Pernikahan Kedua Mantan Suamiku

Pernikahan Kedua Mantan Suamiku
Kehilangan yang dalam


__ADS_3

Ashraf terbangun tengah malam sekitar pukul 02.00 dini hari. Setelah beberapa jam yang lalu ia tengah menikmati pergumulan panas dengan Amanda.


Sebuah hubungan suami istri yang sudah lama mereka tidak lakukan bersama-sama.


Jika suami istri normal pada umumnya mereka akan melakukan hal semacam itu seminggu dalam beberapa kali. Tetapi tidak dengan pasangan Asraf dan Amanda.


Dalam melakukan ritual hubungan suami istri justru Amanda lah yang selalu memancing terlebih dahulu.


Karena Ashraf tidak pernah berinisiatif atau berkeinginan lebih dulu setiap kali mereka sedang bersenggama.


Pada menjelang pagi kala itu. Ashraf terbangun dan bangkit dari tempat tidurnya.


Ia kemudian memunguti satu persatu pakaiannya dan mengenakan kembali.


Setelah itu ia meninggalkan kamar. Tidak lupa Ashraf membawa serta rokok dan juga pematik api untuk menyulut rokoknya.


Entah kenapa setiap kali selesai berhubungan badan dengan Amanda. Ada sekelumit rasa gelisah dan perasaan yang aneh Ashraf rasakan.


Karena bagi Ashraf. Setiap kali ia berhubungan dengan Amanda. Sebenarnya yang ia bayangkan adalah ia sedang berhubungan dengan Emily.


Setiap selesai melakukan hubungan suami istri. Ashraf selalu diliputi rasa bersalah. Seolah-olah ia telah melakukan perselingkuhan dengan wanita lain. Padahal sejatinya, antara dirinya dan Emily sudah tidak ada hubungan apapun.


Mereka sudah lama bercerai. Tetapi dibenak Asharf. Ia merasa Emily masih menjadi istrinya.

__ADS_1


Jadi setiap kali dia berhubungan dengan Amanda, bukan kenikmatan dan kebahagiaan yang ia rengkuh. Tapi justru rasa bersalah, penyesalan dan tidak nyaman.


Duduk di depan teras rumahnya jelang pagi itu. Ashraf tidak peduli dengan suasana yang pada saat itu sudah larut.


Sambil menghisap rokoknya. Ashraf terlihat begitu galau dan dia merasa tidak pernah merasakan kenyamanan hidup.


Karena yang ada di pikirannya hanyalah keluarganya yang sudah ia tinggalkan. Yaitu Emily dan Jasmine putrinya.


Setiap malam, Ashraf selalu memikirkan mereka.


Jika dulu keamanan mereka ada di bawah kendalinya. Kini Ashraf merasa tidak bisa lagi melindungi Emily dan Jasmine secara dekat.


Sehingga rasa kekhawatiran itu selalu menyiksa dirinya.


"Andai saja waktu bisa diputar ulang. Aku ingin memperbaiki semua masalah yang sudah aku hancurkan dulu."


Guman Ashraf dalam hati, sambil terus menikmati aroma kepulan asap yang yang dia hembuskan dari mulutnya.


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Tidak hanya Ashraf yang masih merasakan kegalauan. Hati Emily pun juga kadang masih di landa kehilangan.


Meskipun ia sudah lama bercerai dengan Ashraf. Tapi kekosongan hati dan jiwanya masih belum bisa berdamai.

__ADS_1


Perpisahan yang tiba-tiba dengan pria yang sangat ia cintai, membuat Emily merasa syok dengan semua yang terjadi dalam rumah tangganya.


Karena sebelumnya, di antara Asharf dan Emily tidak pernah ada masalah yang berarti.


Meskipun mereka selalu ada permasalahan dan bersitegang. Mereka selalu bisa menyelesaikannya dengan baik.


Tapi pengkhianatan yang dilakukan oleh Asharf yang sangat mengejutkan bagi Emily begitu memukul psikis dan perasaan Emily.


Sehingga Ia tidak mampu untuk bisa menerima itu. Dan tidak mampu untuk memberikan maaf atas perbuatan Ashraf kepada dirinya.


Jika ditanya apakah Emily masih punya perasaan terhadap sang mantan suami. Maka jawabannya adalah masih.


Jauh di lubuk hatinya yang paling dalam. Tentu saja Emily masih memiliki perasaan itu.


Karena Emily tidak mengenal Ashraf selama sebulan dua bulan. Tapi ia telah mengenal dengan baik pria itu bertahun-tahun lamanya.


Sembilan tahun menikah dan lima tahun mereka pacaran sebuah waktu yang tidak sebentar bagi Emily untuk bisa memahami sifat, karakter dan kelakuan Ashraf.


Oleh sebab itu, pengkhianatan yang dilakukan oleh sang suami yang tidak pernah ia ketahui sebelumnya membuat Emily terpukul.


Tetapi apa boleh buat. Semuanya sudah terjadi. Kini baik Ashraf dan Emily sudah mempunyai kehidupan masing-masing.


Emily saat ini masih berjuang untuk bisa melupakan Ashraf.

__ADS_1


Sedangkan Ashraf sendiri masih berkutat dengan rasa bersalahnya.


Dan rasa kehilangan keluarga yang hingga kini tidak bisa ia abaikan dan tidak bisa dia lupakan.


__ADS_2