Please, Jangan Mencintaiku

Please, Jangan Mencintaiku
Pengejaran Yang Sia-sia


__ADS_3

Ledakan besar tiba-tiba saja terdengar tak jauh dari tempat Ronal menghentikan mobilnya.


"Ledakan barusan.. terdengar cukup keras?" gumam Ronal bertanya kepada dirinya sendiri.


Lucy pun mendengar suara ledakan itu, membuatnya keluar dari dalam mobil sembari menghampiri kakaknya yang tengah menenteng kantong plastik berisikan makanan ringan.


"Ronal, maksudku kakak, suara apa itu? Terdengar cukup keras."


"Aku juga penasaran dengan suara tadi. Semoga saja bukan hal yang membahayakan banyak orang," ucapnya ada rasa khawatir di hati.


Ronal masih saja memikirkan keadaan istrinya yang tengah diculik.


Yang sampai saat ini belum diketahui bagaimana kabarnya.


"Ayo kita lanjutkan perjalanan. Dan ini makanan ringan serta roti, kamu makan selagi dalam perjalanan!" ujar Ronal diikuti oleh Lucy adiknya.


•••


Ternyata suara ledakan itu berasal dari persimpangan jalanan sepi, dimana mobil yang di duga membawa seorang wanita korban penculikan meledak tanpa sebab.


Dalam pengejaran tersebut si pengemudi mobil penculik terkepung, hingga polisi turun langsung dari mobil yang mereka kendarai guna mengamankan kedua pelaku.


Sayangnya hal mengejutkan terjadi, mobil penculik itu meledak sampai-sampai menewaskan beberapa polisi.


Di tempat lain, mobil yang sama di duga mobil pelaku penculikan sedang di amankan.


Beserta kedua pelaku yang memilih untuk menyerahkan diri tak melawan sama sekali.


Hanya saja didalam mobil tersebut tidak ditemukan perempuan dari korban penculikan.


Hal itu membuat James selaku pemilik otoritas tertinggi di kepolisian negara ini turun tangan, ia menanyakan beberapa pertanyaan kepada kedua orang pelaku itu.


Respon kedua pelaku itu mengecewakan, tak mau memberitahu nama orang yang menyuruhnya. Dan juga keberadaan perempuan yang di culik oleh mereka berdua.


Drtttt...


Suara ponsel dan juga getaran di saku celananya membuat James merogoh kantong sakunya.


Sebuah panggilan dari anggota pengejaran pihak kepolisian lain.


Di duga ada dua mobil yang sama persis seperti ciri-ciri mobil pelaku penculikan. Dan mereka sengaja mengelabuhi pihak kepolisian agar lolos dari kejaran.


Sementara dua mobil yang dimainkan nyatanya adalah tiruan guna mengelabui pihak kepolisian. Ditiru dari mobil asli pelaku hingga mirip persis sedemikian rupa.


Kabar tak mengenakan dari pengejaran lain pun membuat James tak menyangka.

__ADS_1


Bahwa dua orang pelaku lain melakukan bunuh diri dengan bom yang terpasang di dalam mobil.


"Tsk, bagaimana keadaan korban? Mungkin dia sudah...."


"Tidak ada di dalam mobil Pak. Saya dan juga anggota lainnya telah menggeledah mobil itu secara keseluruhan sebelum meledak!"


"Jadi begitu, mereka bukan sekedar penjahat saja. Tapi para mafia!" ungkap James lewat sambungan seluler itu.


Bip.


"Pak menyingkir dari sana!!!"


Darrr!!!


Salah satu dari mereka memperingati James lantaran mendengar suara misterius berasal dari bawah mobil rekayasa milk pelaku di dekat bangunan.


Dan benar saja, sebuah ledakan terjadi hingga membuat anggota polisi yang berjarak dekat dengan mobil pelaku terhempas.


Beruntung James masih selamat dari ledakan itu, meskipun tubuhnya penuh luka.


"Sh***! Mereka mengajak berperang dengan pihak kepolisian!!" umpat James dengan mulut meneteskan darah segar.


Tubuhnya tengkurap penuh dengan serpihan mobil yang meledak barusan, namun sempat memberitahukan kepada rekan sekaligus sahabatnya, Ronal.


Kini James melihat sesuatu yang membuat matanya terbelalak, dikarenakan melihat pelaku penculikan itu dimana salah satunya masih hidup setelah ledakan tadi. Tak disangka dia memilih untuk bunuh diri.


Pisau dari saku celananya dia keluarkan, lalu menusuk badannya beberapa kali hingga tewas.


