
Sebuah ledakan terdengar dari lantai tiga. Para pengunjung Paviliun Anggrek terkejut, mereka berhamburan keluar dari kamar masing-masing.
Asap keluar dari sumber ledakan. Sebuah lubang yang sangat besar muncul dari sebuah kamar.
Ledakan itu tidak hanya menghancurkan pintu sebuah kamar, tapi kamar di seberang juga tidak luput dari dampak ledakannya. Beruntungnya, tidak ada seorangpun berada di dalam kamar seberang.
Sebuah tangan keluar dari reruntuhan kayu. Dengan hentakan energi, semua kayu yang semula menimpanya segera terbang ke segala arah.
Zhao Jin berdiri dengan terhuyung-huyung, dia menekan dadanya dengan kuat, kemudian memuntahkan sesuap darah.
"Tuan Muda!"
Seorang pembudidaya Mahayana yang baru saja tiba, ketika dia mengulurkan tangan ingin membantu, Zhao Jin menampar tangannya dengan wajah yang terdistorsi.
"Apa yang kamu lakukan dengan lambat! Cepat kejar pembunuh itu! Seseorang menyelinap untuk membunuhku, apa yang kamu lakukan dengan para penjaga?!" Zhao Jin berteriak dengan marah.
Pria itu menunduk. "Maaf, Tuan Muda. Bawahan akan segera mengejarnya."
Pembudidaya Mahayana itu segera menghilang dari depan Zhao Jin.
Zhao Jin meludahkan darah yang masih ada di mulutnya dengan kesal. Menatap kamar yang sudah hancur pintunya, membuatnya semakin merasa kesal.
Niat membunuh memenuhi matanya. Jangan biarkan orang yang mengganggu kesenangannya jatuh ke tangannya, dia akan membiarkan orang itu merasakan akibatnya!
Zhao Jin mendekat ke arah jendela kertas yang sudah hancur berkeping-keping, matanya tidak sengaja melihat ke arah tempat tidur. Melihat tempat tidur yang telah kosong, wajah Zhao Jin semakin jelek. "Sial!"
Manager Paviliun berdiri di samping pintu yang hancur, melihat kemarahan Zhao Jin, dia tidak berani menampakkan wajahnya.
Feng Mo membawa Tan Xiuying di kedua lengannya. Dia melompat dengan cepat di antara satu atap ke atap yang lain.
"Berhenti!"
Feng Mo melirik ke belakang. Ada tiga orang yang mengejarnya sejak dia meninggalkan Paviliun Anggrek. Salah satunya, Feng Mo mengenalinya sebagai seorang pengikut Zhao Jin, pembudidaya Mahayana itu.
Awalnya Feng Mo hanya ingin mengalihkan perhatian mereka dan tidak bermaksud untuk membuat banyak keributan, tapi sekarang melihat pengikut Zhao Jin, Feng Mo tiba-tiba tidak ingin meninggalkan seseorang dengan murah.
Sekte Baiyun telah mengejarnya sejak bertahun-tahun yang lalu, meskipun Feng Mo belum pernah merasakannya secara langsung, dia adalah orang yang tidak ingin membuat profil yang begitu tinggi dan memperpanjang masalah.
Tapi kelompok Jing Shubai masih belum diketahui di mana keberadaannya. Dia takut jika sekte Baiyun telah memenjarakan mereka dan menyiksa mereka sedemikian rupa.
Kilatan pembunuhan muncul di mata Feng Mo.
Feng Mo memasang jimat angin di telapak kakinya, supaya dia bisa berlari dengan cepat. Meninggalkan para pengejar di belakang.
Feng Mo menyandarkan tubuh Tan Xiuying ke pundaknya, menopang tubuhnya dengan satu tangan, kemudian dia mengeluarkan sebuah pil ajaib dan memasukkannya ke dalam mulut Tan Xiuying.
Pil ajaib segera bekerja untuk menetralisir efek afrodisiak dalam tubuh Tan Xiuying. Tapi melihat keadaannya sekarang, Feng Mo tahu bahwa Tan Xiuying tidak hanya diberi afrodisiak saja.
Tan Xiuying samar-samar dapat merasakan bahwa seseorang membawanya pergi dari tempat sebelumnya. Angin malam yang dingin menerpa wajahnya. Kemudian orang itu memasukkan sesuatu ke dalam mulutnya.
Arus hangat membuat tubuhnya terasa lebih baik, kepalanya juga sedikit sadar. Ketika dia membuka matanya sedikit, dia sedang bersandar di pundak pihak lain. Dan apa yang dilihat Tan Xiuying adalah satu sisi wajah orang lain.
