
"Alam rahasia akan dibuka dalam dua hari, hanya pembudidaya Transformasi Dewa ke bawah dan umur tulang di bawah seribu tahun yang memenuhi syarat untuk memasuki alam rahasia. Harap persiapkan diri."
Sebuah suara segera menggema di seluruh langit.
Orang-orang yang tidak memenuhi syarat memiliki ekspresi kecewa. Tapi tidak satu pun dari mereka yang beranjak meninggalkan tanah lapang. Sepertinya bahkan jika mereka tidak memenuhi syarat, mereka masih ingin mengetahui tindak lanjut dari alam rahasia.
"Ayo turun." Pria Naga itu berbicara dengan orang-orang di belakangnya.
Sekelompok Naga itu bergoyang-goyang di langit, segera setelah itu seekor Naga emas memimpin turun ke bawah. Tubuhnya yang besar dan panjang membuat bayangan yang sangat besar di tanah.
Orang-orang di bawah sedikit ketakutan dan melarikan diri. Namun nyatanya, Naga emas di langit segera berubah menjadi manusia dan mendarat dengan mantab di tanah.
Naga itu berubah menjadi seorang pemuda yang memiliki perawakan yang besar. Tingginya lebih dari dua meter. Tubuhnya memancarkan aura yang sangat kuat. Dan wajah tampannya membuatnya terlihat seperti seorang pria heroik.
Setelah Naga emas memimpin, satu demi satu Naga muda turun ke bawah dan berubah menjadi manusia.
Phoenix-phoenix di langit juga turun ke tanah, diikuti oleh klan burung lainnya.
Angin panas berhembus ketika mereka turun.
Satu demi satu semua orang berubah menjadi pria muda dan wanita muda yang sangat tampan.
Pembudidaya iblis di tanah juga berubah dan berkumpul dengan klan iblis lain.
Pembudidaya manusia segera menyingkir dan menyisihkan sebagian tempat untuk mereka.
Melihat bahwa semua orang akhirnya berkumpul, orang-orang di langit segera menghilang lagi. Hanya menyisakan beberapa orang untuk mengawasi. Mencegah apabila terjadi pertengkaran di antara kedua belah pihak.
Melihat pembudidaya iblis berubah satu demi satu, kelompok Feng Mo hanya bisa menonton dengan tenang.
"Taois Li, kami akan pergi terlebih dahulu." Wang Zeming dan Lei Chuan pergi masih dengan ekspresi serius di wajah mereka.
Zhu Jinrui yang belum sempat mengatakan apa-apa juga pamit pergi.
"Kenapa pembudidaya iblis ada di sini?" Feng Mo bertanya pada Meng Shize.
"Apakah aku belum memberitahumu? Alam rahasia Zhijing adalah alam rahasia tingkat tinggi. Siapapun bisa masuk, termasuk juga pembudidaya iblis. Apalagi tempat ini terlalu dekat dengan wilayah klan iblis, mereka pasti bisa merasakan dan melihat penglihatan sebelumnya."
Feng Mo sedikit tercengang dan tidak tahu harus apa, dia merasa sedikit lengah.
'Xiaomo, aku melihat ayahku.' Kong Li mengirim transmisi suara pada Feng Mo.
Feng Mo terkejut.
'Jangan terburu-buru. Waktunya tidak tepat, mari bicarakan setelah alam rahasia ditutup.'
'Oke.' Kong Li melirik ke suatu arah, tidak hanya dia melihat keberadaan Ayahnya di antara pemimpin klan Merak sebelumnya, dia juga melihat keberadaan seorang wanita yang sangat penting baginya. Sister Lan.
Sebenarnya tidak hanya Kong Li yang melihat ayahnya. Tapi Feng Mo juga melihat keberadaan yang tidak masuk akal di sana.
Patriark klan Phoenix, Feng Tian.
Bagaimana dia bisa ada di sini?
Feng Mo menurunkan pandangannya, menekan perasaan darah mendidih di dalam tubuhnya dan berusaha keras untuk tenang.
Klan Phoenix ada di sini, dia tidak bisa bertindak gegabah yang akan membuatnya dicurigai. Selama dia masuk ke dalam alam rahasia, untuk sementara dia akan aman.
"Taois Li, aku akan kembali terlebih dahulu." Yan Haoran pamit pergi.
Feng Mo mengangguk.
Di saat Feng Mo tidak memperhatikan, seseorang telah menatapnya untuk waktu yang lama.
"Sister Tan, ada apa?"
Tan Xiuying menggelengkan kepala. "Tidak apa-apa." Mungkin dia salah mengenali orang.
Dua hari kemudian, di langit biru yang membentang, tiba-tiba terjadi fluktuasi ruang. Sebuah pintu muncul dari udara tipis.
Begitu pintu terbuka—
"Pergi!"
...***...
__ADS_1
[Selamat datang Tamu terhormat dari dunia luar di Bintang Biru!
