
Yoga dan Tae Won sedang memulai gerakan pemanasan sebelum berlari di Taman.
"Tuan Won,apakah anda sering kemari?" tanya Yoga
"Dulu sebelum saya masuk militer,saya sering pergi kemari" ucap Tae Won sambil mengingat ketika ia dan Hae Rin gadis yang dicintainya itu berjanji untuk kembali ke gembok cinta mereka tepat minggu yang lalu.
TENTANG HAERIN dan TAE WON...
Hae Rin seorang wanita yang berasal dari sebuah desa nelayan kecil di Tongyeong daerah yang kaya akan masakan ikan lautnya.Semenjak awal SMA ia sudah berpacaran dengan Tae Won,hanya saja orang tua Tae Won tidak menyetujui mereka.
Kita akan mengenal lebih dari dekat Tae Won,seorang perwira dengan pangkat Letnan Pasukan Khusus termuda di angkatannya.Tae Won adalah anak paling terkecil dari dua bersaudara,ia mempunyai seorang kakak perempuan yang bernama Tae Lin sedangkan Ayahnya adalah Tae Sung pemilik dari beberapa Mall di Korea.Bisa dibilang ia adalah seorang Chaebol atau biasa disebut sebagai anak seorang konglomerat.
Hubungan keduanya sangatlah lucu dan romantis,akan tetapi juga sangat menyakitkan,hingga pada akhirnya Tae Won rela melepas gelar Chaebolnya dan menjadi seorang tentara demi mensejajarkan dirinya Hae Rin.
Kembali ke cerita...
"Baiklah...,siap...,ayo kita mulai!" ucap Yoga yang mulai mengajak Tae Won untuk berlari mengelilingi taman.
"Baiklah Tuan,saya siap" jawab Tae Won
Tae Won dan Yoga kemudian berlari sambil mendengarkan musik melalui Headset di telinga mereka,hanya saja Headset Tae Won berbeda karena akan menghentikan musiknya secara otomatis jika ada kabar darurat.
Sementara itu di ujung bagian lain taman,Yukino sudah memulai berlari,ia juga mempergunakan headset untuk mendengarkan musik,lagu berbahasa Korea milik dari artis BTS.
Sementara itu Hae Rin baru saja berjalan dengan sangat lesu di taman Namsan ,tampak ia memegang gembok cintanya sambil menangis sedih,Hae Rin masih terus memegang erat gembok tersebut,air mata semakin menetes di pipinya.
"Mengapa aku hanya bisa selalu mempercayaimu.." gumam Hae Rin sedih
"Tae Won,jika kamu memang sudah tidak ingin bersamaku,setidaknya kamu bisa datang dan mengatakannya langsung kepadaku" gumam Hae Rin dalam lamunan.
__ADS_1
Flash Back malam hari di NamsanTower...
Hae Rin tampak berjalan sedih sambil menuju ke tempat ia menaruh gembok cintanya bersama Tae Won,sebelumya tiga hari yang lalu ia datang ke tempat itu dengan perasaan gembira dan senang,sebab 3 tahun yang lalu mereka berjanji akan bertemu kembali di tempat ini.
Pada saat itu Tae Won yang ternyata sebagai anak yang jenius,ia bisa menyelesaikan sekolahnya setahun lebih cepat sehingga pada akhirnya Hae Rin menjadi berada satu tingkat di bawahnya.
Di akhir kelulusannya Tae Won berkencan dengan Hae Rin dan mereka menaruh gembok cinta mereka kemudian mereka membuang kuncinya seauai tradisi di Namsam Tower akan tetapi mereka masih menyimpan kunci serepnya sebagai tanda pengingat mereka agar mereka selalu setia.
Tae Won berjanji pasti akan datang.Pada saat meninggalkan Hae Rin,Tae Won mengatakan ia dipaksa dikirimkan oleh orang tuanya untuk kuliah di bisnis di Harvard,Tae Won berjanji akan menyelesaikan kuliah dalam 3 tahun,karena ia merasa mampu dan cerdas.yang sebenarnya ini adalah alasan Tae Won, karena ia diterima pendidikan perwira di angkatan bersenjata Kerajaan.Tae Won masuk militer hanya demi Hae Rin agar mereka bisa sejajar dan kemudian orang tuanya tidak bisa menarik paksa dirinya untuk keluar dari militer Kerajaan untuk meneruskan bisnis mereka.
