
Raja zombie terlihat tidak berbeda dengan manusia biasa. Kecuali matanya yang merah dan taring yang terlihat di antara giginya.
Dia memiliki wajah yang bersih dengan mengabaikan warna pucat di seluruh tubuhnya. Dia memakai pakaian rapi dan tidak berbeda dengan pemuda-pemuda lainnya. Warna rambutnya yang merah terlihat sangat serasi dengan matanya.
Sayangnya tidak ada yang mau bergerak untuk mengagumi keberadaan Raja zombie. Karena begitu Raja zombie mengeluarkan ruangannya, suasana hening yang hanya berlangsung selama beberapa detik itu hancur seketika.
"Roar!"
Zombie-zombie yang tertahan itu seperti baru saja mendapatkan obat stimulan, mereka mengamuk membabi buta dan terus maju untuk menyerang umat manusia. Tidak peduli kaki yang patah, tangan yang hilang, atau tubuh yang telah kehilangan beberapa daging. Mereka bergerak terseok-seok dan melompat-lompat untuk membunuh orang lain.
Pihak manusia sedikit kewalahan. Raungan Raja zombie itu tidak hanya mendorong para zombie tapi juga menekan mereka. Tekanan dari kekuatan di atas tingkat 9 membuat beberapa orang yang telah kehabisan tenaga tidak bisa bergerak. Beberapa orang langsung di bunuh oleh zombie, orang lain beruntung karena bisa menghindari. Tapi tidak bisa di sangkal bahwa mereka telah menderita kerugian.
"Perintahkan evakuasi!" Xuan Ming mengambil keputusan tegas. Dia tidak ingin mengorbankan lebih banyak nyawa manusia.
"Ya!"
Perintah di keluarkan, segera sekelompok orang mundur sambil membawa rekan-rekan yang masih bisa diselamatkan. Hanya menyisakan pengguna kemampuan dan seniman beladiri yang masih bisa bertahan.
Xuan Ming dan Bai Xiuran tidak bisa menyembunyikan kemampuan mereka lagi. Elemen petir segera menyelimuti seluruh tubuhnya, dia melompat ke kerumunan zombie. Ke mana pun dia pergi, semua zombie yang ada disekitarnya segera berubah menjadi bubuk. Dia bergegas ke zombie tingkat 9 dan bertarung dengan sekuat tenaga.
Xuan Ming menjalankan teknik seni beladiri di tubuhnya sambil bertarung. Tidak peduli seberapa banyak kemampuan petir yang dia gunakan, energinya tidak akan pernah habis dan entitas petir miliknya juga semakin kuat.
Bai Xiuran tidak ketinggalan, matanya melirik Raja zombie yang berdiri di belakang pasukan. Dia membekukan siapapun yang menghalangi jalannya, dan dengan cepat mengubah rute untuk mendekati Raja zombie.
Dengan berkurangnya pihak umat manusia, garis pertempuran telah maju mendekat ke arah tembok pertahanan.
Sekarang pihak manusia hanya didukung oleh pengguna kemampuan tingkat tinggi yang kurang dari lima puluh ribu orang. Untungnya pasukan zombie hanya di dominasi oleh zombie tingkat rendah. Sehingga pihak mereka telah memusnahkan hampir setengah dari satu juta pasukan.
Pertarungan telah berlangsung selama berjam-jam, sekarang hanya pihak yang benar-benar memiliki kemampuan yang bisa bertahan.
Awan abu-abu naik menutupi sinar matahari, Raja zombie yang hanya menonton sejak semalam siap untuk bergerak.
Udara tidak menyenangkan naik ke langit.
Pada saat ini suara baling-baling helikopter tiba-tiba terdengar dari kejauhan. Bala bantuan akhirnya tiba!
Mata merah Raja zombie berkilat, sebuah serangan menyelinap naik ke langit untuk menghancurkan helikopter yang masih terbang di udara.
Bom!
