
Selamat datang di level berikutnya. Kata sambutan tertulis di layar.
Dalam level itu permainan akan semakin sulit. Namun, semua dilalui dengan beberapa trik yang sudah Zidan sampaikan sebelumnya dan mereka semakin melaju ke babak berikutnya. Di dalam permainan itu ada 10 babak yang harus mereka taklukkan untuk sampai pada sebuah hadiah di mana hadiah itu berupa ribuan koin. Sama halnya dengan Secret partner level sebelumnya jika mereka bisa menukar poin tersebut menjadi rupiah.
Mereka semua terus melihat permainan yang dimainkan ke-20 pemain tersebut, hingga mereka sampai ke babak terakhir hanya 5 orang yang sampai dari 20 orang tersebut termasuk Zidan, Arsy, Nizam, Reza dan satu orang lainnya yang bernama kara.
Ini level terakhir, kita harus bisa menyelesaikan level ini jika kita menginginkan koin tersebut. Kara tetaplah bersama dengan Nizam dan Reza. Mereka akan melindungimu," ucapnya membuat Kara pun mengangguk dan Arsy tetaplah bersamaku kemanapun aku pergi," ucap Zidan membuat Arsy juga ikut mengangguk.
Setelah memastikan semuanya siap, Zidan kembali menekan tombol start yang terakhir dan permainan pun dimulai. Semua semakin menegang melihat permainan yang begitu apik yang dimainkan kelima orang tersebut, sementara itu memet yang tak diberi kesempatan untuk ikut terus saja menggerutu di barisan penonton. Namun, Ia juga ikut menegang menyaksikan pertandingan teman-temannya.
Waktu yang diperlukan untuk menaklukkan babak itu hanya 20 menit. Jika mereka tak berhasil menaklukkan tantangan dalam 20 menit mereka akan dinyatakan kalah dan Salah satu syarat agar mereka bisa menemukan tombol hati untuk membuka gerbang yaitu dengan membunuh semua para musuh mereka yang memiliki lambang hati di dadanya dan dalam permainan itu ada sekitar 50 simbol hati di dada musuh dari sekitar 1000 musuh.
__ADS_1
Setelah bermain selama 16 menit jumlah mereka masih utuh.
"Kita masih harus mencari satu musuh yang memiliki simbol hati, sedangkan waktu kita hanya tersisa 3 menit lagi untuk kita menemukan satu hati untuk membuka gerbang," jelas Riza.
"Sebaiknya kita berpencar untuk mencarinya, untuk mempersingkat waktu pencarian kita dan pastikan kalian tetap selamat selalu berhati-hati," ucapnya membuat mereka kemudian menyebar termasuk Arsy Ia juga berpisah dengan Zidan.
Setelah berpisah l 1 menit pertama Kara dan Riza gugur.
Kini tersisa satu menit lagi dan Zidan berhasil menemukan hati terakhir.
"Aku sudah menemukan simbol hatinya, cepat ke tempat di mana gerbang muncul," ucapnya selain memberi instruksi pada Arsy membuat Arsy langsung bergegas berlari menuju ke tempat yang diminta oleh Zidan. Waktu mereka tersisa beberapa detik lagi. Namun, begitu akan sampai sebuah tembakan mengarah pada Arsy. Zidan melihat orang yang menembak Arsy. Namun, pelurunya sudah terlanjur dilepaskan dan Zidan tak punya pilihan lain ia melompat dan langsung menjadikan tubuhnya untuk melindungi Karakter Arsy agar tak tertembak. Semua berteriak saat animasi Zidan juga sudah hilang dari layar. Kini tinggal Arsy seseorang Ia pun menekan tombol hati untuk membuka gerbang dan dengan ragu-ragu Arsy pun masuk ke level terakhir.
__ADS_1
Arsy kemudian dinobatkan menjadi ratu, mendapatkan mahkota kemudian juga mendapatkan sebuah sayap emas serta ribuan koin yang jatuh langsung ke tabungan memenuhi poin-poin dari akun little Princess.
Tak lama kemudian animasi Zidan kembali muncul dengan membawa setangkai bunga mawar. Membuat fokus semua orang yang tadinya sudah buyar kembali fokus pada layar.
Animasi Zidan berlutut memberikan bunga ter sebut di hadapan Arsy dan menampilkan. Sebuah tulisan pun muncul. "Maukah kau menjadi kekasihku?" membuat semua yang ada di gedung itu berteriak menyaksikan keromantisan yang dibuat oleh Zidan. Menembak seorang wanita di dalam sebuah game online.
Arsy kejut. "Apakah itu bagian dari game?" tanyanya.
Zidan kembali mengetik sesuatu di keyboard-nya, ia menekan sebuah tombol dan tulisannya itu kembali tampil di layar.
'Ini serius. Aku benar-benar mencintaimu sejak pertama kali melihatmu dan aku ingin kau menjadi kekasihku dan kelak menjadi ibu dari anak-anakku," kata-kata Zidan pun kembali membuat semua histeris termasuk Mikaila yang duduk di samping suaminya begitupun dan Diandra.
__ADS_1
Gavin dan Rafiz langsung melihat ke arah Bram. Namun, mereka melihat jika Abraham Wijaya itu terlihat tenang bahkan ada garis senyum yang terlihat tipis di bibirnya, membuat Rafiz bernafas lega. Sepertinya misi anaknya itu berhasil.