Angin berhembus mengibarkan selendang di wajah Feng Mo.
Waktu seakan berhenti bagi Tan Xiuying, melihat wajah tampan yang di sinari cahaya bulan, perasaan asing tiba-tiba masuk ke dalam tubuhnya. Mata phoenix itu terpatri dengan jelas dalam hati Tan Xiuying, membuat jantungnya berdetak lebih cepat.
"Berhenti! Jangan lari!"
Para pengejar itu berhasil menyusul Feng Mo dan menghalangi jalan.
Feng Mo meliriknya, dia tahu bahwa melarikan diri dari seorang pembudidaya Mahayana adalah hal yang mustahil. Feng Mo mengeluarkan tangannya yang bebas dari balik punggung. Dia sedang menggenggam sesuatu dan melemparkannya ke depan.
Boom! Boom!
Asap tebal meledak tepat di depan wajah para pengejar.
"Ini gas beracun! Jangan menghirupnya!"
Mengambil kesempatan ketika mereka menghilang dari pandangan para pengejar, Feng Mo melompat turun ke sebuah gang gelap. Dia menurunkan Tan Xiuying yang setengah sadar ke sudut dinding bangunan yang gelap.
"Jangan bersuara." Kemudian Feng Mo menghilang.
Tan Xiuying mengangkat tangannya dengan lemah tapi hanya meraih udara. Dia menurunkan pandangannya.
"Di sana!"
Setelah membubarkan gas beracun, para pengejar melihat bayangan hitan dan segera mengejar, salah satu dari mereka mengeluarkan mantra andalannya dan melancarkan serangan.
Bayangan itu tidak sempat mengelak dan terbelah menjadi dua. Tubuhnya jatuh lurus ke bawah.
Para pengejar tidak senang, bayangan licik itu mati dengan mudah, ketika mereka turun untuk memeriksa, salah satu dari mereka segera mengumpat.
"Sialan! Kita ditipu! Itu boneka!"
__ADS_1
Sebuah serangan datang dari belakang, pembudidaya Mahayana itu mengelak dengan cepat. Sebuah jimat jatuh ke atap sebuah bangunan.
Boom!
Ledakan itu mengejutkan orang-orang yang sedang berpatroli tidak jauh dari sana.
Melihat bahwa mereka telah menarik perhatian tim patroli, Pria Mahayana itu ingin segera bermain cepat.
Pembudidaya Mahayana itu bergegas ke arah Feng Mo, tangannya memegang pedang ingin membunuh lawan.
Feng Mo mengeluarkan cambuk dari alam semesta dan bertarung dengan orang lain.
Para pengejar yang lain ingin datang untuk bertarung bersama, tapi beberapa bayangan hitam segera muncul dan mengelilingi mereka. Bayangan itu menyerang mereka secara serempak. Para pengejar tidak punya pilihan lain selain bertarung dengan bayangan tersebut.
Pembudidaya Mahayana itu sedikit mengernyit, pembunuh itu sedikit aneh. Kemampuannya terlalu lemah.
Bukannya lemah, hanya saja kultivasi Feng Mo memang tidak bisa dibandingkan dengan seorang pembudidaya tinggi.
"Mulai!"
Bayangan hitam segera berpencar ke segala arah.
Para pengejar mengernyit, tiba-tiba firasat buruk muncul di dalam hati masing-masing.
Benar saja, tiba-tiba sebuah lingkaran formasi terbentuk, mereka tidak punya waktu untuk menghindar dan segera terjebak.
"Sial!"
Feng Mo menatap mereka dengan tenang. Dia menggunakan boneka sebagai ganti bendera formasi dan menjebak mereka di dalamnya.
Di sisi lain, Kong Li membawa Qi Anxi menyelinap pergi ketika orang lain sibuk dengan dampak dari ledakan. Adapun kenapa mereka tidak bertindak bersama, Feng Mo telah menjelaskan niatnya.
'Tan Xiuying ada di bawah.'
Kong Li terkejut. 'Bagaimana dia ada di sini?'
'Siapa yang tahu, tapi Saudara Li mungkin kita harus merencanakan ulang pelarian kita.'
'Bagaimana mengatakannya?'
'Kamu membawa Qi Anxi ke basecamp sekte Honglian dan beritahu mereka tentang keberadaan Tan Xiuying.'
'Apakah mereka mau mempercayainya?'
'Bagaimana denganmu?'