Ledakan kecil terjadi di dekat helikopter, seseorang berhasil menyabotase serangan menyelinap Raja zombie.
Orang-orang di dalam helikopter tidak berani mendekati medan perang dan segera berbelok ke pangkalan.
Raja zombie marah, dia segera menemukan orang yang berani menghalangi perbuatan baiknya.
Feng Mo berdiri di kerumunan zombie, dia menatap balik Raja zombie. Dua pasang mata saling menyipit dari jarang puluhan meter.
Raja zombie bergetar setelah merasakan keberadaan Feng Mo. Ketakutan dan kegembiraan menguasai seluruh tubuhnya membuatnya gemetar. Takut karena suatu hal yang misterius, tapi gembira untuk energi yang sangat murni dalam tubuh Feng Mo. Sangat murni bahkan mengalahkan dua orang yang awalnya dia rencana untuk dimakan. Jika dia bisa menelan energi murni itu, dia bisa menerobos dalam sekali jalan, dia tidak perlu mencari energi lainnya. Tapi kenapa dia tidak pernah menemukannya sebelumnya?
Raja zombie menjilati bibirnya yang kering. Mata merahnya menyala, dia menginginkannya! Dia menginginkannya! Rasa senang itu telah mengalahkan rasa takutnya.
"Roar!"
Raungan Raja zombie menyapu medan perang sekali lagi. Memaksa zombie tingkat rendah untuk terus membunuh. Bahkan beberapa zombie yang telah memulihkan kembali kecerdasannya harus menahan keras dorongan Raja zombie yang sangat bersemangat.
"Bunuh." Suara serak itu keluar dari sela-sela gigi, Raja zombie melesat cepat ke arah Feng Mo.
"Ahh!"
"Ugh!"
Dan dia juga membunuh semua orang yang dilaluinya.
Feng Mo tidak bisa tinggal diam, dia mengubah cambuknya dengan pedang dan menghalau serangan Raja zombie pada orang lain.
Benturan keras itu menghasilkan percikan api. Pedang Feng Mo tertahan oleh cakar Raja zombie. Suara dentingan itu sangat keras seperti melawan potongan besi yang padat.
Baik Feng Mo maupun Raja zombie tidak berhenti di situ, masing-masing mereka melancarkan serangan kepada satu sama lain. Aku menyerang mu, kamu menyerang ku. Dalam sekejap keduanya telah bertukar lebih dari seratus serangan.
Raja zombie menggeram pelan, tidak menyangka bahwa Feng Mo memiliki kekuatan untuk mengimbanginya. Dia tidak bisa kalah.
"Roar!"
"Roar!"
Zombie lain menanggapi seruan Raja zombie dan bergerak untuk mengepung Feng Mo!
Feng Mo melompat ke udara dengan menginjak kepala zombie dan melarikan diri.
"Roar!"
Bom!
Sebuah ledakan menyapu kerumunan zombie, petir ungu menyapu semua zombie menjadi bubuk.
"Feng Mo!"
Feng Mo berbalik dan terus melawan Raja zombie. Ayunan pedang yang cepat dan tajam menimpa Raja zombie seperti hujan. Sayangnya kulit Raja zombie sangat keras, bahkan tidak meninggalkan sedikitpun bekas.
Feng Mo mengernyitkan dahi. Raja zombie ini telah berevolusi seperti mayat berjalan yang ada di dunia pemahaman. Jika dia terus dibiarkan hidup, dunia akan dikuasai oleh pasukan mayat berjalan.
Api berwarna merah menyala berkumpul di sekitar Feng Mo. Hawa panas yang menyebar terasa sampai ke kejauhan. Api itu mengembun menjadi sebuah cambuk api yang menyala-nyala.
Feng Mo mengayunkan cambuk api ke arah Raja zombie!
Boom!
Raja zombie terpental jauh ke belakang. Feng Mo mengikuti dengan cepat dan mengayunkan cambuk setiap kali Raja zombie bangun.
