Princess Hours Ke 3.

Princess Hours Ke 3.
25.


__ADS_3

Menjelang acara undangan makan malam keluarga,Pangeran Lee Yuk sengaja mengajak Istri dan kedua orang putrinya untuk bernostalgia di Istana.dua tahun yang lalu Lee Yuk masih mengunjungi Istana atas undangan dari Ratu Hye Min akan tetapi ia hanya datang sendirian tanpa istri dan kedua Putrinya.


Flash Back On dua tahun yang lalu...


"Kakak,Terima kasih sudah mau datang" ucap Ratu Hye Min"


"Sudahlah Yang Mulia,lebih baik fokus memikirkan kesehatan Yang Mulia,Adik Lee Sing sudah bahagia disana bersama para leluhur kita" ucap Lee Yuk.


"Ia adalah satu-satunya saudara kandungku,bahkan lebih dari lima belas tahun kami tidak bertemu" curhat Ratu.


"Iya baru tiga bulan yang lalu Kakak mengunjungi Kafenya dan bertemu dengannya dan Chae Lin secara rahasia,akan tetapi Kecelakaan ini adalah sudah menjadi kehendak langit" cerita Lee Yuk sedih.


"Iya Kakak benar" jawab Ratu.


"Sekarang selanjutnya adalah bagaimana cara Yang Mulia menjaga Chae Lin dan Leeyung kedepannya,hmm...anak itu sudah tumbuh menjadi pemuda yang tampan dan sangat mirip sekali dengan adik Lee Sing" ucap Lee Yuk mengingat-ingat.


Pada saat itu Lee Yuk sudah mengetahui jika Yang Mulia Ratu Hye Min sudah mulai dalam kondisi sakit.Ia tahu jika adik sepupunya itu sangat kesepian ditambah dengan meninggalnya Pangeran Mahkota Lee Sing karena kecelakaan mobil.


Flash Back Off.


Pangeran Lee Yuk menatap ke arah Gazebo tempat ia terakhir kali bertemu dan berbicara dengan Ratu Hye Min.


"Tuan Lee Yuk,silahkan,Yang Mulia Putri Shin Chae Lin sebentar lagi akan menuju Ruang Makan Istana Raja" jawab salah seorang pengawal Istana.


"Baiklah,ayo kita menemui Yang Mulia Putri".ajak Lee Yuk kepada keluarga kecilnya.


Tak lama kemudian mereka tiba secara bersama-sama.Pangeran Lee Yuk sangat senang bertemu dengan Ipar sepupunya Chae Lin,ia melihat Chae Lin datang bersama-sama dengan Leeyung dan juga Chandini.


"Yang Mulia Tuan Putri,Yang Mulia Pangeran" sapa Lee Yuk hormat bersama Istri dan Kedua putrinya.


"Kakak dan Sepupu Ipar,senang bertemu dengan kalian" ucap Shiyung sambil memeluk keduanya.

__ADS_1


Shiyung dan Lee Yuk dan Istri Lee Yuk sudah terbiasa bertemu di kafe Princess Hours 3,akan tetapi mereka bertemu hanya sebagai Penjual dan pelanggan Kafe.di belakang itu mereka bertemu sebagai saudara secara rahasia sewaktu Lee Yin masih hidup.Terkadang mereka janjian bertemu dan duduk-duduk di pantai Kuta saat malam hari dan sudah gelap.


"Lee,sapa Paman dan Bibimu" perintah Shiyung.


"Paman,Bibi senang bertemu dengan kalian".ucap Leeyung.


"Lee wan,Lee Ying salam hormat pada kakak Sepupumu" perintah Lee Yuk kepada kedua Putrinya.


"Kakak Sepupu,Adik senang bertemu" ucap kedua adik sepupu Leeyung.


"Lalu ini pasti Nona Chandini yang kemarin fotonya membuat gempar,sungguh cantik jika melihat aslinya"tebak Lee Yuk dalam bahasa Inggris.


"Paman, Bibi, dan adik-adik senang berjumpa" jawab Chandini.


"Baiklah mari kita semua duduk" ajak Shiyung.


Kemudian para pelayan menyajikan makanan dan suasana seketika hening.


Chandini semakin merasa heran dengan keadaan di sekitarnya,mereka dilayani bak Kerajaan,selain itu Shiyung dan Lee belum memberitahukan kepada Chandini jika mereka adalah keluarga Kerajaan yang sebenarnya.


Tiga puluh menit kemudian acara berpindah ke ruang keluarga.