Tamu terhormat: Feng Mo, Kong Li, Qi Yuzhi, Xiao Jinxi dan Meng Shize.
Misi: Membantu evolusi dunia.
Selama sepuluh tahun ke depan dalam misi, Tamu terhormat akan didampingi oleh penduduk asli Bintang Biru.
Peringatan! Dilarang keras membunuh penduduk asli Bintang Biru. Jika tidak, konsekuensi akan ditanggung sendiri.
Tolong lakukan misi mu dengan segenap tenaga!]
Sebuah bola cahaya meluncur dengan cepat di kehampaan. Cahaya yang tertinggal di belakang terlihat seperti ekor di ruang angkasa yang gelap, seperti komet.
Kemudian bola cahaya itu jatuh di sebuah planet biru yang mengambang di kehampaan.
Bola cahaya itu memasuki atmosfer planet dengan mudah, kemudian berpisah menjadi lima cahaya kecil dan pergi ke lima arah yang berbeda.
Di ruang di mana waktu telah terhenti untuk sesaat, tidak ada yang menyadari keberadaan lima cahaya yang seperti bintang jatuh.
Lima cahaya jatuh di tempat yang berbeda, tempat di mana mereka akan tinggal untuk sementara waktu dengan wali mereka.
...***...
Kota S, musim panas tahun 20XX.
Tang Mo, seorang mahasiswa biasa di tahun ketiga. Dia baru saja kembali dari kerja paruh waktu dan ingin beristirahat ketika tiba-tiba insomnia parah menyerangnya lagi.
Di tengah malam yang sedikit tenang, suara dengkuran yang sangat keras terdengar dari rumah di sebelah.
Rumah yang disewa Tang Mo berada di sebuah gedung tua yang memiliki isolasi suara yang sangat buruk. Di lantai yang sama, tetangga di sebelah kiri dan kanan adalah orang tua yang berisik.
Sebenarnya Tang Mo memiliki keinginan untuk pindah, tapi dia tidak memiliki uang lagi setelah membayar uang kuliah untuk semester depan.
Matanya menatap langit-langit dengan kosong. Tang Mo merasakan kelelahan membanjiri tubuhnya. Bangkit dari tempat tidur, dia menggosok dahinya ketika tiba-tiba sebuah suara muncul di dalam kepalanya.
[Wali terhormat! Tolong jemput tamu dari dunia luar milikmu!]
Tang Mo terkejut. Apa— apa itu tadi?
Tang Mo menutupi pandangannya dengan lengannya. Sayangnya cahaya itu terlalu menyilaukan dan membutakan mata. Tang Mo berjalan dengan cepat ke arah jendela kaca hendak menarik gorden, tapi tiba-tiba dia menyadari mengapa cahaya itu begitu terang.
Karena cahaya itu datang ke arahnya!
Sebelum Tang Mo bisa bereaksi, bola cahaya itu menerobos masuk melewatinya dan jatuh ke kamarnya.
Tang Mo tertegun.
Cahaya itu berhenti dengan mantab di udara, kemudian berfluktuasi dengan hebat. Tidak lama kemudian ketika cahaya itu perlahan-lahan menghilang, seseorang yang terlihat sangat transparan keluar.
Jika Tang Mo tidak tahu bahwa tidak ada hantu di dunia ini, dia mungkin akan segera menelepon polisi.
Tang Mo menutup matanya dengan perasaan tidak percaya, mungkin dia hanya berhalusinasi, mungkin dia hanya sedang bermimpi. Tapi ketika Tang Mo membuka mata lagi, dia masih bisa melihat hantu itu.
Namun hal yang mengejutkan tidak berhenti di sana. Tubuh transparan itu perlahan-lahan memadat dari kaki dan naik ke kepala. Menjadi tubuh seorang pemuda yang telanjang. Rambut hitam panjangnya tergerai bebas. Namun tidak tahu kenapa, rambut itu memendek dengan sendirinya setelah beberapa saat.
Melihat wajah yang sangat tampan melebihi gender. Tang Mo, seorang pemuda yang sangat pemalu sedikit kesurupan.
Ketika Feng Mo membuka matanya lagi, yang dia lihat adalah seorang pemuda asing yang menatapnya dengan ekspresi kesurupan.
Mengerutkan kening, Feng Mo menatap sekeliling dengan waspada. Melihat tempat yang asing dan aneh, Feng Mo segera menyebarkan indra spiritualnya.
Namun kerutan di dahi Feng Mo tidak hanya menghilang tapi juga bertambah. Karena Feng Mo menyadari bahwa kesadarannya telah ditekan sedemikian rupa. Dan tubuhnya saat ini adalah tubuh baru yang baru saja di bentuk tanpa kultivasi.
Jadi kesimpulannya, Feng Mo telah kembali ke masa pra-pembebasan.