Raja zombie terluka, darah hitam mengalir dari lengannya yang hangus terbakar.
"Roar!"
Dengan raungan keras, semua zombie yang ada di sekitar di tarik.
Orang lain melihat bahwa para zombie mengalihkan perhatian pada Feng Mo, segera menindaklanjuti dengan cepat. Setiap orang tidak membiarkan para zombie menghalangi Feng Mo.
"Bunuh!"
"Bunuh!" Di tengah pertempuran, seseorang berteriak dengan semangat perjuangan.
Zombie tingkat tinggi yang masih hidup keluar satu demi satu untuk membantu Raja zombie. Zombie tingkat 9 telah terbunuh satu, menyisakan dua yang lain. Begitu dia muncul, baik Xuan Ming atau Bai Xiuran akan mencegahnya.
Tang Mo telah berurusan dengan zombie spiritual selama beberapa jam sebelum berhasil memenggalnya. Setelah itu dia bergabung dengan pasukan lain untuk membersihkan zombie tingkat tinggi lainnya.
Bala bantuan yang baru saja tiba tidak membuang waktu dan mengikuti perintah. Bala bantuan dari Pangkalan Ibukota dipimpin langsung oleh Jenderal muda Jiang Shaoye.
"Maju!"
"Bunuh!"
"Hancurkan!"
Segala macam kemampuan segera melayang di langit seperti kembang api. Membunuh pasukan zombie seperti melemparkan kacang. Menggantikan sekelompok orang yang telah kehabisan tenaga dan energi.
Dengan datangnya bala bantuan, bagian belakang medan perang menjadi lebih sibuk. Sekelompok orang merawat orang yang terluka. Sekelompok orang membantu mengisi ulang energi. Sekelompok orang memindahkan orang yang beristirahat ke tempat lain.
Di samping itu, sekelompok orang bersama-sama membuat ramuan obat untuk memasok medan perang. Banyak sekali pot obat dibakar, ada yang menggunakan tungku perapian biasa, ada yang menggunakan tabung percobaan, ada juga yang langsung menggunakan energi internal untuk mengolahnya.
Raja zombie memiliki kemampuan tanah. Begitu dia kewalahan oleh serangan Feng Mo, dia langsung menggunakan dinding bumi untuk melindunginya. Kemudian tanah di sekitar mereka tiba-tiba berubah menjadi pasir hisab yang menjebak semua orang dalam radius seratus meter. Kaki mereka perlahan-lahan tenggelam ke tanah, tidak peduli apakah itu musuh atau kawan.
"Mundur!"
Feng Mo melompat ke udara dengan cepat dan menggunakan cambuk untuk menarik dirinya keluar dari area pasir hisab.
"Kakak Feng!"
Angin kencang segera menggulung Feng Mo kembali ke belakang. Tidak lain adalah Tang Mo yang menggunakan kemampuannya untuk menarik Feng Mo kembali.
"Kakak Feng, aku akan mencobanya." Tang Mo menawarkan diri untuk melawan Raja zombie.
Feng Mo tidak menolak. "Oke."
Aliran udara di langit berubah dengan cepat. Sebuah tornado raksasa muncul di atas pasir hisab. Bergerak ke arah Raja zombie yang masih ada di tempatnya dan menghantamnya dengan keras.
Debu pasir naik ke udara menghalangi pandangan. Semua orang mengangkat hati ke tenggorokan karena tegang. Namun sayangnya, ketika debu mereda Raja zombie masih tidak terluka sedikitpun. Tapi untungnya pasir hisab telah menghilang dari tanah.
Bai Xiuran bergerak maju ketika yang lain belum merespon. Ladang es menyebar dengan cepat ke arah Raja zombie. Semua zombie yang dilewatinya dibekukan menjadi patung.
