Phoenix Penghancur

Phoenix Penghancur
53. Pertemuan


__ADS_3

Mansion Raja Ren dibangun di pusat Kota Perbatasan.


Hari ini banyak sekali kereta kuda yang datang ke Mansion.


3 Kerajaan, 5 Keluarga, 7 Sekte.


Sampai hari ini, terhitung telah berlalu satu tahun sejak datangnya pasang binatang skala besar untuk pertama kalinya.


Biasanya pertemuan seperti ini tidak akan terjadi sampai beberapa tahun kemudian ketika masa pertengahan pasang binatang datang, tapi apa yang terjadi baru-baru ini harus membuat beberapa orang mengerutkan kening.


Misalnya Penatua dari Sekte Pedang Zhaoyang.


Kali ini dia pergi dengan membawa murid-muridnya yang belum menerima baptisan medan perang untuk melatih tangan ketika pasang binatang masih di masa-masa awal, tapi sekarang dia harus mengawasi sendiri murid-murid ini yang tidak bisa berdiri diam.


Dia telah mengirim kembali berita kepada sekte tersebut untuk segera memilih dan mengirim lagi murid-murid yang memiliki kualifikasi.


Kemudian bersama Penatua lain melatih kembali murid-murid ini yang tidak cukup kuat.


Sedangkan beberapa orang, meskipun juga khawatir tapi lebih karena mereka dapat menjual beberapa barang lagi dan khawatir tentang kehabisan stok.


Contohnya toko Keluarga Xiao, dengan semakin banyak pembudidaya yang datang ke Kota Perbatasan, semakin banyak pula pesanan yang diterima Keluarga Xiao.


Sehingga rencana pengisian ulang harus dilakukan lebih awal.


Dari beberapa kekuatan, nyatanya masih ada yang belum menanggapi kembali permintaan bantuan.


Misalnya Sekte Tianying yang ada jauh di Utara, Keluarga Jimat Jiang di sebelahnya, dan dua Kerajaan lain di sisi lain benua.


Tapi waktu tidak bisa menunggu.


Ruang pertemuan—


"Perwakilan Sekte Chengxin, silahkan masuk! "


Tiga orang datang mewakili sekte yaitu Penatua Fan seorang tetua yang memiliki tingkat budidaya Mahayana, dua murid Transformasi Dewa Wang Zeming, dan Lei Chuan.


"Perwakilan Sekte Pedang Zhaoyang! "


Tiga orang masuk membawa pedang dipunggung masing-masing, mereka memiliki karakteristik yang kebanyakan dimiliki oleh para pembudidaya pedang.


"Perwakilan Sekte Honglian! "


Tiga wanita cantik dengan jubah merah yang mencolok muncul, salah satunya memakai cadar untuk menutupi separuh wajahnya.


"Perwakilan Sekte Baiyun! "


Seorang pemuda flamboyan dan agresif masuk dengan sembrono, dia membawa pelayan dibelakangnya yang tampak terlihat tidak pada tempatnya.


Bahkan orang yang membuat pengumuman sedikit tersedak atas perilaku pemuda tersebut, tapi dia tidak ingin membuat masalah, identitas pemuda itu adalah putra dari Master Sekte Baiyun.


"Perwakilan Sekte Wuzhuan! "


"Perwakilan Lembah Caodi! "


"Perwakilan Keluarga Xiao! "


"Perwakilan Keluarga Gu! "


"Perwakilan Keluarga Fu! "


"Paviliun Tianji, ada disini! "


Begitu Paviliun Tianji disebutkan, orang-orang segera mengalihkan pandangan mereka ke arah pintu.


Sayangnya, orang yang muncul bukan orang yang ingin ditemui kebanyakan orang.


Para tetua mengambil tempat duduk di depan, sementara junior-junior yang lain mengambil tempat duduk dibelakang tetua masing-masing.

__ADS_1


Sementara itu para pembudidaya longgar yang datang kemudian hanya bisa mengambil tempat duduk dibelakang orang-orang dari kekuatan besar.


Ketika semua tamu undangan sudah berkumpul, Han Liwen tidak membuang waktu dan memberi dirinya penampilan terakhir.


"Salam, Raja Ren, "


Orang-orang mengirim salam terlebih dahulu.


Untuk para tetua yang memiliki kualifikasi yang sama, mereka cukup menganggukkan kepala.


Han Liwen mengangguk dan mengepalkan tangan sebagai penghormatan, kemudian dia mengambil tempat duduk utama menghadap kebanyakan orang.