"Anu, apakah kamu ingin memakai pakaian terlebih dahulu?" Tang Mo yang akhirnya mengambil kembali kesadarannya bertanya dengan ragu. Pemuda di depannya memang manusia sungguhan! Lalu suara yang mengatakan bahwa orang ini berasal dari dunia luar juga harus benarkan?
Dunia luar!
Apakah itu alien?
Jika Tang Mo tidak melihat dengan mata sendiri bagaimana pemuda itu muncul, dia mungkin akan menganggap orang lain sebagai penjahat gila.
Feng Mo menatap tajam Tang Mo.
__ADS_1
Tang Mo bisa merasakan tatapan menyelidik pemuda itu yang seperti sedang membedahnya luar dalam. Tiba-tiba dia merasakan hawa dingin naik dari kakinya, membuatnya sedikit menggigil.
Tidak merasakan bahaya sedikitpun dari pemuda itu, Feng Mo mengalihkan pandangannya ke arah lain.
Tang Mo tanpa sadar menghela nafas.
"Di mana ini?"
Mendengar suara yang keluar dari mulut Feng Mo, meskipun Tang Mo tidak mengetahui bahasa planet mana itu, anehnya dia mengerti.
"Um? Ini adalah Kota S?"
Tang Mo berjalan ke arah lemari dengan tergesa-gesa dan mengeluarkan sepasang pakaian yang terlihat masih baru dari bawah tumpukan baju.
"Kamu— kamu, pakai ini." Tang Mo mengerutkan kening, dia memiliki perasaan mendesak.
Wajah Feng Mo masih berkerut, melihat pakaian di tangan Tang Mo dan cara berpakaian pemuda di depannya yang aneh, dia sedikit tidak nyaman.
Feng Mo masih tidak tahu di mana ini. Bukankah itu hanya memasuki alam rahasia? Kenapa tiba-tiba dia ada di tempat aneh ini? Juga di mana yang lain pergi? Tempat ini tidak seperti alam rahasia.
"Haruskah aku membantumu memakainya?" Tang Mo bertanya dengan pelan, mungkinkah alien ini diam saja karena tidak tahu cara berpakaian?
Sudut mulut Feng Mo berkedut. "Berikan padaku."
Feng Mo tidak tahu di mana ini, tapi karena dia sudah ada di sini lebih baik berpakaian seperti orang-orang pribumi agar tidak dicurigai oleh orang lain.
Setelah membolak-balik kain di tangannya untuk beberapa kali, Feng Mo akhirnya tahu bagaimana cara berpakaian. Kain ini sangat sedikit, dan sangat tidak bersahabat dengan pembudidaya wanita.
"Mari berbicara, di mana ini? Apa yang terjadi? Dan siapa kamu di sini?"
Dua orang duduk berhadap-hadapan di lantai dengan ekspresi serius.
"Namaku Tang Mo. Tempat ini berada di kota S di negara H. Adapun apa yang terjadi... Apakah kamu tidak mendapatkan suara di kepalamu?" Tang Mo menundukkan kepala, tidak berani menatap Feng Mo.
"Suara di kepala?"
Tang Mo mengangguk.
Feng Mo segera menutup matanya dan bermeditasi. Mencoba mengingat seperti apa suara yang dimaksud Tang Mo.
[Selamat datang! ...
...
Misi: ...
Peringatan! ...
...]
Setelah mendengarnya, Feng Mo terdiam. Seperti memang ada suara seperti itu yang muncul di kepalanya ketika dia masih linglung. Namun Feng Mo tidak menyangka bahwa dia tidak langsung masuk ke dalam alam rahasia, tapi segera dikirim ke dunia lain.
Mungkinkah ini yang dimaksud Meng Shize dengan ranah terluar?
Lagipula apa itu membantu evolusi dunia?!
Apa itu evolusi?!
Feng Mo merasa bahwa kepalanya membesar.
Mengambil nafas panjang, Feng Mo merasa bahwa yang harus dia lakukan sekarang adalah menemukan yang lain segera.
"Apakah kamu tidak apa-apa?"
Feng Mo membuka matanya dan menatap Tang Mo dengan tenang. "Apakah kamu melihat temanku yang lain?"
Tang Mo terkejut. Apakah alien ini masih membawa pasukannya?
"Tidak, hanya kamu di sini."
Feng Mo cemberut. Mungkin mereka telah berpisah sejak memasuki dunia ini.
Suara hiruk-pikuk tiba-tiba muncul kembali ke dunia. Baru saat itulah Tang Mo menyadari bahwa sepertinya dunianya sangat hening beberapa saat yang lalu. Wajahnya memiliki ekspresi yang luar biasa.
Feng Mo sendiri sejak awal sudah menyadari bahwa waktu telah berhenti, sekarang waktu telah berjalan kembali yang menandakan bahwa dia telah benar-benar tertinggal di tempat aneh ini.
__ADS_1