
"Bu Emily, kenalkan ini Pak Kendrick. Dia adalah salah satu investor kami." ucap Daniel, mengenalkan Kendrick pada Emily.
Untuk beberapa saat, Emily meleburkan diri dalam percakapan bersama Daniel dan juga Kendrick.
Dan hal itu membuat Ashraf merasa terabaikan.
Mata Ashraf tak teralihkan ketika ia memperhatikan Emily yang sedang mengobrol tentang bisnis dengan Kendrick.
Apalagi gaya Emily yang supel dan banyak tersenyum itu sepertinya sudah cukup membuat Kendrick nyaman mengobrol dengan Emily.
Dan hal itu membuat Ashraf panas.
Setelah berbincang-bincang sejenak beberapa meter dari meja. Daniel, Kendrick dan juga Emily kembali ke meja makan. Meleburkan diri bersama dengan staf-staf yang lain.
Daniel pun kemudian memperkenalkan Kendrick pada beberapa staf penting di perusahaan. Termasuk dengan Ashraf.
Acara makan malam pada saat itu pun dimulai dengan penuh keriuhan. Satu sama lain saling berbincang hangat dan santai.
Hanya ada satu orang yang terlihat diam saja di tempatnya. Ia adalah Ashraf.
Pandangan mata tajam Ashraf terus mengawasi pergerakan Emily yang sejak tadi nampak serius berbincang-bincang ringan dengan Kendrick.
__ADS_1
Kendrick adalah seorang pengusaha muda yang cukup sukses. Ia kini memimpin perusahaan besar yang sebelumnya di pimpin oleh Dave, papa Kendrick.
Kendrick sendiri adalah anak kedua dari pasangan suami istri Valerie Florencia dengan Dave.
Karena sekarang Dave dan Valerie tinggal dan menetap di Amerika. Maka perusahaan yang ada di Indonesia sekarang di limpahkan pada anak laki-laki mereka Kendrick.
Darah Ashraf makin mendidih manakala Kendrick juga semakin sok akrab dengan Emily. Padahal mereka baru saja kenal.
Sambil merapatkan gigi giginya hingga terdengar suara yang hanya bisa di dengar oleh Ashraf. Ashraf benar-benar dalam keadaan kalut saat ini.
"So, berapa umur mu Emily?" tanya Kendrick tiba-tiba. Melontarkan sebuah pertanyaan di luar urusan pekerjaan.
Tidak hanya Ashraf yang saat itu mendengar Kendrick bertanya tentang umur pada Emily. Tapi juga Emily sendiri tercengang saat Kendrick bertanya berapa umurnya.
"Ah, masa. Aku tidak percaya. Kamu masih terikat fresh. Are you single?" bagaikan disambar petir. Pernyataan Kendrick begitu menggelitik hati dan pikiran Emily.
Apa, aku single, guman Emily. Tidak percaya dengan pertanyaan Kendrick yang menyebut bahwa dirinya single. Padahal dirinya sudah memiliki anak satu yang berumur tujuh tahun.
Lama tak bisa menjawab pertanyaan Kendrick. Kendrick kemudian membubarkan lamunan Emily.
Karena Emily tau, saat ini ada yang mengawasi dirinya. Dia adalah sang mantan suami, Ashraf.
__ADS_1
"Are you single?" tanya ulang Kendrick.
"Kau pikir?" sahut Emily, bukannya menjawab ia malah melontarkan sebuah pertanyaan tebakan.
"Aku pikir kamu seorang single. Kau terlibat cantik, smart dan punya karisma seorang wanita independen." jawab Kendrick jujur.
Mendengar itu, Emily merasa sedikit tersanjung.
"Aku sudah miliki anak Pak. Anak saya berusia tujuh tahun." ucap Emily berkata jujur tentang dirinya.
Setelah mendengar bahwa Emily sudah miliki anak. Ada secercah wajah kecewa nampak di raut wajah Kendrick.
"Oh, maaf. Berarti kamu sudah menikah ya. Lalu di mana suami mu? Apa dia ikuti?" tanya Kendrick, sambil menyapu seisi ruangan di restoran.
Pandangan Emily kemudian terarah pada Ashraf. Yang sejak tadi tak bergeming menatapnya.
"Aku sudah bercerai dengan suami ku." imbuh Emily. Mendengar itu, tatapan mata Kendrick pun kembali tertuju pada Emily.
"Oh." balas Kendrick.
"Maaf ya aku lancang. Banyak tanya soal kehidupan mu. Padahal kita baru kenal. Karena aku pikir, kamu masih single tadi."
__ADS_1
"Pertanyaan mu tidak salah Pak Kendrick. Karena saya memang single saat ini. Lebih tepatnya saya janda." jawab Emily jujur. Padahal tidak ada niatan Emily untuk memberi tau indentitasnya.
Tapi karena pada saat itu ada Ashraf. Emily sengaja melakukan itu untuk sekedar memanas manasi sang mantan suami.