Perjuangan Cinta Aurelia

Perjuangan Cinta Aurelia
Episode P.C.A Ke - 17


__ADS_3

Setelah mencari tempat yang aman untuk berkemah, Aurel dan seluruh teman yang lainnya memasang tenda setiap kelompoknya dan merapihkan peralatan yang dibawa, setelah beberapa menit, akhirnya mereka selesai dan dikumpulkan di tempat yang layaknya seperti lapangan.


"Okee karena kalian sudah selesai memasang tenda dan merapihkan peralatan yang kalian bawa, sekarang kalian berbaris sesuai kelompoknya masing - masing dan yang paling depan adalah ketua kelompok nya". Ujar dosen tersebut.


"Siappp buu". Ujar mereka.


Akhirnya mereka pun berbaris sesuai arahan dari dosen dan sempat berdiskusi untuk pemilihan ketua kelompok masing masing dan setelah itu akhirnya Aurel terpilih menjadi ketua dikelompoknya, walau Aurel tidak berminat ia tetap menjalankan amanah nya.


"Baiklah karena kalian sudah berdiskusi dengan orang yang sekelompok kalian, sekarang saya minta yang menjadi ketua kelompok maju menghadap saya". Ujar dosen.


"Baik bu". Ujaar setia ketua kelompok.


Aurel dan Kevin tidak menyadari bahwa mereka sama - sama ketua di kelompok nya, dan sehingga mereka tersadar saat mereka maju kedepan secara bersamaan. Namun, tak ada waktu untuk berbicara mereka langsung menghampiri dosen.


"Baik karena kalian sudah berkumpul, saya akan memberitahukan kalian untuk saling menjaga anggotanya masing masing dan jangan kalian lalai dari tugas kalian. Dan sekarang kalian ditugaskan mencari kayu bakar untuk nanti malam, pahamm?". Tanya dosen.


"Paham bu". Ujar mereka.


"Baiklah kembali ke tiap anggota kalian dan dalam 5menit kalian harus segera mencari kayu bakar dalam 1 kelompok minimal harus mendapatkan 8kayu nominal nya 15kayu bakar". Ujar dosen.


"Baikk buu". Ujar mereka.


Akhirnya Aurel dan ketua kelompok yang lainnya kembali ke barisan mereka menghampiri anggota kelompok masing - masing, Cindy dan dua sahabatnya Aurel melihat ketua mereka telah selesai menghadap dosen.


"Rel apa kata dosen?". Tanya Cindy.


"Dalam waktu 5 menit kita harus segera berpencar dari kelompok lainnya, untuk mencari kayu bakar yang minimal 8 buah dan nominal nya 15buah, kalian paham?". Tanya Aurel.


"Asyiaapp Aurel sayang". Ujar mereka bertiga.


"Kebiasaan deh kalian haha". Ujar Aurel.


"Haha biarin dongg rel". Ujar Nita.


"Baiklah ayoo kitaa berpencar dari yang lainnya". Ujar Aurel.

__ADS_1


"Ayoookk". Ujar mereka semangat.


Dosen datang menghampiri mereka untuk memberitahukan bahwa waktunya mereka untuk berpencar dan tidak jauh dari tempat perkemahan.


"Baiklah waktunya kalian mencari kayu bakar secara berpencar dan tidak boleh jauh dari tempat perkemahan yaa, waktu pencarian kayu bakar selama 30menit dan kalian harus sudah berada di tempat perkemahan". Ujar dosen


"Baikk bu". Ujar mereka.


"Baiklah waktunya dimulai dari sekarang!". Ujar dosen.


Dan merekapun berpencaran mencari kayu bakar tersebut.


"Udah ketemu belum din?". Tanya Aurel selaku ketua.


"Belum rel, gimana yang lainnya?". Tanya Dina kepada Nita dan Cindy.


"Baru satu nihh". Ujar Mereka.


"Baiklah aku yang pegang kayu bakar nya".Ujar Aurel


"Jangan dong kan kita yang anggota rel, jadi kita aja. Kamu ketua cuman ngawasin kita doangg". Protes Cindy.


Aurel dan sahabatnya tidak menyadari bahwa mereka sedari tadi di buntuti oleh Marry dan anggota kelompoknya itu, Marry dan anggotanya berniat untuk mengambil kayu bakar yang sudah didapatkan Aurel dan sahabatnya agar dihukum oleh dosen.


Akhirnya kayu bakar telah terkumpul menjadi 15 buah, merekapun memutuskan untuk kembali ke perkemahan walaupun belum waktunya kembali karena mereka baru menghabiskan 20menit selama pencarian kayu bakar.


Namun ditengah perjalanan mereka ke perkemahan, mereka dikerumuni oleh Marry dan anggota nya.


"Mau apa kalian?". Tanya Aurel.


"Kitaa mau ambil kayu bakar lah". Ujarnya sambil berusaha mengambil kayu bakar yang ada ditangan Cindy.


"Yaaa carii lahh bukan ambil punya orangg". Ujar Nita.


"Kalian aja yang cari lagii kayu nya hahaha". Ujar Marry sambil ketawa.

__ADS_1


"Balikin ngga!". Ujar Nitaa kesal.


Kevin dan sahabat nya sedang mencari kayu bakar tersebut mendengar ada suara gaduhan dan mereka pun menghampiri suara itu.


"Ada apa iniii?". Tanya Kevin.


Marry kaget bukan main karena melihat Kevin.


"Ini vin si Marry mau ambil kayu punya kelompok kita". Ujar Cindy.


"Ahh dia bohong sayangg bukan aku yang ambil tapi mereka yang ambil punya kelompok aku". Ujarnya gugup.


"Lho kali yang bohong, jelas jelas gue lihat sendiri lho yang rebut kayu mereka". Ujar Ferdi.


"Lho tau dari mana bahwa kayu bakar itu milik Mereka fer?". Tanya Kevin.


"Liat sendiri nih videonya". Ujar Ferdi.


"Kapan lho ngevideoin nya fer?". Tanya Cindy.


"Gue tadi ngga sengaja liat kalian dan Marry jadi gue videoin aja biar jadi bukti". Ujar Ferdi.


"Ahhh makasihh yaa Ferdi". Ujar Cindy sambil memeluk tanpa sadar.


"Ahh ehh maaf gue refleks". Ujar nya lagi malu.


"Ngga papa dan itu udah tanggung jawab guee sebagai saksi". Ujar Ferdi.


"Baiklah karena semua sudah terselesaikan, kita kembali ke perkemahan dan kamu Marry jangan ganggu Aurel lagii! ". Ujar Kevin.


"Iyaa maaff". Ujarnya.


Kevin belain aku?? ngga salahh?. Batin Aurel


Merekapun kembali ke perkemahan dan mengumpulkan kayu bakar tersebut kepadaa dosen, lalu mereka kembali dibariskan oleh dosen tersebut.

__ADS_1


Bagaimana kelanjutannya? mau tau engga?


Jangan lupa Like and Comment yaa gays :)


__ADS_2