Raja zombie mundur dengan cepat, tapi kerucut-kerucut es naik dari tanah tidak membiarkan dirinya berdiri dengan mantap. Xuan Ming tidak ketinggalan, keduanya bekerjasama untuk membunuh Raja zombie. Petir dan es saling bergantian menghantam Raja zombie.
BOOM!
Debu berterbangan di udara.
"Bagaimana?"
__ADS_1
"Apakah berhasil?"
Semua orang bertanya dengan waspada.
"Hahahahaha!"
"Hahahahaha!"
Suara tawa terbahak-bahak datang dari balik debu. Banyak orang mengerutkan kening.
"Apa yang terjadi?"
"Dia benar-benar tidak bisa mati?"
"Hati-hati!"
Tawa menyeramkan itu berlanjut ketika debu mengendap, baik Xuan Ming atau Bai Xiuran telah mundur dalam jarak tertentu.
Ada suasana aneh di sekitar medan perang.
Raja zombie berhenti tertawa, tapi dia menyeringai lebar. Mata merahnya menyala dalam kegelapan.
"Hehehe... Aku harus berterima kasih pada kalian semua. Akhirnya, aku akan menguasai dunia! Kamu aman menjadi orang pertama yang bersujud di kakiku!" Suara serak itu keluar dari mulut Raja zombie.
"Apa yang terjadi?"
"Apa yang dia katakan?"
"Dia... Apakah dia sudah gila?"
Bisikan itu lewat di belakang Feng Mo, tapi dia tidak bisa memperdulikan karena dia tiba-tiba memiliki firasat buruk.
Benar saja. Angin di sekitar Raja zombie tiba-tiba naik dan berputar-putar. Energi spiritual di sekitar menjadi berfluktuasi. Awan abu-abu memenuhi langit. Siang hari telah menjadi gelap. Guntur turun dengan keras. Dan beberapa orang, baik dari pihak musuh atau kawan, sama-sama berjatuhan.
"Aaaah? Apa yang terjadi dengan tubuhku?"
"Sesuatu sepertinya keluar? Apa itu?"
"A- aku pusing." Setelah itu, orang itu jatuh koma.
"Arghhh!" Seorang zombie tingkat tinggi meraung kesakitan, dia membentur-benturkan kepalanya ke tanah.
Feng Mo merasa sesuatu telah ditarik keluar dari dalam tubuhnya. Vitalitas!
"Xiao Jinxi!" Teriakan Feng Mo menyebar di seluruh medan perang.
"Ya." Samar-samar suara seseorang datang untuk menanggapi, entah dari mana.
Semua orang sangat ketakutan. Tapi Raja zombie masih menyeringai lebar.
Di saat inilah, formasi yang menyelimuti Pangkalan Guardian tiba-tiba berkedip-kedip.
"Apa yang terjadi?" Orang-orang di dalam pangkalan sedikit panik.
"Tidak apa-apa. Semuanya tolong tenang." Suara Meng Shize datang untuk menenangkan pikiran semua orang.
Formasi pelindung berfluktuasi dan berkedip dengan cepat, kemudian formasi pertahanan mengeluarkan cahaya yang sangat menyilaukan.
Dan cahayanya menyapu seluruh medan perang.
Orang-orang yang hampir kehilangan seluruh vitalitasnya, dipertahankan.
Semua orang yang kelelahan, diisi ulang energinya.
Semua orang yang terluka, disembuhkan.
Semua orang yang ada di medan perang, dilepaskan dari belenggu tak kasat mata.
"Wow! Aku baik-baik saja!"
"Tidak mungkin!" Raja zombie berteriak histeris. Dia terluka oleh energi murni dari serangan formasi. Semua persiapan telah dilakukan. Tidak mungkin gagal sedikit pun!
Sebuah formasi merah besar tiba-tiba muncul di medan perang, sangat besar sehingga menutupi seluruh tanah. Sekarang formasi itu retak dimana-mana, dan kehilangan fungsinya.
"Apa itu?"
