Perjuangan Cinta Aurelia

Perjuangan Cinta Aurelia
Episode P.C.A Ke - 38


__ADS_3

Marry berniat datang ke ruangan Aurel disaat ada Kevin serta yang lainnya. Marry yang tadinya mau pura pura ramah, akan tetapi orangtua Autel sedang di ruangan dokter menanyakan kapan pulangnya Aurel.


Kevin dan yang lainnya sedang berbincang bincang namun mendengar suara pintu terbuka, mereka pikir itu adalah orangtua nya Aurel jadi mereka biarkan saja.


Mereka melanjutkan perbincangan mereka tentang cuti kuliah mungkin akan ada tugas yang sangat berat.


Marry masuk dan melihat Kevin memegang tangan Aurel dan itu membuatnya geram.


"Apa apaan inii!! Kevin". Ujar Marry kesal.


"Marry ngapain kamu disini?". Tanya Kevin.


"Yaa nyusul kamuu sayang". Ujarnya bergelanyut manja ditangan Kevin.


"Jangan begini Marry!!". Ujar Kevin tinggi dan melepaskan tangan Marry.


"Kenapaa? aku kan pacar kamuu". Ujarnya.


"Pokoknya lepasin!". Ujar Kevin.


"Ada tamu tak diundang rupanya". Ujar Andri sinis


"Ehh om dan tante apakabar? maaf ya baru bisa jenguk Aurel". Ujar Marry sok ramah.

__ADS_1


"Jangan sok ramah kamu!! memang kamu pikir saya gak tau kelakuan busuk kamu selama ini!!". Bentak Andri.


"Mak-maksud om ap-apaa?". Tanya Marry terbata bata.


"Kamu pikir saya gk tau apa yang kamu rencanakan!! dulu kamu menghina anak saya dan mungkin kecelakaan itu adalah ulah kamu iyaakaann!!!". Ujar Andri membuat Marry takut dan gelagapan.


Bagaimana bisa pak tua itu bisa tau rencana gue. Batin Marry.


"Maksud om apa?". Tanya Kevin


"Nanti juga kalian tau sendiri kelakuan busuk dia!! dan saya minta kamu pergi dari ruangan inii kamu ngga berhak!!". Bentak Andri pada Marry.


"Dan jangan pernah kamu berpikir untuk membuat anak saya menderita karena saya akan lebih membuat kamu menderita daripada ini!! pergiiiiiiiii sekarang!!". Bentak Andri kesal.


Dasar pak tua, liat aja nanti. Batin Marry.


Setelah Marry pergi, Andri mengingatkan Kevin serta yang lainnya.


"Lebih baik kalian harus waspada jika dengan Marry, karena dia itu licik". Ujarnya


"Memangnya kenapa om?". Tanya Ferdi


"Karena dia lah yang merencanakan kecelakaan Aurel, karena dia tidak suka melihat Kevin dekat dengan Aurel dan dia juga tidak suka jika Aurel bahagia makanya dia merencanakan ini semua hanya ingin Aurel menderita". Ujar Andri.

__ADS_1


"Bagaimana om bisa tau? kalo Marry dalang semua ini?". Tanya Cindy.


"Karena om selalu mengawasi kalian semua, om menyuruh anak buah om mengikuti kalian termasuk Marry. Agar om tau kelakuan kalian semua dan tidak om sangka Marry menyuruh seorang lelaki yang katanya pacar dia. Om pikir itu kamu Kevin ternyata bukan jadi om minta kalian harus waspada" Ujar Andri pada mereka.


Pacar? apakah dia ngekhianatin gue lagi? gue harus selidikin ini semua. Batin Kevin.


"Dan kamu Kevin om minta kamu jauhin anak om mulai sekarang, om ngga mau Aurel menderita gara gara perempuan itu. Tapi ini hanya untuk membuat Marry tidak berencana menyakiti Aurel, om minta kamu awasi Marry jika kamu didekat dia". Ujar Andri pada Kevin.


"Baiklah om, maaf kalo Kevin udah buat Aurel seperti ini". Ujar Kevin sendu


"Kamu tidak salah, yang salah adalah perempuan itu jadi om harap kamu menjauh dulu dari Aurel yaa". Ujar Anggi.


"Baik tante, kalau gitu Kevin pulang duluan ya". Ujar Kevin diangguki mereka.


Aurel sudah kembali ke rumah sakit Indonesia semenjak Aurel sadar, soal Andrian ia menggantikan papahnya di perusahaan karena papahnya sedang sakit. Jadi Andrian tidak tahu keadaan Aurel bagaimana.


Aurel yang sedari tadi hanya mendengarkan, karena percuma kalau dia ikut bicara ia masih lemas karena rasa sakitnya itu. Dia hanya bisa pasrah saja jika harus jauh dari Kevin yang sudah mulai lembut padanya.


Aku selalu mencintainya, akankah cintaku terbalas? aku sudah begitu lama menahan rasa ini. Walau aku tau Andrian juga menyukaiku tetapi dia sudah bisa menerimaku sebagai Sahabatnya. Batinnya.


Bagaimana kelanjutannya?


Jangan lupa Like and Comment yaa :))

__ADS_1


__ADS_2