Perjuangan Cinta Aurelia

Perjuangan Cinta Aurelia
Episode P.C.A Ke - 54


__ADS_3

Dua bulan kemudian, hubungan Kevin dan Aurel berjalan dengan lancar tanpa gangguan siapapun, Ferdi dan Cindy juga telah bertunangan seminggu yang lalu, berbeda dengan Ajran dan Nita yang masih nyaman menjalani hubungan mereka saat ini, yaitu PACARAN.


Kini Kevin dan Aurel berada di pantai indah, mereka jadi pusat perhatian bagi para perempuan dan juga pria, wajar saja karena mereka pasangan cantik dan tampan, tatapan mereka membuat Kevin maupun Aurel merasa risih.


"Ke apartemen aja yu sayang". Ajak Kevin.


"Mau apa ke apartemen? kan disini lebih seru vin". Ujar Aurel.


"Aku engga suka sama tatapan mereka ke kamu sayang". Ujar Kevin.


"Emangnya aku aja yang ditatap , kamu juga sama Kevin". Ujar Aurel sinis.


"Kita makan aja yuk di apartement sayang". Ajak Kevin.


"Yaudah deh ayuuk ke apartement aja, daripada jadi bahan mangsa mereka". Ujar Aurel padanya.


_____________________________________________


Mereka pun sampai di apartement, walaupun mereka se apartement tapi ada dua kamar di dalam nya, wajar saja karena hotel ini milik keluarga Aurel dan khusus untuk Kevin serta Aurel.


"Sayang kamu mandi dulu gih, biar aku pesan dulu makanan nya". Ujar Kevin.


"Yaudah aku mandi sayang". Ujar Aurel.


"Bentar sayang". Ujar Kevin.


"Apalagi sayang?". Tanya Aurel.


"Cium dulu sayang". Goda Kevin.


"Dasar mesum!!". Ujar Aurel lalu masuk kamar mandi.


Sambil menunggu pesanan datang, Kevin memainkan ponsel nya dan beberapa menit kemudian Aurel keluar dari kamar mandi membuat Kevin mendongakkan kepalanya, 'glek' susah payah Kevin menelan saliva nya karena melihat badan Aurel terlilit handuk nya.


"Sayang kamu menggodaku". Ujar Kevin.


"Siapa yang goda kamu? engga tuh". Ujar Aurel gugup.


"Masa sih? kamu sexy sayang". Ujar Kevin memeluk Aurel dari belakang.


"Vin lepas, aku mau pakai baju ihh, kamu mandi gih bau". Ujar Aurel merona.


"Engga akan sebelum kamu cium aku dulu baru aku mandi". Ujar Kevin menggoda.

__ADS_1


"Engga ada ya cium dulu sebelum mandi, sana ihh". Ujar Aurel merona.


"Iyaa deh aku mandi sayang muaachh". Ujar Kevin mencium Aurel lalu kabur.


"KEVIN MESUM!!". Teriak Aurel.


_____________________________________________


Ting tong Ting tong!!


Terdengar suara bel, untung nya Aurel sudah selesai memakai baju nya, ia pun membuka pintu tersebut betapa kaget nya dia saat melihat Marry bukan Delivery yang datang.


"Kamu,, ". Ujar Aurel takut.


"Iyaa ini gue Marry yang akan buat hidup lho menderita haha". Bisik Marry membuat Aurel makin takut.


"Mau apa kamu kesini?". Tanya Aurel gugup.


"Gue kesini mau rebut Kevin dari lho". Ujar Marry menyeringai.


Kevin yang sudah mandi dan memakai baju menyusul Aurel ke depan karena lama mengambil pesanan mereka pikirnya.


"Sayang kok lam,,". Ucapan Kevin terhenti ketika melihat Marry.


"Ngapain lho kesini? bukan nya lho di penjara? pergi lho dari sini sebelum kesabaran gue habis!!". Ujar Kevin meninggi.


"Tentunya aku kesini menyusul kalian dong". Ujar Marry tersenyum.


"PERGI GUE BILANG!! SEBELUM GUE PANGGIL SATPAM ATAU POLISI SEKALIAN!!". Teriak Kevin kepada Marry.


"Aku ngga akan biarin kalian bahagia". Teriak Marry ketika pintu tertutup.


Gue harus menyelidiki semua nya dari Leon. Batin Kevin.


Gue ngga akan biarin lho bahagia Aurel. Batin Marry.


_____________________________________________


Kevin memeluk Aurel sambil mengusap punggung Aurel agar tenang, karena Kevin tau bahwa Aurel trauma dengan kejadian waktu itu.


"Sayang tenanglah ada aku disini". Ujar Kevin lembut.


"Aku takut, aku takut kamu akan pergi ninggalin aku". Ujar Aurel mengeratkan pelukannya.

__ADS_1


"Sayang lihat mata aku, aku engga akan ninggalin kamu sedetik pun sayang, kamu gausah takut karena aku akan menjagamu sayang, udah yaa sayang lebih baik kita makan dulu". Ujar Kevin menangkup wajah Aurel, dijawab dengan anggukan Aurel.


"Tapi aku mau di suapin sayang". Ujar Aurel manja membuat Kevin tersenyum.


"Baiklah aku akan menyuapi mu tapi lewat mulut sayang". Goda Kevin.


"Dasar mesum!! aku bisa sendiri". Ujar Aurel dengan wajah yang merona.


"Baiklah sayang". Ujar Kevin.


Setelah mereka makan, Aurel dan Kevin menonton kaset yang romantis, tepat saat Aurel duduk ia melihat adegan yang membuat dirinya panas, karena adegan tersebut dimana posisi laki - laki berada di atas tubuh wanita sambil berciuman.


Kevin yang melihat kekasih nya dengan wajah memerah pun tersenyum menyeringai, dia akan menggoda Aurel karena bagi nya seru.


"Sayang". Ujar Kevin dengan suara serak nya.


"Iyaa apa sayang?". Tanya Aurel gugup.


"Kita lakuin yang sama sayang". Goda Kevin.


"Maksud kamu apa vin?". Tanya Aurel gugup.


"Kita lakuin persis seperti adegan itu". Ujar Kevin menunjuk ke televisi.


'Glek' susah payah Aurel menelan saliva nya karena gugup, melihat Kevin mendekat refleks Aurel memejamkan matanya, terasa Kevin mencium bibir Aurel dengan lembut hingga Aurel membalas ciuman tersebut.


"Eugh,,,". Lenguh Aurel saat Kevin mencium ceruk lehernya.


"Sayang aku tidak bisa menahannya lagi". Ujar Kevin dengan suara seraknya.


"Tapi vin, kita belum menikah eugh". Ujar Aurel dengan lenguhan nya.


"Baiklah sayang, aku akan menahan nya sampai menikah, sekarang kita tidur aja sayang". Ajak Kevin diangguki Aurel.


Damn!! lenguhan Aurel bikin gairah gue keluar. Batin Kevin.


Aurel pun tidur dipelukan Kevin di kamar Aurel, karena saat Kevin beranjak ingin ke kamar nya Aurel menahan tangan nya, dia takut jika suatu terjadi padanya dan meminta Kevin memeluk dirinya.


Sungguh ini menyiksa ku sayang. Batin Kevin.


Jangan lupa Vote, Like and Comment:)


Tetap dukung aku ya:)

__ADS_1


__ADS_2