'Aku akan membawa Tan Xiuying untuk menarik perhatian Zhao Jin, dia pasti tidak akan membiarkan berita ini menyebar lebih awal.'
'Oke, hati-hati.'
Kong Li tiba-tiba merasakan hawa dingin menyentuh kulitnya. Melirik ke bawah, dia melihat sebuah pisau telah menempel di lehernya.
"Siapa kamu?! Apa yang kamu masukkan ke dalam mulutku?!" Qi Anxi memiliki ekspresi ganas di wajahnya.
Kong Li berdecak kesal.
"Katakan tujuanmu!"
"Kamu tidak perlu tahu."
"Katakan!" Wajah Qi Anxi hampir terdistorsi karena marah. Sebagai seorang Nona muda Qijia, bagaimana bisa dia direduksi menjadi seperti ini?! Dia tidak menginginkannya!
Kong Li tidak mengatakan apa-apa. Mereka bergerak dengan cepat di tengah malam.
Basecamp sekte Honglian sangat sulit untuk di dekati, banyak patroli yang lalu-lalang di sekitarnya.
Ketika kesempatan datang, Kong Li segera meletakkan Qi Anxi di tanah.
"Aku tidak peduli dengan tindakanmu, tapi kamu selalu harus melakukan sesuatu untuk membayar kami. Ketika orang lain bertanya, kamu hanya harus mengatakan kepada mereka 'Tan Xiuying ada di tempat Zhao Jin'. Ingat? 'Tan Xiuying ada di tempat Zhao Jin'."
Qi Anxi belum sempat menanyakan sesuatu ketika Kong Li sudah mengetuk gerbang kediaman sekte Honglian dengan keras. Setelah memastikan bahwa orang-orang di dalam telah mendengar. Kong Li segera menghilang.
Para murid perempuan sekte Honglian yang bertugas menjaga malam mengintip keluar dari balik gerbang. Melihat seorang perempuan tergeletak di tanah. Murid perempuan itu segera waspada.
"Siapa itu?"
Melihat tidak ada yang mencurigakan, murid perempuan itu mendekati Qi Anxi dengan hati-hati.
Ketika murid perempuan itu hendak memeriksa apa yang terjadi dengan orang yang tergeletak di tanah, sebuah tangan menarik jubahnya dengan erat.
Qi Anxi berusaha membuka matanya lebar-lebar.
"Tan Xiuying ada di tempat Zhao Jin!"
__ADS_1
Wajah murid perempuan itu menjadi pucat seketika.
Feng Mo tidak tahu kapan orang lain akan segera tiba, tapi jika dia memang berniat membunuh mereka, dia harus segera melakukannya.
Tiga orang pengejar itu terjebak dalam formasi ilusi yang diciptakan oleh Feng Mo.
Khususnya pembudidaya Mahayana itu, sebagai pengikut Zhao Jin, Feng Mo secara khusus menciptakan ilusi yang dapat memproyeksikan ketakutannya dari lubuk hatinya yang paling dalam.
Dari luar terlihat jelas ekspresi ketakutan si pria Mahayana itu.
Tapi bagaimanapun juga membunuh seorang pembudidaya Mahayana masih sangat tidak mungkin bagi Feng Mo yang memiliki kultivasi jauh di bawahnya.
Jadi Feng Mo menggerakkan jarinya, formasi ilusi awal segera berubah menjadi formasi pembunuhan. Kemudian Feng Mo menambahkan Qianjie duhuo dan Yongheng binghuo ke dalam formasi.
Tiga pembudidaya itu segera merasakan perubahan dalam formasi, mereka merasakan panas yang sangat menyengat sehingga mampu membakar kulit seketika. Tidak lama kemudian suhu di dalam formasi turun drastis menjadi dingin yang sangat ekstrem.
Perubahan suhu itu terjadi berulang-ulang membuat orang-orang sangat kesakitan, mereka berteriak keras ingin keluar dari formasi.
Feng Mo tiba-tiba menoleh seakan-akan merasakan sesuatu, kemudian tubuhnya segera menghilang.
Tan Xiuying masih duduk bersembunyi di bawah bayang-bayang. Meskipun pengaruh afrodisiak telah hilang, perasaan lemah masih ada di dalam tubuhnya.
Tiba-tiba sepanjang kaki muncul di depan Tan Xiuying.
"Sister Tan, aku menemukanmu."
Tan Xiuying melirik ke atas dengan acuh tak acuh.
Seorang pembudidaya wanita yang memakai jubah merah yang sama kemudian berjongkok. Kedua mata saling memandang. Kedengkian di mata orang lain sama sekali tidak di sembunyikan.
