Princess Hours Ke 3.

Princess Hours Ke 3.
45.


__ADS_3

Suasana di ruangan Emperor Garden restoran Heaven Garden menjadi penuh keakraban,Tae Won sangat menghargai Yoga karena sifat rendah hati Yoga.


"Kak Tae Lin,Terima kasih sekali atas jamuannya,ini sangat berlebihan bagi saya"ucap Yoga.


"Ini sudah seharusnya,jika bukan karena Tuan Yoga,saya belum tentu akan berjumpa dengan adik kesayangan yang satu ini,kami sudah tidak berjumpa selama 3 tahun"ungkap Tae Lin.


"Masalah ini sebenarnya sangat pelik tuan,selain itu saya harus menjalani sekolah pendidikan Perwira kerajaan selama 3 tahun dan baru satu bulan ini saya bertugas"ucap Tae Won.


"Dik,bagaimana kabarnya Hae Rin?"


"Sudah tiga tahun kami tidak berjumpa,hanya saja tadi di Namsan...ah sudahlah Kak,ini mungkin memang karena salahku"sesal Tae Won.


Tae Won seharusnya berjumpa dengan Hae Rin malam itu,ia sudah mengajukan cuti pada hari itu,Hanya saja malam itu Sekretaris Im menahan semua cuti,karena ia ditugaskan untuk menjemput Yang Mulia Putri Shin Chae Lin di Bali.Sekarang dengan semakin sibuknya menjelang penobatan Pangeran Leeyung maka ia menjadi semakin bertambah sibuk.


"Apakah gadis yang tadi di Namsan,sepertinya ada sesuatu diantara mereka?"gumam Yoga.


"Kakak sangat mendukungmu dengan Hae Rin,semoga kalian ada jalan.Kamu jangan kalah oleh perasaanmu,yakinlah jika kalian saling mencintai pastinya akan berjodoh"ucap Tae Lin.


"Tapi Ayah..."Tae Won ragu.


"Ayah adalah panutanmu yang harus kamu hormati,tapi Hae Rin adalah masa depanmu yang akan kamu jalani".ucap Tai Lin.


"Sungguh senang rasanya jika mempunyai kakak seperti ini" gumam Yoga yang hanya menebak apa yang sedang mereka bicarakan.


"Tuan Yoga,sepertinya pakain anda rusak akibat kejadian keributan karena kesalahan petugas kami,kami akan merasa terhormat jika kami diberikan kesempatan untuk bertanggung jawab menggantinya"ucap Tae Lin.


"Tidak mengapa,ini hanya baju murah saja"jawab Yoga.


"Ini adalah Emperor Card,anda dapat pergunakan di seluruh jaringan kami.Mohon terimalah sebagai tanda permintaan maaf dari kami" ucap Tai Lin kepada Yoga


"Kartu Emperor..."Tae Won terkejut.


Kartu Emperor adalah kartu tertinggi di grup usaha Ayahnya,hanya lima yang dibuat,dan sudah dua yang dibagikan.Ini artinya Yoga adalah orang yang ketiga.Sepertinya kakaknya ingin membangun relasi dengan Kerajaan melalui Yoga.

__ADS_1


"Maafkan saya Kak,saya tidak dapat menerimanya"ucap Yoga menolaknya.


"Ini hanyalah kartu biasa saja sebagai bagian dari promosi usaha kami"Kata Tae Lin berbohong sambil memaksa agar kartu yang terbuat dari emas murni itu diterima oleh Yoga.


"Baiklah jika memang tujuannya untuk itu saya akan menerimanya,terima kasih" kata Yoga.


Tepat pukul 9 pagi,acara makan sudah selesai,Tae Won dan Yoga sudah berpamitan dengan Tae Lin,mereka sudah berada kembali di Istana.


Setibanya di istana,Kak Yosia memberitahukan agar mereka semua harus bersiap,sebab mereka semua akan diajak pergi oleh Shiyung dan Lee berwisata.


"Kamu bersiaplah 20 menit lagi kita akan segera dijemput"kata Yosia kepada Yoga.


"Baiklah,saya akan mandi sebentar"jawab Yoga bergegas.


Tepat pukul 10 pagi rombongan Kerajaan bergerak menuju ke bandara Gimpo.Ssangat pesawat jet Kerajaan sudah menunggu mereka.