"Menakutkan sekali tadi."
Raja zombie meraung marah. Matanya menatap tajam Feng Mo. Menurutnya, sejak orang itu berteriak tadi, formasi di belakang tiba-tiba melakukan serangan.
Feng Mo terdiam. Dia tidak tahu apa-apa. Sebenarnya dia mengatur formasi serangan agar suatu saat, ketika mereka kewalahan oleh jumlah zombie, mereka bisa menyapu mati semua zombie yang mendekati pangkalan. Tapi dia tidak menyangka akan menggunakan formasi dengan cara ini.
Formasi merah itu jelas-jelas adalah formasi pengorbanan seperti yang ada di alam pemahaman. Dia tidak tahu bagaimana Raja zombie mengetahuinya.
"Mati!!!" Sedikit vitalitas yang berhasil diambil diserap, kekuatan Raja zombie naik perlahan. Guntur turun dengan keras dan memekakkan telinga. Seakan-akan bencana lain akan turun ke dunia. Kakinya naik ke udara, tubuhnya tidak lagi terikat dengan gravitasi. Dan Raja zombie dalam sekejap, melesat terbang ke arah Feng Mo.
"Feng Mo!"
"Kakak Feng!"
Klang!
Suara gesekan benda tajam terdengar keras. Tidak tahu kapan Qi Yuzhi datang ke area ini.
"Qi Yuzhi!" Feng Mo mengisyaratkan sesuatu.
"Aku tahu."
Dua orang yang berhadapan mundur ke belakang.
"Roar!" Paksaan Raja zombie membuat zombie yang tersisa mulai menyerang lagi secara membabi buta.
Qi Yuzhi tidak membiarkan Raja zombie membuat kerusuhan lagi, dia maju ke mana pun Raja zombie berdiri. Pedang miliknya berayun cepat, berusaha meninggalkan luka pada Raja zombie.
Raja zombie mencibir. Sampai saat ini, tidak ada yang bisa melukainya sedikitpun. Namun ketika dia hendak menangkis lagi serangan pedang Qi Yuzhi, Raja zombie tiba-tiba berdebar kencang. Dia tidak punya waktu untuk menghindar dan—
Sebuah lengan pucat terbang di depan matanya.
Semua orang terkejut.
Raja zombie menatap darah hitam yang terus mengalir dari pangkal tangannya. Tubuhnya terhuyung-huyung ke samping. Sifat kekerasan memenuhi hatinya.
"Mati kamu! Mati!"
Raja zombie menyerang Qi Yuzhi dengan satu-satunya tangan miliknya.
Qi Yuzhi tidak mundur, dia menangkis semua serangan Raja zombie dengan pedangnya. Telapak kakinya menendang tanah dan melompat ke udara.
Keduanya bertarung di udara dengan kecepatan yang tinggi. Saling menyerang dan menghindar. Orang lain tidak berani mengganggu dan menjauh. Takut terkena dampak serangan keduanya.
Feng Mo juga mengayunkan cambuknya untuk membantu Qi Yuzhi di sela-sela. Keduanya bekerja sama dengan pemahaman diam-diam.
Raja zombie menggertakkan gigi marah.
"Roar!" Paksaan Raja zombie menghantam zombie tingkat tinggi lain. Namun kali ini tidak ada dari mereka yang mau mengikuti perintah.
"Kenapa?!"
Seorang zombie yang penuh dengan luka mencibir. "Kamu tidak ingat, kamu ingin mengorbankan kami juga? Cih! Aku berhenti!" Lalu dia melompat pergi. Meskipun paksaan Raja zombie menekannya dengan kuat, dia bertekad untuk melarikan diri dari medan perang.
Raja zombie marah, tapi dia tidak bisa berbuat apa-apa, serangan Qi Yuzhi datang dengan tajam.
Mereka bertiga bolak-balik di udara.
"Sepertinya, Raja zombie ini tidak asing bagiku." Kong Li berbicara pada dirinya sendiri.