"Raja ini berterima kasih atas kedatangan semua orang, Raja ini tidak akan mengatakan apa-apa lagi, mari kita diskusikan bagaimana pasang binatang kali ini akan diselesaikan, "


Beberapa orang tidak memiliki pendapat dan mengangguk setuju.


Ajudan Ning maju untuk membacakan hasil penyelidikan beberapa waktu sebelumnya.


"Diketahui bahwa pinggiran hutan perawan telah menjadi surga bagi binatang buas tingkat menengah, kami hampir tidak dapat lagi menemukan binatang buas tingkat rendah yang masih berkeliaran, "


Hutan perawan adalah hutan yang memisahkan wilayah manusia dan klan Iblis, namun sebenarnya hutan tersebut hampir menutupi seluruh wilayah bagian barat Benua Haoyue.


Bahkan kota-kota dan tempat tinggal klan Iblis berada, langsung didalam hutan belantara, mereka membersihkan tanah lapang ditengah-tengah rimbunnya pepohonan.


"Ketika penyelidikan kami menyentuh bagian dalam hutan, kami menemukan bahwa binatang buas tingkat tinggi menduduki tanah dengan bersandingan, bahkan binatang buas tingkat tinggi yang memiliki temperamen malas telah bangun dari tidurnya.


Kami menyelinap secara diam-diam dan hampir ditemukan oleh sekelompok binatang buas tingkat 9. Melihat dari tingkah laku binatang buas tingkat 9 yang tidak terburu-buru, kami menduga bahwa masalah abnormal pada pasang binatang kali ini tidak disebabkan oleh pergolakan internal.


Para binatang buas tingkat 9 keluar dari wilayah masing-masing dan menduduki wilayah tertentu, mereka bahkan tidak ingin meninggalkan tempat duduk mereka sekarang, seolah-olah mereka sedang menunggu.


Kesimpulan kami, entah rumput spiritual langka dalam ribuan tahun sedang dalam proses matang atau munculnya tanda-tanda harta surgawi yang langkah, "


Ketika Ajudan Ning menyelesaikan laporannya, Han Liwen menatap kerumunan, "bagaimana menurutmu? "


Beberapa orang dibelakang saling memandang dengan ekspresi terkejut, raut kegembiraan dan kekhawatiran muncul dimata masing-masing.


"Distribusi binatang buas delapan dari sepuluh, apakah itu rumput spiritual langka atau harta surgawi, kami belum bisa mendapatkan kepastian, " tentu saja Han Liwen tahu apa yang sebenarnya ingin ditanyakan oleh orang tua dari Keluarga Gu.


Apakah itu rumput spiritual atau harta surgawi, masing-masing sangat berharga dan layak untuk memperebutkan.


Banyak orang berbisik-bisik dengan orang lain untuk membicarakan kemungkinan dari mana dua jenis harta langka itu yang akan muncul dan seberapa tinggi kemungkinan akan mendapatkan nya.


Orang-orang yang duduk di depan tidak mempermasalahkan pembicaraan orang lain, mereka memiliki pemikiran masing-masing.


"Kenapa kalian tidak bertanya pada Paviliun Tianji? Biarkan mereka menghitung apa yang terjadi disana? "


Begitu suara itu jatuh, keheningan datang secara tiba-tiba.


Banyak pasang mata yang memusatkan perhatian pada orang tua tersebut, lalu mengalihkan pandangannya kearah lain secara diam-diam.


Beberapa orang memiliki pemikiran yang sama tapi tidak ada yang mau mengungkapkan pendapatnya.


Orang tua dari Paviliun Tianji yang disebutkan mereknya masih tetap tenang setelah menjadi pusat perhatian.


Setelah meletakkan kembali cangkir tehnya, dia mencibir, "Tang Xie, menurutmu jika kami mengetahuinya, kenapa kami masih harus datang berkumpul disini? "


Ya? Kenapa repot-repot? Banyak orang memiliki pemikiran yang sama.


"Meng Su, Paviliun Tianji-mu bisa menghitung seluruh dunia, ini hanya masalah menggerakkan beberapa jari, "


"Lalu kamu memperlakukan kami sebagai orang alat? Maaf, kami bukan pelayan sektemu, "


Tang Xie kesal, ingin mengatakan beberapa kata lagi tapi disela oleh orang lain.


"Lalu bagaimana Raja Ren ingin kami bekerja sama? "


Fang Shao dari Sekte Pedang Zhaoyang terkenal sembrono, galak, dan tidak masuk akal. Dia datang ke pertemuan untuk membahas tindak lanjut, bukan untuk mendengarkan pertengkaran beberapa orang.

__ADS_1


Han Liwen segera memberikan beberapa ide, "kami akan membentuk kelompok, lalu merebut dan mengepung wilayah tersebut dari empat arah. Dalam perjalanan, kami akan membersihkan binatang buas untuk mengurangi pasukan lawan.


