
Tae Lin,Tae Won dan Yoga memasuki Heaven Garden.Tae Lin mengajak mereka makan di ruangan khusus tertinggi yang sangat hampir mustahil dipergunakan,kecuali untuk keluarga yaitu ruangan Emperor Garden,sewaktu mereka menuju kesana,mereka melewati ruangan yang dipergunakan oleh pemegang Heaven Card.
"Kak,orang itu adalah yang memprovokasi manajer kakak" tunjuk Tae Won kepada Tuan Bong San.
"Bong San..."gumam Tae Lin.
"Jika ia tidak ikut campur bahkan menghina kami,mungkin manajer kakak tidak akan terlalu berlebihan"
"Tae Won sudah berjanji kepada Tuan Yoga agar semua yang terlibat,akan meminta maaf ke teuan Yoga."ucap Tae won.
"Baiklah,nanti kita urus semuanya di dalam" ucap Tae Lin.
Ruang Emperor Garden,adalah ruang makan yang sangat luas,lengkap dengan taman pribadi,selain otu juga ada kolam berendam untuk keluarga dan juga anak-anak.Ruangan ini biasanya dibuka hanya jika ada Tuan besar Tae Sung yang datang bersama keluarganya,atau ia sedang menjamu tamu khusus.Selain Tuan Tae Sung,hanya Tae Lin yang biasa mempergunakannya.Jika ada pihak luar ingin meminjamnya mungkin hanya untuk level menteri keatas.
"Silahkan masuk dan duduk Tuan Yoga" Tae Lin mempersilahkan Yoga dengan hormat.
"Terima Kasih Kak" ucap Yoga sopan tapi berusaha akrab.
"Tuan Yoga tidak perlu untuk sungkan,anggap saja seperti di tempat anda sendiri" ucap Tae Won.
"Iya Tae Won Benar ,Tuan Yoga" ucap Tae Lin.
Tae Lin bertanya-tanya dalam hatinya,mengapa Tae Won sangat menghormati Tuan Yoga .Ia sangat mengenal Tae Won,dan adiknya orang yang sangat cerdas,walaupun penampilan Yoga tidak meyakinkan,akan tetapi ini sudah jelas akan status Yoga dari melihat sikap adiknya,oleh karena itu ia harus menghormatinya seperti di Istana.
"Undang Tuan Bong San kemari" perintah Tae Lin kepada wakil manajer.
" Baik Direktur" ucap wakil manajer.
__ADS_1
"Sekalian juga Hon Sin dan keenam petugas keamanan,bawa kemari segera"
"Baik Direktur" ucap wakil manajer.
Tak lama kemudian Tuan Bong Sun sudah memasuki ruang Emperor Garden.Ia terkejut melihat Tae Won dan Yoga sudah berada di meja makan bersama Tae Lin.
"Selamat pagi tuan Bong San" salam Tae Lin.
"Selamat pagi Direktur Lin,lama tidak berjumpa"ucap Bong San.
"Saya hanya memberitahukan,mulai besok hari keanggotan Heaven Card anda dicabut,selain itu pihak kepolisianakan menangkap anda, silahkan anda boleh menunggu disini atau dirumah anda" ucap Tae Lin.
"Direktur Lin,maafkan saya..jangan cabut keanggotaan saya,saya perlu memakainya untuk berbisnis,mengapa saya harus ditangkap juga dan apa salah saya,apakah anda harus membela orang rendahan seperti mereka?Tanya Bong San sambil meminta maaf akan tetapi masih sedikit angkuh.
"Ini adalah Tae Won adik kandung saya,dan ini adalah Tuan Yoga,ia adalah tamu Kerajaan"
"Tuan Tae Won,Tuan Yoga ,tolong maafkan saya,saya tadi hanya terprovokasi oleh manajer Hon Sin"Bong San memohon sambil berlutut.
"Sekarang silahkan anda keluar dari ruangan ini,Pelayan antar Tuan Bong San keluar" usir Tae Lin.
"Direktur Lin...Direktur Lin...tolong bantu saya..Direktir Lin.."mohon Bong San sambil ia ditarik keluar oleh para pelayan.
"Pelayan,segera bawa masuk manajer Hon Sin dan 6 petugas keamanan itu" perintah Tae Lin.
