
Tepat pukul 5.15 sore pesawat Korean Air yang membawa mantan pangeran Lee Yuk mendarat di bandara Incheon.Tidak ada acara penyambutan khusus,hanya ada seorang staf Istana yang dimirim oleh Chae Lin yang menjemputnya.
"Selamat Kembali Tuan" sapa Staf Istana
"Akhirnya bisa pulang ke rumah" jawab Lee Yuk.
"Silahkan Tuan,mobil sudah menunggu".jelas Staf mempersilahkan Pangeran Lee yuk dan Keluarga kecilnya untuk ikut bersamanya.
"Baiklah,terima kasih"
Dua buah mobil yang membawa keluarga kecil Lee Yuk meninggalkan Bandara Incheon menuju ke Istana.Sebagai anggota keluarga Kerajaan Pangeran Lee Yuk masih bisa berhak berkunjung ke Istana atas kemauannya sendiri,jika ada kejadian Khusus seperti pemakaman atau Ulang tahun anggota keluarga Kerajaan,sedangkan jika ia ingin secara pribadi mengunjungi Istana tanpa adanya hal Khusus maka ia membutuhkan izin dari Ratu.Segala hak istimewanya di Istana sudah hilang dan ia sudah tidak dapat menginap lagi di Istana kecuali ada undangan dari Ratu sebagai seorang tamu dan hanya boleh tinggal di Paviliun Khusus tamu Kerajaan.
Satu jam kemudian mantan Pangeran Lee Yuk tiba di Istana,ia dan keluarga kecilnya langsung menuju ke Aula Istana tempa Yang Mulia Ratu Hye Min disemayamkan.
Lee Yuk dan keluarga kecilnya langsung bersujud memberikan hormat,setelah itu seorang penjaga peti jenazah memberikan beberapa pita putih dan juga baju duka untuk dipergunakan oleh Lee Yuk esok hari pada saat Prosesi,sebagai bagian dari keluarga Kerajaan.
"Adik akhirnya kamu sudah bebas dari menahan sakitmu,sekarang kamu sudah bisa hidup tenang bergabung bersama para Leluhur kita" Ucap Lee Yuk.
Kemudian rombongan keluarga Lee Yuk,bergegas untuk menuju ke Paviliun Tamu Kerajaan,Shiyung mengundang Lee Yuk dan Keluarga kecilnya untuk makan malam bersama di Istana Raja pada jam 7 malam sekaligus mau memperkenalkan Leeyung anaknya.
Dokter baru saja membuka infus di tubuhnya Chandini ,setelah para Dokter Istana melihat Chandini sudah dalam kondisi sehat.
"Nona,setelah ini ada beberapa obat herbal yang harus nona minum,ini untuk mengembalikan kebugaran nona".ujar Dokter dalam bahasa Inggris.
"Baik Dokter,terima kasih" jawab Chandini.
"Lee,aku ingin mandi,bisakah tolong mencarikan pinjaman baju?"
"Baiklah ,aku akan menyuruh para pelayan menyiapkan keperluan mandi untukmu,untuk bajunya kamu tidak perlu meminjam".
Lee sudah mengetahui,jika kelak Istana akan menjadi rumahnya,dan ia juga tahu jika ia dapat mempergunakan apapun.
"Tolong persiapkan keperluan untuk nona mandi !" perintah Lee kepada para Pelayan.
"Baik Yang Mulia" jawab Kepala Pelayan yang berjaga di Kamarnya Chandini.
__ADS_1
"Tolong juga persiapkan baju ganti untuk nona Chandini !" perintah lanjutan Lee.
"Segera Yang Mulia" jawab Kepala Pelayan.
Kepala Pelayan dan para pelayan kemudian mulai pergi untuk mempersiapkan keperluan mandi untuk Chandini,mereka ada yang pergi mengambil pakaian dan ada juga yang menyiapkan air hangat ke dalam Bathub,dan ada pula yang memasang lilin-lilin aroma therapi di sekitar Bathub.
Tak lama kemudian mereka melaporkan kepada Lee jika semua sudah siap.
"Yang Mulia semua sudah siap"
"Aku pergi keluar kamar dahulu,nanti disini ada pelayan yang membantu kerluanmu"jelas Lee kepada Chandini.
