikut guee". Ujar Marry menarik tangan Aurel dengan kasar.
"Lepaass!!! mau kamu apa sihh hahh!! lepasin tangan akuuu". Ujar Aurel meringis karena tangannya sakit.
"Bisa diem ngga sihh lhoo!!!". Bentak Marry.
"Ngga!! lepasin tangan akuu!! lepas sakitt Marry". Ujar Aurel semakin tak kuat karena pegangan Marry sangat kuat.
____________________________________________
Beberapa jam kemudian, Aurel belum kembali dari toilet membuat ketiga sahabatnya khawatir dan panik. Mereka mencoba menghubungi ponsel nya, namun nihil ponsel Aurel tidak aktif membuat mereka semakin khawatir. Mereka pun mencari ke toilet, namun tidak menemukan Aurel disana membuat mereka kalang kabut.
"Aduhh gimana ini? Aurel kemana?". Tanya Cindy panik.
"Kita tanya aja orang - orang yang ada disini, siapa tau mereka melihat Aurel". Ujar Dina diangguki Cindy dan Nita.
"Tapi kalau mereka ngga lihat gimana?". Tanya Cindy dengan air mata yang sudah mengalir.
"Kita liat CCTV disetiap tempat yang ada di Cafe ini aja Dy". Ujar Nita pada Cindy yang sudah terisak.
"Yaudah ayoo kita tanya dulu ke orang lain". Ujar Cindy yang mulai tenang.
Rel, gue mohon lho baik baik aja rel. Gue takut lho kenapa - kenapa. Gue ngga sanggup liat lho kaya beberapa minggu yang lalu rel. Batin Cindy.
__ADS_1
Beberapa jam kemudian, tak ada yang melihat Aurel keluar toilet dan kini mereka telah di ruangan CCTV Cafe. Cindy merasa tak tenang, dia mengingat rencana Marry waktu kemarin. Dia yakin bahwa Marry lah yg membawa Aurel, karena Marry sangat nekat jika menginginkan sesuatu.
Cindy, Nita juga Dina kaget bukan main melihat CCTV bagian luar Cafe Aurel dipukul seseorang dan dibawa pergi oleh Marry. Mereka semakin panik, sebab orangtua Aurel menelepon ke Cindy menanyakan Aurel karena perasaan seorang ibu menjiwai Mommy Anggi.
Akhirnya Cindy mengangkat telepon dari mommy Aurel dengan gugup.
"Haa.. hallo tante". Ujar Cindy gugup dan terbata bata.
"Hallo sayangg , Aurel manaa?". Tanya Mommy Anggi To The Point.
"Ittu.. ituu tante Aurel.. ". Belum sempat selesai Cindy berbicara Mommy Anggi langsung memotong.
"Aurell kenapa? Aurel mana Cindy? Tante pengen dengar suara anak tante". Ujar Mommy Anggi dengan nada panik.
"Tante Aurel diculik tante hiks, maafin aku". Ujar Cindy.
"APAA!!! arrgghh Aurel anakku.. gedebug". Teriak Mommy Anggi hingga pingsan.
"Hallo tante, tante baik baik aja kan? ". Tanya Cindy panik.
____________________________________________
Merekapun memutuskan ke kantor polisi untuk melapor kasus tentang penculikan, untung saja mereka membawa bukti dari Cafe. Beberapa menit kemudian, mereka pun sampai di kantor polisi dan melapor kasus tersebut. Untunglah polisi tersebut sepupunya Aurel, mendengar Aurel diculik membuat rahang sepupunya mengeras.
Setelah melapor, mereka pun pulang ke rumah Aurel menenangkan mamahnya Aurel. Sesampainya di perkarangan rumah Aurel, mereka berlari masuk ke dalam memeluk Mommy Anggi. Setelah tenang dan tidak menangis lagi, mereka menceritakan kejadian Aurel diculik. Dan saat itu juga Kevin serta sahabatnya yang mendengar, langsung ke rumah Aurel dan mereka geram karena nama Marry yang disebut Cindy, Nita juga Dina.
Kevin langsung pergi dari sana beserta Ferdi dan Sandi di ikuti Ajran karena mereka tau tempat basecamp Marry, mereka yakin Aurel disekap disana oleh Marry. Tak hanya mereka yang ikut melainkan sahabat Aurel, yang tak lain adalah Cindy, Nita dan Dina.
Semoga lho baik - baik aja rel, tunggu kita Rel. Kalau sampai lho kenapa - kenapa, gue ngga akan maafkan orang yang menyakiti lho rel. Batin Kevin.
Bagaimana kelanjutannya? Mau tau?
Jangan lupa Like and Comment yaa :))
Vote juga dan tetap dukung aku yaa:))
__ADS_1
Kasih saran jika banyak kesalahan yaa, kalian the best:)