
Setelah semuanya siap Zidan memberi kode kepada ke-20 peserta dan mereka menjawab dengan mengajukan jempol yang berarti mereka juga sudah siap.
Zidan kembali memberi kode kepada orang yang mengatur acara siaran langsung, mengatakan jika mereka semua sudah siap.
Tak lama kemudian layar besar pun sudah menunjukkan identitas ke-20 pemain dan terakhir foto Arsy yang berdampingan dengan fotonya terpampang di layar.
Hitungan mundur dari 20 pun dimulai setiap hitungan membuat ke-20 peserta merasa tegang, mereka semua sudah bersiap dengan peralatan tempur mereka masing-masing, sebelumnya ke-20 peserta itu sudah bermain sekali dan mereka hanya bermain 10 menit dan Semua kalah, tapi mereka tak pernah memainkannya lagi sampai malam ini, mereka bisa merasakan bagaimana sulitnya permainan tersebut.
"Tiga, dua, satu. Welcome to Secret partner level Diamond," kata pembuka yang tertulis di layar kemudian muncul animasi 2 karakter di mana seorang pria membawa senjata dan seorang wanita berhijab berdiri di depannya kedua karakter tersebut menggambarkan jika seorang wanita tersebut meminta perlindungan pada pria dan pria yang memegang senjata seolah siap mempertaruhkan nyawanya demi melindungi sang karakter wanita.
Jika gambar animasi pembuka Secret Partner level sebelumnya menggunakan gambar-gambar karakter yang menyeramkan dan karakter yang kuat berbeda dengan kali ini semua langsung melihat ke arah Arsy begitupun dengan Arsy ia bisa melihat jika karakter itu merupakan sosok dirinya, sangat mirip.
Ternyata 20 karakter yang akan mereka mainkan merupakan animasi wajah mereka sendiri di mana ke 20 karakter itu nantinya yang akan di mainkan para pemain lainnya, itu merupakan kebanggaan tersendiri bagi para pemenang.
__ADS_1
Saat yang lainnya memandang Arsy, Zidan juga ikut memandangnya, pandang mereka bertemu. Zidan mengedipkan matanya membuat Arsy tersipu, tidak dengan Nandira dan Rafiz yang terkejut melihat apa yang dilakukan putranya itu.
Abraham dan Rafiz langsung saling melihat kemudian kembali fokus kepada layar saat suara tembakan telah terdengar di sana.
Mereka pun mulai memainkan permainan tersebut, 20 peserta ikut bermain dengan cukup baik di level pertama. Namun, pada saat perpindahan level kedua mereka kembali menegang. Di sanalah 20 peserta saat percobaan yang lalu tak ada satupun yang berhasil lolos ke tahap berikutnya bahkan mereka hanya memainkan beberapa detik awal dan mereka semua pun kalah. Namun, yang berbeda saat itu Zidan, Nizam dan juga Riza tak ikut dalam permainan.
Hitungan mundur dari 5 kembali terlihat di layar, menandakan bahwa level 2 dalam permainan itu akan segera dimulai.
"Nizam, Riza, amankan jalan. Yang lainnya bisa mengikuti Riza dan Nissan ke mana mereka pergi. Arsy kau ikut denganku," ucap Zidan membuat Arsy yang duduk di sampingnya langsung melihat ke arahnya. Sesaat kemudian ia mengangguk. Mereka semua hanya saling melirik mendengar ucapan perintah terakhir dari Zidan yang tak lain adalah My Bos.
"Kalian siap?"
"Aku mulai,"
__ADS_1
Zidan menekan tombol start.
Riza dan Nizam langsung mengambil alih menembaki beberapa lawan dan berlari ke tempat yang aman, beberapa dari mereka mengikuti keduanya. Nizam dan Riza bertugas mengamankan peserta yang lainnya.
Di saat yang lain tengah mengambil posisi yang aman dan terus menghujam peluru mereka dari persembunyiannya, Zidan justru menerjang bahaya untuk menuju ke tombol yang akan mengantar mereka ke level selanjutnya dengan Arsy yang terus mengikuti di belakangnya. Tak tinggal diam, gadis berhijab yang menjadi karakter awal itu terlihat begitu lihai dalam membantu Zidan. Bagaimana tidak, mereka sudah sering memainkannya bersamaan.
"Sejak kapan Arsy pandai memainkan permainan ini?" ucap Gavin yang melihat Arsy dengan lihai menembak satu persatu lawannya.
Dengan melakukan sedikit Atraksi Zidan mempersilahkan Arsy menekan tombol Hati Untuk memunculkan sebuah gerbang menuju ke babak selanjutnya.
Zidan berlutut dan memberikan Sebuah kunci berbentuk hati untuk membuka gerbang.
Misi Sukses.
__ADS_1
"Selamat datang di babak Ke tiga," tertulis di layar.