:
Chandini segera berjalan menuju ke kamar mandi dengan dipandu oleh para pelayan Istana.Mereka semua memperlakukan Chandini bak seorang Permaisuri Raja.
Sementara itu di Kantor Pusat Partai Hijau,Ketua Hyun In sedang berdiskusi dengan para anggota Partainya.Mereka menghadapi dilema,apakah akan tetap mendukung Ketua Dong Mun,atau berpindah haluan mendukung Perdana Menteri Jung,atau berdiri netral.
"Ketua,menurut pendapat saya sebaiknya kita berdiri netral,setidaknya kita bisa meredam kemarahan Ketua Dong Mun" jawab Gon Suu yang menjabat sebagai Sekretaris Partai Hijau.
"Lalu apakah langkah tuan selanjutnya?" tanya mereka semua.
"Ini masih kupikirkan,tidak semudah itu untuk meninggalkan Ketua Dong Mun " Jawab Hyun In ketua Partai Hijau.
Kembali ke Tuan Pandu yang sudah berada di Markas Rahasianya di hutan yang mempunyai akses rahasia menuju ke pantai Kubu.
"Terima Kasih Tuan Surya atas niat bantuannya,akan tetapi saya masih dapat mengatasi masalah saya sendiri,jika nanti membutuhkan,saya akan menghubungi anda" jawab Tuan Pandu kepada Ketua Surya.
Tuan Surya adalah seorang pemimpin Mafia bawah tanah yang sangat besar,ia memimpin dunia bawah tanah secara Nasional,akan tetapi ia tidak akan pernah bisa memasuki Pulau Bali,dikarenakan Tuan Pandu sebagai Pemimpin Mafia lokal disana tidak memberikan jalan.
Segala daya upaya digunakan oleh Tuan Surya,akan tetapi dengan karakter budaya masyarakat Bali yang kental dan Kuat dan sangat berbeda,mereka tidak berdaya untuk bisa memasuki Pulau Bali.
"Sialan Pandu,sungguh sombong sekali dia,semoga nanti dia tertangkap"Umpat Tuan Surya setelah menutup ponselnya.
Tuan Surya tadi merayu Tuan Pandu agar di berikan izin untuk sedikit memasukkan barang-barang haramnya ke Pulau Bali,sebagai imbalannya ia akan memberikan keamanan kepada Tuan Pandu jika ia mau bersembunyi keluar dari Pulau Bali,akan tetapi semua itu ditolak oleh Tuan Pandu.
__ADS_1
"Surya,tidak semudah itu,sampai kapanpun tidak akan pernah aku mengijinkanmu memasuki Bali"ujar Pandu.
"Lapor Bos" lapor salah seorang anak buah Pandu.
"Iya "
"Kapal Barang kita sepertinya akan menunda pengiriman,situasi sekarang sedang tidak kondusif,banyak Patroli" jawab anak buah.
"Biarkan kapal merapat,ubah haluan ke Nusa Dua,biarkan tertangkap ",Perintah Pandu.
"Tapi Bos"
"Sudah ,tidak ada tapi,lakukan saja" perintah Pandu.
Pandu berpikir lebih baik ia rugi puluhan milyar lagi,akan tetapi penangkapan kapal itu setidaknya dapat mengalihkan perhatian Polisi kepada dirinya.
"Carikan orang yang mau bertanggung jawab,berikan beberapa Milyar untuk keluarganya" ucap Pandu.
"Baik Bos" jawab anak buahnya.
Sementara itu di Istana Shiyung sedang berbicara kepada Lee.
"Bagaimana dengan keadaan Chandini? tanya Shiyung yang belum sempat menjenguk Chandini,sebab tadi ia sibuk banyak urusan yang harus ia selesaikan.
"Chandini sudah sangat sehat Ma,ia sekarang sudah bisa mandi"
"Jika Chandini sudah sehat,ajak ia makan malam bersama-sama Pamanmu Lee Yuk,Pamanmu tadi sudah datang"
"Baik Ma"
"Nanti sebelum jam 7 malam kalian harus sudah berada di meja makan" perintah Shiyung.
"Iya Ma"
"Lebih baik sekarang kamu mandi dan bersiap diri Lee,dan sebelumnya jangan lupa katakan kepada pelayan Chandini agar mereka memberikan baju untuk makan malam" Lee diingatkan Oleh Shiyung agar segera membantu mempersiapkan Chandini.
__ADS_1