"Kakak,tiga hari lagi adalah Penobatan Lee Sebagai Putra Mahkota,selanjutnya kami semua pada hari ketujuh setelah masa berkabung akan kembali ke a Bali , Chae Lin berencana melamar Chandini untuk Lee"


"Selamat Ya kepada Lee,semoga acara kalian menjadi lancar dan sukses"jawab Lee Yuk.


"Akan Tetapi Kak,Chae Lin butuh bantuan dari Kakak" Harap Chae Lin.


"Katakanlah selagi Kakak bisa" jawab Lee Yuk.


"Chae Lin berharap Kakak bisa ikut bersama kami ke Bali,sebab menurut adat kebiasaannya adalah yang berbicara saat prosesi untuk lamaran adalah Ayah atau jika tidak keluarga atau Pamannya,Chae Lin harap Kakak bisa disini dan ikut bersama Kami sebagai perwakilan kami" harap Shiyung.

__ADS_1


"Baiklah,bagaimanapun kita adalah keluarga,dan keluarga adalah segalanya,Kakak akan mewakili kalian menghadap keluarga Chandini.Lalu apakah Adik sudah membicarakan masalah ini dengan keluarga Chandini dan juga dengan Chandininya?" tanya Lee Yuk.


"Chae Lin sudah berbicara dengan Keluarga Chandini dan mereka sudah menyetujuinya,hanya saja Chae Lin belum berbicara kepada Chandini,sebab itu Chae Lin mengundang Kakak untuk menjadi saksinya".jawab Shiyung.


"Baiklah kakak akan menjadi saksi dan mendengarkan" ucap Lee Yuk.


Chandini merasa sangat heran jika namanya terus dibicarakan oleh Lee Yuk dan Shiyung,akan tetapi ia tidak paham apa yang dikatakan oleh keduanya.


"Chandini,bolehkah Tante berbicara untuk menanyakan sesuatu hal?" tanya Shiyung kepada Chandini.


"Iya Tante silahkan,jika ada yang bisa Chandini bantu jawab pasti akan Chandini lakukan" jawab Chandini.


"Begini Nak,apakah Tante bisa meminta suatu permohonan yang sangat kepada Chandini?" tanya Shiyung.


"Iya tante katakan saja selagi Chandini bisa bantu Tante" jawab Chadini.


"Begini Chandini tadi sudah lihat bukan jika rumah ini sangat besar?" tanya Shiyung


"Iya tante rumah ini sangatlah mewah dan sangatlah besar"jawab chandini.


"Rumah ini sudah berusia ratusan tahun dan diwariskan secara turun temurun di dalam keluarga kami,jadi dalam adat istiadat kami di Korea bahwa rumah ini tidak boleh dalam keadaan kosong,harus ada penghuninya yang menjadi pemilik rumah ini,sebelumnya adik dari Ayah Lee yang menjadi pemilik rumah ini,ia menggantikan Ayah Lee sebagai pemilik sahnya,Chandini sudah bertemu bukan kemarin dengan wanita yang ada di dalam peti jenazah?,itu adalah Adik dari Ayah Lee" cerita Chae Lin


"Iya Tante,kami tadi sudah melihatnya"jawab Chandini.


"Sekarang Adik dari Ayah Lee sudah meninggal dan selanjutnya rumah ini kembali kepada Ayah Lee,akan tetapi karena Ayah Lee sudah meninggal maka Rumah ini harus di tempati oleh Lee dengan segera sebagai gantinya ,lalu" Shiyung berhenti sejenak untuk memikirkan kata-kata.


"Iya Tante,lalu.."tanya Chandini.


"Lalu menurut peraturannya rumah ini,seorang pemimpin Laki-laki pemilik rumah ini tidak boleh hidup tinggal sendirian,ia harus tinggal bersama pendampingnya yang bertugas menemaninya,apakah sampai disini Chandini sudah paham maksud Tante?" tanya Shiyung.


"Maksud Tante artinya Lee harus ada yang menemani di rumah ini" tanya Chandini.

__ADS_1


"Iya benar sekali,kamu anak yang cerdas" jelas Shiyung senang jika pada akhirnya Chandini mulai mulai paham maksud darinya.


"Lalu maksudnya Lee akan pindah kemari dan Tante akan menemani Lee disini,dan kalian sudah tidak tinggal di Bali Lagi? jawab Chandini yang ternyata salah paham maksud dari Shiyung.


__ADS_2