"Tidak, kamu benar. Kami pernah melihatnya bertahun-tahun yang lalu." Lin Su menimpali ucapan Kong Li.
"Di mana?"
"Setelah hujan deras tahun itu. Waktu itu dia masih generasi pertama kebangkitan kemampuan. Kami bertemu dengannya di area gudang."
"Dia tidak mengikuti rombongan kami?"
"Seseorang berubah menjadi zombie dan menyerang, semua orang berhamburan keluar dari gudang. Banyak orang yang telah hilang."
Kong Li mengangguk.
Di tempat lain, Jiang Shaoye menatap pertarungan ketiga orang itu dengan ekspresi terkejut. "Apakah mereka begitu kuat?"
Tidak ada dinding kedap suara di dunia ini. Kelima Feng Mo telah menarik perhatian kalangan atas semua pangkalan sejak ekspedisi zombie spiritual. Tapi karena Bai Xiuran dan Xuan Ming telah melakukan pekerjaan kerahasiaan yang ketat, tidak banyak yang bisa dikorek orang pangkalan lain.
Mereka hanya tahu bahwa kelima Feng Mo sepertinya sangat kuat. Tapi karena tidak banyak orang yang melihat mereka melakukan serangan, tidak ada yang bisa mengukur seberapa kuat mereka. Juga mereka bertahun-tahun melakukan pekerjaan di pangkalan tanpa dibayar. Mereka berkontribusi tanpa meninggalkan nama untuk dikenal masyarakat luas.
Perbuatan misterius mereka menarik perhatian pangkalan lain. Tanah yang bersih dari virus zombie. Aliran air jernih yang stabil. Pasokan bahan pangan yang berlimpah. Teknik seni beladiri yang kuat. Ini adalah surga di era kiamat. Jika bukan karena Pangkalan Guardian menghentikan langkah menerima penduduk baru, semua orang mungkin ingin bermigrasi ke Pangkalan Guardian.
Sekarang fakta lain muncul, mereka sangat-sangat kuat, sehingga mampu melawan Raja zombie yang tidak bisa dikalahkan oleh pengguna kemampuan tingkat 9 lain.
__ADS_1
Raja zombie terpental dan menghantam tanah dengan keras. Begitu dia berdiri lagi, terlihat sayatan yang sangat mengerikan di dadanya. Sangat panjang, dari dada kiri ke pinggang kanan. Darah hitam keluar dari lukanya. Pakaiannya juga telah menjadi compang-camping.
Nafas Raja zombie tersengal-sengal. Sedikit lagi! Sedikit lagi! Dia bisa saja memecahkan penghalang dan menjadi satu-satunya penguasa di dunia ini. Tapi kenapa?! Kenapa seseorang harus menghentikan perbuatan baiknya?!
Wajah Raja zombie terdistorsi. Siapa mereka?! Kenapa dia tahu hal-hal yang dia rahasia kan? Tidak ada yang bisa menghentikannya dari mencari keabadian, bahkan jika dia mati di sini!
"Hahahahaha!" Raja zombie tertawa histeris. "Manusia rendahan! Karena kamu tidak patuh, hidupmu akan tetap di sini!"
Raja zombie melayang tinggi di udara, kerusuhan energi menyelimuti seluruh tubuhnya.
"Hahahahaha! Matilah kalian! Mati!"
"Tidak! Raja zombie ingin meledakkan diri! Lari!"
Semua orang panik melarikan diri. Ledakan diri seorang pengguna kemampuan seperti bom bagi orang lain, apalagi semakin tinggi kemampuan semakin besar dampaknya.
Sekarang Raja zombie ingin meledakkan dirinya sendiri, tidak ada yang tahu seberapa kuat ledakannya. Apalagi medan perang sangat dekat dengan pangkalan. Ini adalah ritme untuk menyeret seluruh Pangkalan Guardian untuk mati bersama!
