Pernikahan Kedua Mantan Suamiku

Pernikahan Kedua Mantan Suamiku
Sindiran pedas


__ADS_3

Pandangan Emily kemudian terarah pada Ashraf. Yang sejak tadi tak bergeming menatapnya.


"Aku sudah bercerai dengan suami ku." imbuh Emily. Mendengar itu, tatapan mata Kendrick pun kembali tertuju pada Emily.


"Oh." balas Kendrick.


"Maaf ya aku lancang. Banyak tanya soal kehidupan mu. Padahal kita baru kenal. Karena aku pikir, kamu masih single tadi."


"Pertanyaan mu tidak salah Pak Kendrick. Karena saya memang single saat ini. Lebih tepatnya saya janda." jawab Emily jujur. Padahal tidak ada niatan Emily untuk memberi tau indentitasnya.


Tapi karena pada saat itu ada Ashraf. Emily sengaja melakukan itu untuk sekedar memanas manasi sang mantan suami.


"Oh, tapi tetap saja aku salah. Karena aku sudah lancang menanyakan hal pribadi." ujar Kendrick.


"Tidak masalah Pak Kendrick. Jika aku boleh balik bertanya, apakah Pak Kendrick juga sudah berkeluarga?" tanya Emily berani, ia sengaja memancing dengan pertanyaan seperti itu agar dirinya dan Kendrick tetap berkomunikasi.

__ADS_1


Emily benar-benar ingin mengetes Ashraf.


Mendapat pertanyaan balik seperti itu pun di tanggapi santai oleh Kendrick.


"Aku masih single. Aku belum menikah. Dan sekarang aku sedang mencari calon istri. Karena mommy mu sudah bawel menyuruh aku segera menikah. Hanya saja aku belum menemukan wanita yang tepat untuk aku jadikan istri." jawab Kendrick santai.


"Mana mungkin sih pria setampan dan se mapan Pak Kendrick sampai kesulitan untuk memilih seorang calon istri. Pasti sangat mudah bagi Pak Kendrick untuk memilih." timpal Emily.


"Kebanyakan orang berkata seperti itu Emily. Tapi bagiku, mencari pendamping itu tidak semudah membalik telapak tangan. Meskipun aku memiliki segalanya, aku tidak ingin dan tidak mau menggunakan apa yang aku punya untuk menggaet seorang wanita. Karena mommy ku selalu bilang. Menikahlah dengan seseorang yang benar-benar kamu cintai dan benar-benar kamu pilih. Agar kamu tidak menyesal. Dan ucapan mommy Valerie itu selalu aku pegang. Mommy ku dulu pernah ada cerita bahwa ia pernah sangat mencintai seseorang. Tapi seseorang itu tidak cinta sama mommy. Akhirnya mommy kecewa. Mommy ku akhirnya bertemu dengan Daddy ku dan mereka akhirnya menikah. Kehidupan bahagia mommy Valerie dan Daddy Dave adalah inspirasi ku. Aku ingin seperti mereka."


"Sweet sekali ya kisah Daddy dan mommy mu." ucap Emily.


"Terkadang kita memang harus selalu berhati-hati dalam memilih seorang pasangan Pak. Jangan sampai salah. Terkadang seseorang yang kita yakini dia adalah cinta terakhir kita, partner terbaik kita, bahkan soulmate kita. Dan kita begitu yakin bahwa kita akan menua bersamanya itu saja kita masih salah prediksi. Ketika pasangan yang sudah kita yakini baik ternyata berkhianat." ujar Emily, kini sudut matanya mengarah pada Ashraf.


"Saat kita sudah yakin kita akan sehidup semati dengannya pun ternyata dia masih mendua." Kini Emily dan Ashraf saling bertatapan tajam.

__ADS_1


Tak tahan dengan tatapan tajam Emily. Ashraf kemudian membuang mukanya. Karena ia tau, saat ini Emily sedang menyerangnya.


"Aku sendiri sih belum pernah merasakan punya hubungan semacam itu. Karena aku belum menikah. Jadi hubunganku hanya sebatas pacaran. Aku tidak pernah merasakan kehilangan dan sesakit itu. Apakah itu pengaman pribadimu, oleh sebab itu kamu bercerai dengan suami mu?" tebak Kendrick.


Ketika Emily hendak menjawab, Ashraf kemudian berdehem. Dan kemudian ia memotong ucapan Emily. Saat Emily hendak mengatakan sesuatu kepada Kendrick.


"Bagaimana kalau kita mencicipi menu makanan yang ada di sana. Dari tadi kalian ngobrol terus. Ayo kita menikmati hidangannya." ajak Ashraf, mengalihkan pembicaraan dan mencoba menginterupsi percakapan antara Kendrick dan Emily.


"Keasikan ngobrol dengan Bu Emily jadi lupa. Ayo kita mengambil sesuatu." Kendrick kemudian berdiri dan berjalan menuju area stand makanan yang sudah disiapkan di restoran tersebut.


Saat Kendrick sudah meninggalkan meja. Ashraf kembali berjalan mendekat ke arah Emily.


"Bisa tidak, kau merahasiakan kisah pribadi mu. Jangan membuka aib sendiri. Itu sangat tidak bagus. Apapun yang terjadi dengan kita, kau tidak layak menceritakannya kepada semua orang." Ucap Ashraf menggurui Emily.


"Aku tidak membuka aib siapapun. Aku hanya bercerita tentang kisah ku. Lagi pula aku tidak menyebutmu dan aku tidak memberitahukan jika itu kau"

__ADS_1


Ashraf dan Emily kembali terdiam. Karena Kendrick sudah kembali ke tempat duduknya.


"Aku mau ambil buah." Emily kemudian berdiri untuk mengambil buah. Karena Ashraf merasa belum selesai bicara. Ashraf kemudian mengejar Emily.


__ADS_2