Sekitar 3 hari yang lalu Hae Rin sangat senang sekali karena tepat jam 9 malam ia akan segera bertemu dengan Tae Won,akan tetapi ia sudah menunggu hingga pagi hari Tae Won belum juga tampak.
"Apakah ia sudah melupakanku,tapi gembok ini masih terkunci rapat" gumam Hae Rin sedih.
"Ataukah ia sudah ada yang lainnya hingga tidak memperdulikan gembok ini lagi" gumam Hae Rin kembali.
Hae Rin terus menunggu, selama dua hari setiap malam ia datang ke Namsan Tower,hingga di hari ketiga ia akhirnya menginap di Namsan Tower dan di pagi harinya ia membuka gembok miliknya dan membawanya pergi bersama cintanya yang telah kandas.
"Drt..drt..drt.."bunyi suara ponsel Hae Rin
"Sudah dua hari kau tidak pergi bekerja,aku mencarimu di kantormu,mereka bilang kau sedang cuti,apakah kau sedang berada di Tongyeong?"Ucap Jong Su,sahabatnya yang juga ternyata mencintainya secara diam-diam.
"Tidak a..aku berada di Namsan Park" jawab Hae Rin dengan sura seperti orang yang habis menangis.
"Sepertinya kamu habis menangis,aku akan datang menjemputmu,tunggu aku dalam 20 menit di gerbang timur taman" ucap Jong Su.
"Baiklah" jawab Hae Rin pasrah.
Hae Rin segera berdiri,ia tampak lelah dan lesu,ia juga dalam keadaan lapar.Hae Rin kemudian kembali berjalan ke arah gerbang taman timur.
__ADS_1
Yoga sedang berlari serius dengan Tae Won,kemudian menjelang taman gerbang taman timur Tae Won melihat Hae Rin dari jarak yang lumayan jauh sedang berjalan mendekati gerbang taman timur yang mempunyai pemandangan Namsan Tower.
"Tuan Yoga..!" panggil Tae Won sambil memberikan tanda agar Yoga melepaskan Headsetnya.
"Iya Tuan Tae Won" jawab Yoga.
"Bisakah kita berlari ke arah gerbang timur?"
"Silahkan di depansaya akan mengikuti,anda yang lebih paham tempat ini"jawab Yoga mempersilahkan Tae Won.
Di saat yang bersamaan Yukino sedang asik berlari kemudian tali sepatunya terlepas ia segera duduk berjongkok untuk merapikan tali sepatunya.
"Sial,Kenapa tali ini bisa lepas,aku harus menyambungnya kembali" ucap Yukino
Kemudian Tae Won yang sedang berlari dan yoga menempel ketat dibelakangnya hingga tidak melihat Yukino,sebab tubuhnya terhalang oleh Tae Won.
"Aduhh..." teriak Yukino setelah Tae Won menabrak dirinya.Tae Won tidak melihat ada Yukino dibawah sebab pandangannya sedang tertuju kepada Hae Rin.
"Maafkan saya Nona" ucap Tae Won sambil berlari terburu-buru demi mengejar cintanya.
Yukino kemudian memberikan tanda baik-baik saja tanpa menoleh ke belakang,dikarenakan ditabrak oleh Tae Won headset sebelah telinga Yukino terlepas,kemudian Yoga berbicara dengannya.
"Maafkan kawan saya Nona,sepertinya ia sedang mengejar sesuatu,saya permisi" ucap Yoga cepat dalam bahasa Inggris,kemudian ia segera berlari mengejar Tae Won,karena ia tidak mau jika tertinggal dan tersesat di negara orang.
"Sepertinya suara itu tak asing..apakah mungkin?" gumam Yukino,sebab sewaktu Yoga sedang meminta maaf Yukino tidak menolehkan wajahnya,ia sedang membetulkan headsetnya yang terlepas,akan tetapi masih sempat memberikan tanda OK.
Yukino segera menoleh ke belakang,akan tetapi Yoga sudah berlari jauh dan tubuhnya Yoga sudah tertutup oleh banyak orang yang sedang berjalan di taman Namsan.
__ADS_1
Semakin banyak Pemain bukan..Author berharap pengertiannya untuk meluangkan waktu untuk memberikan sedikit Like atau Komennya...terima Kasih....