"Mundur!"
Di saat semua orang melarikan diri, Feng Mo, Kong Li dan Qi Yuzhi tetap berdiri di tempatnya.
"Berikan aku energi spiritual mu."
"Oke."
Feng Mo mengangkat kedua tangannya untuk mendirikan penghalang. Semua energi spiritual dalam tubuh di pasok. Kong Li dan Qi Yuzhi menumpangkan tangan mereka ke bahu Feng Mo.
"Hahahahaha! Oh? Kenapa kalian tidak melarikan diri?" Raja zombie melihat ketiganya dengan penasaran. Tapi melihat penghalang transparan naik dari tanah menyelimuti seluruh pangkalan, dia tiba-tiba menjadi semakin marah.
"Jujurlah untuk mati!" Raja zombie dengan seluruh energi kerusuhan terbang ke arah mereka.
Qi Yuzhi keluar dari penghalang dan menyeret Raja zombie untuk mengulur waktu.
"Mati! Mati! Mati!" Kerusuhan energi tidak bisa dikendalikan lagi, seketika tubuh Raja zombie membengkak dan meledak!
"Qi Yuzhi!"
BOOM!!!
Ledakan yang setara dengan bom atom itu menyapu seluruh medan perang dan merembet ke arah pangkalan.
Gempa bumi yang dahsyat meluluhlantakkan tanah, banyak bangunan di dalam pangkalan yang roboh dalam seketika.
"Apa yang terjadi?!"
"Gempa bumi!"
"Apakah pangkalan menembakkan rudal?"
"Tolong! Seseorang terjebak di dalam bangunan!"
Formasi pangkalan berkedip-kedip dengan cepat. Sementara penghalang Feng Mo menyala dengan kuat. Feng Mo juga diam-diam mengeluarkan api kehidupannya untuk memusnahkan semua yang dampak yang ditimbulkan oleh ledakan. Tidak ada yang tahu, ditutupi oleh debu, api hitam keabu-abuan menyelimuti seluruh penghalang.
Darah menetes dari sudut mulut Feng Mo. Inilah harga jika dia terus menggunakan hal-hal yang tidak ada di dunia ini.
"Feng Mo!"
"Qi Yuzhi!"
"Kong Li!"
Meskipun ledakan berhasil dihalau, tapi dampak ledakan seperti angin kencang masih tidak bisa dikurangi.
Xuan Ming, Bai Xiuran, Lin Su dan Tang Mo berjalan dengan susah payah ke arah mereka.
"Apakah kalian baik-baik saja?!"
Dampak ledakan berhenti setelah setengah jam. Formasi pertahanan pangkalan akhirnya berhenti berkedip dan runtuh seperti terak kaca. Penghalang Feng Mo juga runtuh setelah menahan ledakan dari kekuatan yang sebanding dengan pembudidaya semu-Fondasi.
"Uhuk!" Feng Mo batuk darah, pandangannya gelap seketika. Tubuhnya oleng dan jatuh pingsan.
"Feng Mo!!"
Satu minggu kemudian.
Pangkalan Guardian telah memasuki tahap penyembuhan diri. Ledakan Raja zombie waktu itu tidak hanya menghancurkan formasi pertahanan pangkalan, tapi juga menghancurkan banyak bangunan di dalam pangkalan. Beberapa fasilitas umum hancur dan perlu diperbaiki.
Semua orang juga menyembuhkan diri dari ketakutan akan kematian yang sangat dekat. Tapi tidak butuh waktu lama karena pangkalan benar-benar sedang membutuhkan tenaga kerja
Sebuah lubang yang dalam muncul di luar pangkalan. Lubang itu muncul karena dampak yang kuat dari ledakan Raja zombie. Tidak ada cara untuk mengisi lubang selain mengangkut tanah dari tempat yang jauh.
Selain lubang yang dalam, hutan di sekitar pangkalan juga rata dengan tanah.