Melihat perilaku binatang buas tingkat 9 yang tidak terburu-buru, mungkin waktu munculnya harta surgawi masih beberapa tahun kemudian, kami menggunakan waktu ini untuk menyingkirkan binatang buas sebanyak mungkin.


Kemudian mendirikan basecamp tidak jauh dari wilayah itu secara diam-diam sebagai titik pertukaran informasi, "


"Bagaimana masalah pembagian rampasan? " seseorang bertanya.


Han Liwen menyatukan kedua tangannya, "seperti biasa, siapapun yang membunuh binatang buas akan menjadi milik masing-masing, "


Pembagian ini telah disepakati sejak awal. Bagaimanapun, kedua belah pihak saling memanfaatkan dan saling menggunakan.


Kerajaan Hua memanfaatkan kedatangan para pembudidaya untuk membantu mencegah krisis kehancuran. Sedangkan para pembudidaya memanfaatkan ketidakmampuan Kerajaan Hua untuk memanen sumber daya dari pasang binatang.


"Mari bicarakan pembagian kelompok, "


Saat orang-orang penting membahas pembagian kelompok, junior-junior dibelakang juga saling berbicara.


Xiao Jinxi datang bersama Penatua kelima untuk melihat talenta-talenta jenius dari semua pihak.


Meskipun Xiao Jinxi juga telah membuat nama sebagai Tuan Muda Keluarga Xiao, tapi kebanyakan tidak ada dari mereka para jenius ini yang keluar dari wilayah pribadi, sehingga pemuda-pemudi ini jarang bertemu secara langsung.


Banyak talenta jenius di tempat ini, Xiao Jinxi hanya mengetahui namanya tanpa mengenal wajah.


Contohnya bahwa Leluhur Pedang telah menerima murid tertutup yang memiliki kualifikasi yang sangat tinggi.


Xiao Jinxi telah menerima kabar itu dari beberapa berita yang beredar di luar, tapi dia masih belum melihat orang yang asli sampai sekarang.


"Kapan Master Sekte Zhao akan mengirim pasukannya? "


Sekte Baiyun ini benar-benar membingungkan, Tuan Muda mereka telah tiba di Kota Perbatasan sejak lama tapi tidak ada tanda-tanda dari datangnya murid yang lain.


Perhatian orang-orang ditarik kembali pada seorang pemuda yang duduk dengan arogan diposisi perwakilan Sekte Baiyun.


Zhao Jin masih tersenyum dengan santai sambil mengayunkan kipas lipatnya.


"Tuan Muda ini telah menerima berita, mereka akan tiba dalam beberapa hari, "


Perilaku tidak tahu malu ini membangkitkan diskusi banyak orang.


Beberapa orang meremehkan perilaku sembrono Zhao Jin yang tidak masuk akal.


Beberapa orang terang-terangan tidak menyukai Tuan Muda ini yang tidak termotivasi.


Beberapa orang tidak peduli tentang keberadaan Tuan Muda Zhao dari Sekte Baiyun.


Tapi apa yang dipedulikan Zhao Jin?


Bagaimanapun tidak ada yang berani menghadapinya secara langsung.


Mau menjadi musuh Sekte Baiyun?


Memikirkan Master Sekte yang sama tidak masuk akal dibelakang, beberapa orang menyembunyikan penghinaan didalam hati.


"Sister Tan, lebih baik memilih jalan memutar daripada menghadapi bajingan flamboyan ini, " suara rendah datang dari samping pembudidaya wanita yang memakai cadar.


Tan Xiuying melirik anak perempuan disampingnya dengan acuh tak acuh, tapi tidak membantah pernyataan tersebut.


Selain terkenal sebagai pembudidaya yang tidak termotivasi, memiliki akar spiritual yang baik tapi menyia-nyiakan bakat, Zhao Jin terkenal sebagai pemain bunga yang romantis.


Dia memiliki banyak selir dan wanita tidur dimanapun dia berada.


Zhao Jin dengan terang-terangan merayu pembudidaya wanita dari sektenya sendiri dan sekte lain.


Apalagi dengan ayah yang kuat berdiri dibelakangnya, tidak ada wanita mandiri yang berani menolak rayuan Zhao Jin.


Sayangnya, Sekte Honglian mengecam keras perilaku ini yang seperti bajingan, dan melarang murid-muridnya untuk bertemu dan berteman dengan lawan jenis semacam ini.

__ADS_1


Lebih baik menghindari persimpangan dengan orang lain untuk mencegah dari lebih banyak masalah.


__ADS_2