"Kita akan menuju ke Jeju"ucap Shiyung kepada semua rombongan.


"Pulau Jeju,benarkah.."gumam Chandini dalam hati,sebab selama ini ia hanya pernah mendengarnya dari cerita temannya yang berbicara dengan temannya yang lain di sekolah.


"Aku hanya ingin kita bisa bersama dimanapun itu,sudah lebih dari cukup"jawab Chandini.


Satu jam perjalanan akhirnya rombongan Kerajaan tiba di Pulau Jeju.Ini adalah perjalanan yang dirahasiakan,tidak ada pejabat lokal yang menjemput mereka.


Iringan mobil Kerajaan akhirnya pergi menuju ke sebuah restoran tepi pantai yang berada di pulau itu.Ternyata disana sudah menunggu Dong Chan salah seorang pemilik restoran tepi pantai yang sederhana itu bersama suami dan seorang putranya.


Dong Chan adalah sahabat Shiyung di sekolah.Ia telah lama menetap di Jeju dan mulai membuka usaha restoran kecil disini.


"Chae Lin...."teriak Dong Chan terkenal sangat imut,lucu dan polos saat mereka masih sekolah.


"Apa kabarmu,Dong chanku?" tanya Shiyung


"Baik,bagaimana kamu tega hingga tidak pernah memberi kabar?"

__ADS_1


"Maafkan aku,kedepannya kita tidak akan putus kabar lagi,aku janji" ucap Shiyung.


"Jika begitu,ayolah kita duduk di dalam,aku sudah menyiapkan hidangan untuk kalian semua.


Shiyung mengenalkan rombongannya kepada Dong Chan.kemudian mereka semua saling bercerita mengenai memori di sekolah.


Dua jam sudah mereka saling melepas rindu,akhirnya saatnya berpamitan.Tak lama kemudian rombongan Kerajaan telah berada di sebuah pegunungan yang pernah dijadikan tempat syuting film Kdrama.Lee tampak berjalan berdua bersama dengan Chandini.


"Ayo kita duduk di kursi itu"ajak Lee kepada Chandini.


"Baiklah, aku juga sangat lelah,ini jalannya lumayan menanjak" kata Chandini.


Kemudian mereka duduk di sebuah bangku kosong.Lee menggenggam tangan Chandini.


"Aku sangat berharap bisa seperti Ini setiap saat denganmu" ucap Lee.


"Aku berjanji kelak kita akan kembali ke bangku bersama-sama dengan anak-anak kita kelak" kata Lee berjanji.


"Aku berharap hal yang sama,Lee"ucap Chandini yang kemudian menidurkan kepalanya di bahu Lee, sambil menatap pemandangan indah di depan mereka.


"Yang Mulia,sudah saatnya" ucap salah seorang pengawal mereka 10 menit kemudian


"Baiklah ayo sepertinya Mama sudah menunggu kita"ajak Lee kepada Chandini.


"Bisakah sejenak kita disini,aku masih ingin menikmatinya sejenak"pinta Chandini.


Lee membiarkan Chandini sebentar untuk menikmati suasana yang tidak pernah mereka nikmati.Hingga lima menit kemudian akhirnya mereka bergegas turun dan berkumpul kembali ke dalam rombongan.


"Baiklah ayo kita berfoto bersama"ajak Shiyung kepada semua.


Akhirnya mereka semua berfoto,sekaligus mengakhiri perjalanan mereka di Jeju. Besok mereka akan menghadapi hari yang akan sangat melelahkan,yaitu acara penobatan Lee.


Pesawat jet Kerajaan sudah menunggu mereka untuk kembali membawa mereka ke kota Seoul.Di dalam pesawat mewah itu,Yoga sempat membuat video perjalanan mereka semua.

__ADS_1


Setibanya di bandara Gimpo,rombongan segera bergegas menuju ke Istana,kemudian Tepat pukul 7 malam mereka akan segera makan malam bersama,untuk kali ini tampak Lee Yuk beserta keluarga kecilnya hadir di meja makan kediaman resmi keluarga Kerajaan.


Tampak makan malam kali ini Salsa tidak bisa ikut,karena masih harus menemani anaknya yang tidak mau ditinggalkan.


__ADS_2