Princess Hours Ke 3.

Princess Hours Ke 3.
26.


__ADS_3

Shiyung menyangka jika Chandini sudah paham maksud dari perkataannya,akan tetapi ia ternyata salah.


"Maksud Tante bukan seperti begitu nak,tapi begini akan Tante jelaskan sedikit.Rumah besar ini adalah termasuk cagar budaya negara,jika tidak ada pemiliknya bangunan ini akan diserahkan kepada negara,sedangkan bangunan ini adalah warisan dari leluhur Lee.Jadi agar rumah ini tidak jatuh kepada negara dan masih dimiliki oleh garis keturunan keluarga Lee maka Lee harus menempatinya,dan jika akan menempatinya harus didampingi oleh pasangannya atau seorang istri sebagai Nyonya Rumah ini" jelas Shiyung.


"Maksud Tante Lee harus segera menikah?" tanya Chandini.


Chandini merasa sakit sekali hatinya,mendengarkan bahwa Lee,pria yang dicintainya secara diam-diam akan dinikahkan oleh ibunya,dan pastinya Lee pasti akan dinikahkan dengan seorang gadis yang sederajat dengannya.


"Chandini ikut senang Tante jika ternyata Lee akan segera menikah" jawab Chandini berusaha tegar,akan tetapi ia berusaha menahan air matanya.


Shiyung masih merasa bingung dengan Chandini yang masih salah arti dari perkataannya.


"Maksud Tante adalah seminggu lagi Tante sekeluarga dan Lee akan mengantarmu pulang,sekaligus ingin melamarmu untuk Leeyung anak Tante" jelas Shiyung to the point.


"Apa..,jadi ternyata Tante ingin menikahkan Chandini dengan Lee?,tapi tan..."Chandini sedang berkata dan belum selesai bicaranya kemudian tiba-tiba Shiyung memotongnya.


"Tante mohon Chandini bersedia,Tante bersedia akan berlutut di depan Chandini agar Chandini mau segera menikah dengan Lee" Shiyung memohon ia rela melakukannya untuk berlutut demi kelangsungan Kerajaan yang telah didirikan oleh para leluhur Lee


Lee Yuk yang sering sekali Ke Indonesia dan sedikit paham bahasa Indonesia akhirnya juga ikut berkata.


"Paman dan keluarga juga akan ikut berlutut dengan Mama Lee" kata Lee Yuk sambil berjalan mendekati Chandini untuk berlutut.


"Mama..." teriak Leeyung tidak menyangka akan perjuangan keluarganya.

__ADS_1


Beberapa pengawal Kerajaan diantaranya Dok Su dan Pelayan Istana yang ada disitu ikut terkejut,mereka tidak pernah menyangka jika seorang Yang Mulia Putri Shin Chae Lin dan mantan Pangeran Lee Yuk bersedia berlutut terhadap seorang anak gadis demi kelangsungan Kerajaan dan kebahagiaan Rakyat.


"Maaf Tante dan Paman,kalian semua tidak perlu berlutu,tadi bukan maksud Chandini untuk menolak,akan tetapi Chandini hanya terkejut saja,dan tidak menyangka akan secepat ini Chandini harus menikah.Chandini bersedia menikah dengan Lee asalkan orang tua Chandini setuju" jawab Chandini.


"Terima Kasih nak,Tante sangat senang sekali Chandini sekarang sudah menjadi anak Tante...,bukan mulai saat ini panggil Tante Mama ya sayang" ucap Shiyung senang.


"Tapi Tante,orang tua Chandini" tanya Chandini.


"Bukan Tante,tapi Mama" jelas Shiyung.


"Iya Tan..ehh Mama" jawab Chandini.


"Kamu tidak perlu khawatir sayang,tadi Mama sudah berbicara dengan orang tuamu,dan mereka sudah setuju" jelas Shiyung senang.


Lee sangat senang sekali jika Chandini telah menerima lamaran dari Keluarganya,kemudian ia langsung memeluk Chandini dan mereka saling berpelukan bahagia.


"Lee cuma peluk Chandini karena senang kok Ma,kita tidak melakukan apa-apa.Mama tidak perlu khawatir,Lee paham Kok Ma"jawab Lee membela dirinya.


Akhirnya semua sekeluarga senang karena mendapatkan seorang calon keluarga baru.Dok Su dan para pelayan yang ada diruangan itu ikut senang.