Kemudian keenam petugas keamanan beserta Hon Sin masuk ke dalam ruangan.Wajah mereka tampak ketakutan.
"Kalian..."geram Tae Lin.
__ADS_1
"Direktur..Kami.."jawab mereka terbata.
"Kesalahan kalian semua sangat fatal,untuk Hon Sin,kamu tidak jadi dipecat,akan tetapi harus diturunkan menjadi pelayan disini selama 5 tahun dengan gaji pelayan,jika kamu bekerja buruk,kamu tinggal pilih untuk melaksanakan hukuman 5 tahun lebih di penjara, karena tindakanmu terhadap tamu Kerajaan.Untuk kalian berenam,dikarenakan kalian hanya melaksanakan perintah Hon Sin,kalian semua hanya dipecat" perintah Tae Lin.
"Tunggu sebentar,tadi yang termuda itu,melaksanakan pekerjaanya dengan baik dan sopan,selain itu ia mempunyai kemampuan,sedangkan komandan melakukan kekerasan fisik kepada tamu kerajaan dengan menendang dari belakang"Tae Won memotong keputusan Tae Lin.
"Apa...menendang..,jika begitu ia akan diserahkan secara hukum,biar Polisi mengurusnya,sedangkan Kamu nama siapa? tanya Tae Lin kepada yang termuda.
"Na..ma sa..ya Gu Song,Direk..tur" ucap Gu Song terbata-bata.
"Gu Song,mulai sekarang kamu menggantikan Komandan,kamu adalah komandan yang baru" Ucap Tai Lin.
"Bagaimana mungkin,benarkah..baik Direktur,terima Kasih" Ucap Gu Song masih tak percaya,sebab belum genap 2 bulan ia bekerja dan sudah secepat itu naik pangkat.
"Sekarang kalian boleh pergi" ucap Tae Lin.
Yoga yang melihat adegan ini,tidak mengerti apa yang dibicarakan mereka,hanya yang ia tahu seorang wanita dan 5 orang pria pergi dengan wajah lesu,sedangkan yang paling muda wajahnya tampak berseri.
Tak lama kemudian makanan telah tiba,pelayan menyajikan berbagai jenis macam makanan yang terlihat sangat mewah hingga meja menjadi penuh dengan makanan.
Yoga tidak menyangka jika ia akan dijamu makanan yang semewah ini,ia juga tidak menyangka jika kakaknya Tae Won adalah pemilik dari restoran ini.
"Tuan Yoga,maafkan saya,dengan hormat,jika saya boleh mengetahui,hubungan jenis apa Tuan Dengan Yang Mulia Pangeran?" tanya Ta Lin
"Saya sudah bersahabat bagaikan saudara dengan Lee sejak kami masih di sekolah kanak-kanak,selain itu kami di sekolah selalu duduk dalam meja yang sama hingga saat ini,Ayah dan Ibunya Lee sudah seperti orang tua bagi saya,dan mereka menganggap hal yang sama kepada saya seperti anak mereka sendiri "jawab Yoga
"Kakak,sebenarnya tadi pagi sebelum kami berangkat,Yang Mulia Pangeran memanggil saya menghadap,ia berkata sebenarnya ia ingin mengajak Yoga untuk tidur di dalam Istana,hanya saja ia belum dinobatkan,setelah dinobatkan ia berencana akan memberikan Yoga gelar bangsawan,selain itu Pangeran berkata hanya Ibunya ,Chandini,Calon Mertuanya dan seluruh tamunya yang ada di Paviliun yang boleh memanggilnya dengan panggilan nama,khususnya Yoga ia bebas berbicara dan menyentuh Yang Mulia,itulah tadi pesan dari Yang Mulia Pangeran yang artinya saya harus menjaga Tuan Yoga dengan sungguh-sungguh" cerita Tae Won kepada kakaknya dalam bahasa Korea yang tidak dimengerti oleh Yoga.
__ADS_1
Tae Lin akhirnya mengerti jika Pemuda di depannya adalah bukan seorang yang bisa dilandang sebelah mata,dan harus diperlakukan dengan sangat terhormat dan jika bisa harus diperlakukan seperti keluarga.