"Benar-benar mereka itu..." ucap James memandang ngeri aksi barusan, ia berusaha untuk berdiri dengan rasa sakit yang luar biasa. Namun karena dirinya diliputi amarah membuatnya bangun tanpa di bantu.


"Segera hubungi pihak pusat. Sepertinya kita akan menghadapi maupun menangkap para orang-orang berhati iblis itu!" titah James dengan suara lantang. Mereka yang mendengar segera menuruti perintah tersebut, dan sebagian lagi menuju ke arah James untuk menolongnya.


•••


Ronal saat ini tengah kesal begitupun dengan Lucy yang tak sengaja membaca pesan di ponsel milik kakaknya.


"Ternyata begitu, aku mengerti sekarang. Kakak... kenapa menyembunyikan segalanya dariku? Bahwa ayah selama ini adalah seorang mafia."


"Maafkan aku yang telat memberitahukan kepadamu Lucy, ku harap kamu mengerti. Kita bicarakan hal itu nanti, sekarang aku ingin fokus menyelamatkan Dorothy!" jawab Ronal sembari membulatkan tekadnya guna menyelamatkan Dorothy, istri tercintanya.


Ada rasa cemburu dan sesak di hati yang tengah dirasakan Lucy, lantaran kakaknya masih saja memperdulikan istrinya walaupun telah diselingkuhi.


Lucy berpikir begitu, sebab Dorothy tidak ada tindakan sama sekali untuk lepas dari cengkeraman yang menjeratnya.


Flashback on

__ADS_1


Saat itu Lucy memasuki kediaman keluarga Rasford ketika di desa kala malam hari, ia sempat melihat ponsel milik Dorothy.


Dimana saat itu ia membuka kontak dan chat pada aplikasi tersembunyi, dan menemukan pesan chat Dorothy di duga berchatan dengan seorang pria.


"Sudah aku duga, perempuan sepertinya tidak cocok menjadi istri Ronal! ucap Lucy mendengus kesal.


"Hanya aku yang pantas menjadi istrinya, karena aku tidak akan pernah selingkuh darinya apapun kondisinya!" sambungnya masih kesal.


Sebelum pergi Lucy meng-scan barcode pribadi pada aplikasi chat dari ponsel milik Dorothy, kakak iparnya.


Ia berniat akan menyadap secara keseluruhan aktivitas kakak iparnya itu dari jarak jauh.


Karena selain barcode pribadi yang discan itu, Lucy juga menaruh virus pada perangkat kepunyaan Dorothy tanpa rasa bersalah sama sekali.


Flashback off


Pemberhentian kali ini Ronal mengunjungi sebuah rumah bergaya mewah. Ala-ala sultan.


Mengetahui ada tamu satpam disana langsung membukakan gerbang, mobil yang dikendarai Ronal pun diperbolehkan masuk setelah ia berdalih ingin bertemu nyonya besar. Ada urusan penting katanya.


Dan kebetulan nyonya besar dari kediaman tersebut sedang ada di rumah.


Terlihat seorang perempuan cantik kisaran umur 37 menyambut kedatangan tamu tanpa jadwal pertemuan itu.


"Siang nyonya, ada yang ingin saya bicarakan dengan anda. Bisakah kita berbicara didalam?" kata Ronal setelah turun dari mobil, jaraknya lumayan dekat dengan nyonya besar.


Kesopanan Ronal tersebut membuat nyonya besar istri dari ayahnya, tersenyum disertai anggukan.


"Mari... dengan senang hati saya menyambut kalian berdua."


•••


Di dalam mobil pribadi yang tengah melaju di padatnya jalanan. Terlihat Dorothy yang tengah dicabuli oleh ayahnya yang masih berstatus mertuanya.


Osborn terus menciumi menantunya meskipun Dorothy menolak dengan susah payah, perlawanannya pun begitu antusias agar dirinya tak dilecehkan.


Tapi sayangnya tenaga ayah suaminya begitu kuat sehingga Dorothy pasrah dikala tenaganya telah terkuras habis.


•••


Berbeda dengan Ronal yang kini tengah berbincang-bincang dengan nyonya besar istri dari ayahnya.


Beberapa saat kemudian Ronal akhirnya menunjukkan taringnya, ia menangkap tuan rumah guna dijadikan sandera guna penukaran istrinya nanti.


Lucy yang melihatnya pun hanya terkejut tak melarang perbuatan Ronal sama sekali, ia seakan setuju dengan keputusan kakaknya itu.

__ADS_1


__ADS_2