Perjuangan Cinta Aurelia

Perjuangan Cinta Aurelia
Episode P.C.A Ke - 31


__ADS_3

Beberapa hari kemudian setelah Nita dan Ajran jadian , Aurel mengajak sahabatnya berkumpul bersama seperti dulu karena semenjak mereka mempunyai pasangan atau dekat dengan seorang lelaki terkadang mereka lupa pada Aurel sahabatnya.


Aurel telah sampai di Cafe biasa mereka kumpul, Aurel menunggu mereka karena belum datang ke Cafe. Aurel memainkan HP sambil menunggu mereka, tapi tak disangka Aurel mendapatkan pesan dari salah satu sahabatnya yang tak lain adalah Cindy dan Aurel pun membukanya.


From : Cindy


To : Aurel


Aurel sayang maafin aku ya gak bisa dateng karena ada urusan mendadak maaf yaa


From : Aurel


To : Cindy


Ahh iyaa gapapa koo, semoga aja yang lain bisa selain kamu:')


From : Cindy


To : Aurel


Makasihh Aurel sayangg


Aurel hanya membacanya saja tidak membalasnya karena Aurel menunggu sahabatnya yang lain , ngga mungkin kan semuanya tidak bisa pikirnya.

__ADS_1


Aurel memesan minuman sambil menunggu mereka datang, namun hasilnya nihil tak ada satupun dari mereka yang masuk ke Cafe.


Aku kecewa sama kalian, kalian berubah semenjak dekat dengan seorang lelaki. Kalian harusnya bersamaku disini, aku banyak mengalami sakit hatii, tapi aku juga ngga bisa benci kalian karena aku sayang kalian hiks. Batin Aurel


Aurel pun memutuskan untuk pulang saja karena rasanya menyakitkan sahabat sendiri berubah, Aurel membayar pesanan lalu keluar dari Cafe tersebut.


Aurel berjalan menuju parkiran, namun tak sengaja ia melihat Kevin sedang bercumbu mesra dengan Marry.


Yaa tuhan cobaan apalagi ini, haruskah sakit hati seperti ini terus. Sahabat berubah dan perasaan ku padanya belum berubah. Aku harus bagaimana hiks. Batin Aurel


Aurel pun cepat cepat masuk lalu menjalankan mobilnya dengan perasaan sakit luar biasa, kecewa terhadap sahabat sakit hati melihat orang yang disukai bercumbu mesra dengan yang lain. Tapi apalah daya Aurel dia hanya bisa memendam apa yang ia rasakan.


Aurel berhenti di taman karena air matanya tak bisa dibendyng lagi, Aurel menangis sejadinya di taman karena ia pikir tidak ada siapa siapa.


"Kenapa tuhan, kenapa harus seperti inii hikss. Aku mencintainya namun cintaku tandas sebelum melangkah ke depan. Sahabatku berubah semenjak dekat dengan seorang lelaki hiks hiks. Kenapaa tuhan tidak adil bagiku hiks hikss. Aku harus bagaimana lagi. Melupakannya saja aku tak bisa apalagi menjauhinya hiks hiks. Ya tuhan kuatkan lah hatiku inii hiks walaupun sakitt aku melihat dia dengan yang lain tapi aku cuman bisa tersenyum pura pura hiks". Ujar Aurel terisak pelan namun masih terdengar oleh Andrian.


"KENAPAA!!! KENAPA SEMUANYA HARUS TERJADI PADAKUU!! KENAPA HIKSS HIKSS". Teriak Aurel membuat Andrian tak tahan lagi melihatnya menangis.


Andrian pun berjalan lalu memeluk Aurel yang masih terisak isak, Andrian menenangkan Aurel mengelus punggung Autel agar berhenti.


"Sudah jangan menangis laagi, nanti cantiknya ilang lho". Ujar Andri namun tak ada lagi suara isak.


"Lahh malah tidur, kasian sekali kamu Aurel kamu mencintai Kevin tapi dia bersama dengan yang lain. Asalkan kamu tau aku mencintaimu dari dulu, waktu kita umur 5tahun. Aku dalam keadaan sedih dan kamu datang memberikan permen padaku agar jangan bersedih, aku sangat senang karena ada yang peduli setelah ibu kandungku". Gumam Andrian sendu namun masih terdengar karena Aurel belum tidur nyenyak hanya saja Aurel merasa nyaman dipelukannya.

__ADS_1


Ternyata Andrian ini anak kecil waktu itu dan dia jatuh cinta sama aku. Andai saja waktu itu kamu datang pasti aku akan memilihmu, tetapi kamu terlambat datang karena aku sudah mencintai Kevin. Maafkan aku Andrian. Batinnya


Andrian melihat wajah Aurel yang habis menangis itu dengan tersenyum dan mengusap rambutnya.


"Kamu masih cantik kaya dulu waktu kecil Rel". Ujar Andrian


"Massaa?". Tanya Aurel membuat Andrian salting.


"Ahh maksudnya gimana?". Pura pura ngga tahu


"Tadi kamu bilang apa Andrian?". Tanya Aurel


"Ngga aku ngga bilang apa apa". Ujar Andrian gugup


"Aku dengar koo, kamu bilang aku cantik kan. Dan sekarang aku balas bahwa kamu ternyata Gantengg". Ujar Aurel sambil tertawa dan mereka pun tertawa bersama.


Aku akan menjagamu Aurel walau aku tak bisa memilikimu. Batin Andrian


Akhirnya Aurel pun pulang karena merasa hatinya lebih baik, pulang dengan keadaan tersenyum karena perkataan Andrian dan tingkah lakunya itu. Tetapi dia tidak bisa menerima Andrian karena Aurel masih menyimpan perasaan pada Kevin.


Bagaimana kelanjutannya?


Jangan lupa Like and Comment yaa :)

__ADS_1


Jangan lupa Vote ya


__ADS_2