PERNIKAHAN DEMI UANG

PERNIKAHAN DEMI UANG
Awal Yang Baik


__ADS_3

 


Pagi yang cerah ,angin yang berhembus semilir dari luar kaca mobil, Elang melihat ke arah jendela, tampaklah pemandangan perkotaan yang masih sepi belum banyak kendaraan yang lewat,hanya ada orang yang berjalan kaki saja, saling ngobrol mencurahkan kisah hidup mereka masing-masing dengan tertawa bahagia, seolah olah tidak ada beban sama sekali di hidupnya.


 


Airlangga Johnson yang sering di panggil dengan sebutan Elang. dulu papanya yang memberikan nama itu. Papanya sangat menyayanginya lebih dari apa pun begitupun juga dengan Elang, bahkan sampai sekarangpun dia masih tidak percaya kalau papanya sudah tiada, dan karna hal tersebut Elang harus menggantikan papanya memegang perusahaan sejak usia 18 tahun. saat itu dia masih pertengahan kelas 3 SMA. Karena kejadian tersebut memaksanya dewasa sebelum waktunya. dan pada akhirnya merubah kepribadiannya menjadi dingin, keras kepala, pendiam dan tidak berperikemanusiaan. dunianya terasa sangat hampa setelah papa nya meninggal. Elang memang lebih dekat dengan papa nya di bandingkan dengan mama nya, karna mama nya selalu sibuk sendiri dengan urusannya. setelah dewasa Elang lebih memilih membeli rumah sendiri di perumahan yang elit layaknya istana untuk menenangkan kegundahan hatinya selama ini,namun hal itu juga sia-sia, kehampaan terus saja menggerogoti hatinya. bahkan di usianya yang sudah matang, Elang belum memikirkan pernikahan. yang dia fikirkan hanyalah bekerja dan memajukan perusahaan papanya lebih maju lagi.


 


Setibanya di kantor Elang langsung ke ruangannnya, tanpa menjawab sapaan para karyawan yang selalu rutin menyapanya di setiap pagi.


"Martin cepat ke ruanganku sekarang." panggilnya lewat telepon.


"baik pak." Martin Poltra ialah sekretaris sekaligus teman baiknya Elang. Martin selalu profesional memanggil temannya dengan sebutan Pak setiap kali banyak karyawan ataupun saat bertemu dengan kolega dan dia akan memanggil dengan sebutan Elang atau pun pabos saat hanya berdua saja.


"Kenapa pabos pagi gini sudah memanggilku,kangen yaaa?" tuturnya Martin sambil tertawa meledek bosnya.


"Hentikan, itu sama sekali tidak lucu." Elang menjawab dengan nada kesal,dia kesal bukan karna Martin meledeknya melainkam karna tadi melihat penjualan produk barunya yang masih sangat rendah.

__ADS_1


"Iyaa deh maaf paboss, emang nya kenapa, pasti mau menanyakan penjualan produk baru kita yaa,?" tanya Martin yang langsung paham dengan maksud ekspresi bosnya tadi.


"Benar, kenapa masih seminim itu, bukankah kita sudah kerjasama dengan MT group untuk mengiklan kan produk kita dengan artis papan atas, dan sudah menghabiskan banyak uang, kenapa masih bisa seminim itu?" tanya Elang dengan nada serius. MT group adalah perusahaan teman papa nya Elang dahulu dan sampai sekarang elang juga masih bekerja sama untuk menjalankan bisnisnya.


"Begini pabos kita semua sudah melakukannya dengan benar tapi masalahnya para karyawan marketing banyak yang mengundurkan diri." jawab Martin dengan serius juga.


"Kalau begitu rekrut karyawan baru yang banyak." perintah Elang.


"Siap paboss, masalah ini biar aku saja yang mengurus, semua nya akan selesai tepat waktu." Martin juga ikut memikirkan cara memajukan perusahaan yang selama ini sudah menjadi tempat mencari rezikinya.


"Pastikan bulan depan ada kenaikan pesat, dan jangan sampai turun lagi, pilih karyawan yang cerdas dan kompeten , ajari mereka semua cara berjualan yang benar, jangan beri mereka ampun,pastikan juga mereka bisa menghasilkan yang memuaskan." perintah Elang dengan tegas.


"Cepat keluar.!" usir Elang yang sudah menahan emosi melihat tingkah laku temannya.


 


Xabara permata seorang gadis berusia 19 tahun yang baru lulus sekolah menengah ajaran. dia selalu di panggil dengan sebutan Ara oleh temannya dan juga orang tuanya. Dia hidup dari keluarga yang sangat sederhana. bahkan di usianya yang masih kecil, Ara sudah membantu orang tuanya mencari nafkah, terkadang menjadi pemulung, tukang sapu dan juga pembatu rumah tangga. dan sekarang dia sudah lulus sekolah, ini kesempatannya untuk mencari uang yang banyak.


Ara yang sedari tadi melamun memikirkan hasil dari lamaran pekerjaannya kemarin tersadar mendengar hp nya berdering.

__ADS_1


"Astagaaaaa.!" Ara terkejut membuka pesan di hanphonnya.


"Pak buk Ara terpanggil untuk interview pekerjaan." bapak ibuk Ara terkejut mendengar ucapan anaknya.


"Alhamdulillah ,bapak ikut senang nak, kamu akan interview di mana nak?" bapak bertanya sambil menggandeng ibuk datang mendekatinya.


"Di perusahaan Word group pak di kota J, perusahaan yang terkenal itu loh,yang karyawannya banyak banget,gedungnya besar banget, yaa walaupun Ara bagian marketing bukan di kantornya hehe" dia mencoba menjelaskan kepada orang tuanya.


"Nggak papa nak,kamu harus bersyukur, apa pun itu pekerjaannya yang penting halal. kamu harus mencobanya, lalu kapan berangkatmu,kan jauh? bapak Ara bertanya.


"Hari ini juga pak karna interviewnya besok,doa in Ara ketrima ya pak,buk" pinta Ara.


"Iyaa nak, bapak ibuk hanya bisa mendoakan yang terbaik buat Ara, yang penting kamu harus hati-hati, jaga diri baik-baik, jangan sampai lupa ibadahnya ya Ra." bapak Ara sangat menyayangi putrinya melebihi dirinya sendiri. dia merasa beruntung mempunyai anak sebaik Ara, namun di hatinya terselip rasa bersalah, Ara yang seharusnya bisa kuliah seperti temannya, dan menikmati masa mudanya dengan baik, malah harus bekerja keras demi mencukupi kebutuhan keluarganya dan membantu pengobatan ibunya sekaligus membayar hutang-hutang bapaknya.


"Iyaa pak, siapp, ya sudah Ara mau mengemasi pakaian dulu ya pak." pamit Ara.


"Iya nakk." Ara meninggalkan orang tuanya yang duduk di depan rumah.


Selesai packing Ara langsung berpamitan dan berangkat naik angkot untuk pergi ke terminal, karena jarak rumahnya dengan kota J lumayan sangat jauh. sesampainya di kota J Ara langsung mencari tempat tinggal yang dekat dengan kantor Word Group. setelah mendapatkannya Ara langsung tidur karena hari juga sudah malam dan besoknya dia harus bangun pagi.

__ADS_1


haiiii readers terimakasih yang sudah sempatkan membaca karya pertamaku, semoga kalian suka, jangan lupa untuk meninggalkan jejak yaa, hehe 👌👌👌👌


__ADS_2