"Saya harus melaporkan kepada Komandan agar memperlakukan Nona Chandini sebagai Super VVIP,sebab Ia akan menjadi Permaisuri selanjutnya" gumam Dok Su dalam hatinya.


Sementara itu Shiyung langsung menghubungi Sekretaris Im,melalui ponsel anti sadapnya.

__ADS_1


"Selamat malam Yang Mulia" jawab Sekretaris Im.


"Segera hubungi Jakarta untuk meminta izin jika kita akan melakukan prosesi lamaran secara Kerajaan dalam tujuh hari,untuk melamar nona Chandini di Bali" perintah Shiyung.


"Baik Yang Mulia akan segera saya laksanakan" jawab Sekretaris Im uang juga ikut merasa senang.


Sementara itu di Istana Negara diJakarta jam sudah menunjukkan Pukul 6.30 malam.Perbedaan waktu di Jakarta dan Seoul adalah 2 jam lebih cepat di Seoul.


Menteri Sekretaris Negara menerima sebuah telefon dari sejawatnya Sekretaris Negara Korea melalui saluran Khusus antar negara.


"Selamat Malam sahabatku Menteri Sujarwo,apa kabar?" Sapa Sekretaris Kerajaan Korea.


"Selamat malam juga sahabatku Menteri Im,kabar kami di Jakarta semua baik sekali,bagaimana dengan kabar anda di Korea?,Bapak Wakil Presiden kami sekiranya akan tiba dalam 5 jam lagi di Seoul,untuk melayat Yang Mulia Ratu Hye Min"jawab Menteri Sujarwo kepada kerabatnya Sekretaris Kerajaan Korea Menteri Im.


"Kabar Kami di Seoul sangat baik,dan Perdana Menteri Jung langsung nanti yang akan menyambut Wakil Presiden Sri Yani,sebab Yang Mulia Putri Shin Chae Lin telah memerintahkan secara langsung,selain itu maksud saya menghubungi anda,kami ingin meminta izin kepada Yang Mulia Presiden"Jelas Sekretaris Im.


"Izin apa yang kami bisa bantu sampaikan kepada Bapak Presiden, Tuan?" tanya Menteri Sujarwo.


"Sebenarnya ini sangat mendadak sekali dan mungkin akan merepotkan negara anda,Saya diperintahkan oleh Yang Mulia Tuan Putri Shin Chae Lin untuk meminta izin kepada Presiden anda bahwa kami akan melaksanakan sebuah prosesi lamaran secara besar,yaitu secara Kerajaan terhadap nona Chandini yang menjadi salah satu warga negara anda di Bali untuk dilamar oleh Yang Mulia Putra Mahkota Leeyung pada saat lamaran Putra dari Almarhum Putra Mahkota Lee Sing dan Yang Mulia Putri Shin Chae Lin yang pada saat proses lamaran akan bertindak sebagai Wali dari Raja" kata Sekretaris Im.


"Lalu apa yang bisa kami bantu Tuan Im?" tanya Menteri Sujarwo.


"Kami ingin sekali dan merasa terhormat jika Bapak Presiden mau bersedia menjadi saksi dalam acara lamaran nanti bersama dengan Perdana Menteri Jung,sedangkan dari pihak Keluarga kami sebagai Wali adalah Tuan Lee Yuk Paman dari Yang Mulia Oangeran Lee Yung.Kemungkinan nanti akan ada ratusan ribu warga kami yang akan datang ke Bali mengantarkan calon Raja mereka dalam prosesi acara lamaran,dan ini tentunya akan merepotkan negara anda,jika anda berkenan kami juga bersedia membantu menjaga ketertiban warga kami disana,termasuk acara Pernikahan tiga bulan setelahnya yang akan dilaksanakan di Bali dan selanjutnya di Seoul" mohon sekretaris Im.

__ADS_1


"Baiklah setelah ini saya akan sampaikan kepada Bapak Presiden segera,jawaban dari Presiden akan segera saya sampaikan dengan anda segera" jawab Menteri Sujarwo.


"Baiklah,Tuan Menteri,saya mengucapkan banyak Terima Kasih,mengenai permohonan secara resminya akan segera kami kirimkan" jelas Sekretaris Im.


__ADS_2