"Tidak ada? Ke mana pemimpin mu pergi?"
"Saya juga tidak tahu, Tuan Ren."
Tuan Ren sedikit kecewa, dia ingin menemukan Bai Xiuran untuk membicarakan masalah meningkatkan kemampuan. Sejak pertarungan Raja zombie dengan Qi Yuzhi, banyak orang yang ingin sekali mengetahui bagaimana Qi Yuzhi berlatih.
Tapi sayangnya, orang-orang terkait bersembunyi dengan rapat.
"Aku akan mencarinya lagi besok."
"Ya, Tuan Ren."
Adapun orang-orang yang dia cari, sepuluh orang tersebut sekarang berkumpul jauh dari pangkalan, dengan maksud untuk menghindari pandangan orang.
Perpisahan yang ditunggu akhirnya datang juga.
Kelima Tang Mo merasa tidak nyaman. Mereka telah menganggap Feng Mo dan yang lain sebagai keluarga.
Feng Mo menepuk pundak Tang Mo. "Jika ada takdir, kami akan bertemu lagi."
Tang Mo cemberut.
Feng Mo tidak berdaya. "Ayo."
Meng Shize melambaikan tangan. "Selamat tinggal."
"Saudaraku, apakah kamu akan menemukan ku lagi?"
"Tidak tahu?"
Bai Xiuran dan Xiao Jinxi saling mengangguk.
Xuan Ming menatap tak berdaya Qi Yuzhi yang acuh tak acuh.
Lin Su memeluk Kong Li dengan air mata palsu. Kong Li mendorongnya dengan jijik.
Feng Mo dan yang lain berdiri sedikit lebih jauh. Ketika waktunya tiba, seberkas cahaya turun dari langit dan menyelimuti mereka berlima. Segera sosok mereka perlahan berubah seperti diri mereka yang sebenarnya. Dan perlahan-lahan melayang ke udara.
Tang Mo tiba-tiba berlari ke arah mereka dan berteriak, "Kakak Feng! Aku selalu ingin mengatakan sesuatu kepadamu! Terima kasih! Terima kasih telah menemaniku keluar dari masa tergelap ku! Terima kasih karena mau menjadi keluarga dengan ku! Aku tidak akan melupakan mu! Aku tidak akan melupakan kalian semua! Aku mencintai kalian semua!"
Feng Mo tidak mengatakan apa-apa, hanya tersenyum.
Mulai dari Kong Li, satu demi satu setiap orang berubah menjadi bola cahaya. Kemudian melesat pergi ke langit yang biru.
Ketika giliran Feng Mo yang terakhir, dia tiba-tiba berubah menjadi Phoenix yang sangat besar. Pekikan Phoenix Feng Mo menyebar ke seluruh dunia.
Semua orang terkejut.
Selamat tinggal.
Feng Mo berubah menjadi bola cahaya dan melesat pergi.
Saat Feng Mo meninggalkan dunia kecil ini, Tiandao dunia kecil benar-benar mengucapkan selamat tinggal dan—
Terima kasih!!!
...***...
Ribuan bola cahaya kembali ke alam rahasia Zhijing hampir secara bersamaan.
Ketika Kong Li menginjakkan kaki dengan mantap di tanah, perasaan gembira memenuhi hatinya.
"Memang masih enak memiliki kekuatan. Xiaomo, bagaimana menurutmu?" Kong Li menoleh ke belakang untuk berbicara dengan Feng Mo.
Tapi selain Qi Yuzhi, Xiao Jinxi dan Meng Shize, Kong Li tidak menemukan keberadaan Feng Mo.
"Xiaomo? Di mana Feng Mo?"
Orang lain juga menyadari bahwa Feng Mo sama sekali tidak ada di antara mereka. Mencari kanan kiri tidak menemukan orang, semua orang tiba-tiba menjadi gelisah.
Feng Mo?! Feng Mo?!
"Feng Mo!!"
__ADS_1