"Aku tidak tahu laki-laki mana yang menyelamatkanmu?" Tangan si pembudidaya wanita terangkat membelai pipi Tan Xiuying. Tapi tangannya tidak berhenti di sana, dia mencengkeram kedua pipi Tan Xiuying dengan kuat.
Tan Xiuying mengerutkan kening.
"Sayang sekali, kamu masih jatuh ke tanganku lagi. Ck ck, biar aku lihat bagaimana wajah cantik ini biasanya merayu orang lain? Ngomong-ngomong apa yang kamu janjikan pada orang lain untuk menyelamatkanmu? Tubuhmu? Heh!"
Wanita itu mencibir, dia menarik jubah hitam yang menutupi tubuh Tan Xiuying dan melemparkannya dengan sembarangan.
Sejak awal, pakaian Tan Xiuying telah berantakan. Feng Mo tidak sempat membenahi dan hanya menutupinya saja dengan jubah yang dia ambil dengan tergesa-gesa dari alam semesta.
Wanita itu mencengkeram kerah pakaian Tan Xiuying dengan erat. Hendak melepaskannya.
Tan Xiuying mencengkeram tangan wanita itu balik dengan kekuatan yang berhasil dia kumpulkan.
"Adik perempuan Lin, kami tidak memiliki permusuhan."
Wanita itu, Lin Tao menyeringai. Lemak bayi yang ada di wajahnya terdistorsi. "Jadi bagaimana jika kami tidak memiliki permusuhan? Ada banyak alasan untuk membencimu Tan Xiuying."
Lin Tao mengeluarkan sebuah belati dari tempat penyimpanan. Belati itu sangat tajam, tercermin dari pantulan bilahnya. Lin Tao mendekatkan belati itu ke wajah Tan Xiuying. Menari-nari di kulit wajahnya.
Tan Xiuying tidak memiliki ekspresi apapun, matanya menatap tenang ke arah Lin Tao.
"Menurutmu, jika aku menghancurkan wajah cantik ini, apakah para pengagummu masih akan menyukaimu?" Melihat ketenangan Tan Xiuying, wajah Lin Tao semakin suram.
"Hei, sia-sia aku memikirkan banyak cara untuk mengirimmu ke tempat tidur pria cabul itu. Tapi mungkin aku masih bisa mengirim mayatmu ke sana, untuk dijadikan hiasan tempat tidur. Bagaimana menurutmu?"
Tan Xiuying tetap tidak merespon.
Lin Tao pura-pura menghela nafas. "Melihat kondisimu seperti ini, bahkan orang biasa dapat membunuhmu. Kalau begitu, MATILAH!!"
Wajah Lin Tao menyeringai lebar. Belati itu terangkat tinggi-tinggi dan hendak menikam Tan Xiuying yang lemah.
Tan Xiuying menutup matanya.
Boom!
Sudah benturan itu tepat ada di depannya, Tan Xiuying tidak merasakan apa-apa sebelum dia membuka matanya lagi. Kemudian Tan Xiuying melihat orang itu ada di depannya lagi, dengan punggung menghadap ke arahnya.
Suara benda jatuh mengema di dalam gang.
Lin Tao merasakan perasaan sakit di seluruh tubuhnya, tubuhnya tertanam pada dinding di sisi gang yang lain. Sebuah tangan mencekik lehernya dengan kuat.
"Siapa kamu?! Beraninya kamu!"
Feng Mo mencengkeram leher Lin Tao dan menekannya ke dinding. Ini adalah pembudidaya wanita yang dia identifikasi sebagai penabur bubuk penarik. Dia tidak menyangka bahwa wanita ini sangat nekat hingga dia mengambil resiko besar untuk merusak reputasi Tan Xiuying.
"Uhuk! Uhuk! Kamu adalah pria yang menyelamatkan wanita itu?"
Feng Mo tidak berbicara.
Lin Tao berteriak histeris. "Apa yang kamu dapatkan dengan menyelamatkan Tan Xiuying?! Wanita murah itu bisa merayumu untuk melakukan apapun, tapi kamu tidak tahu, kamu tidak akan mendapatkan apa-apa selain memprovokasi Zhao Jin! Hahaha! Pria bodoh lain yang dibutakan oleh wajah murah Tan Xiuying! Hahaha! Itu adalah harga yang harus kamu terima untuk menghalangi perbuatan baikku!"
Feng Mo mengerutkan kening. Tidak senang dengan ucapan Lin Tao.
__ADS_1