Princess Hours Ke 3.

Princess Hours Ke 3.
40.


__ADS_3

Acara siaran langsung dan jalan-jalan ke Mall telah selesai,Leeyung dan rombongannya telah kembali ke Istana Seoul dan mereka sudah memasuki ke Paviliun Tanmu Kerajaan.



Mobil milik keluarga Kano telah tiba di sebuah rumah mewah di Itaewon,salah satu distrik pemukiman paling elit di Seoul.Tuan kano beserta istrinya dan juga Yukino akan tinggal di rumah peninggalan dari Kakek Park,yaitu kakek dari Tuan Kano.



Rumah ini memang sudah berumur tua,Tuan Kano tidak ingin merombak rumah ini karena ini adalah kenangan masa-masa kecil hingga mudanya bersama kakek dan neneknya,selain itu Lee sing juga Shin Chae Lin dan beberapa kawan lainnya pernah datang ke rumah ini di saat ulang tahunnya yang ke 17 tahun.


Tampak Tuan Kano memasuki sebuah kamar berukuran cukup luas,ia kemudian masuk sendirian ke dalam kamar itu.


"Aku rindu kepadamu Nek" gumam Kano,setelah melihat foto masa kecilnya yang sedang digendong oleh neneknya yang berada di atas lemari kecil di bekas kamarnya dulu.Foto itu kakek yang memotretnya.


"Papa,sedang apa disini,ayo kita makan malam,Ibu sudah menunggu" tanya Yuki yang tiba-tiba masuk me kamarnya Tuan Kano remaja.


"Papa sedang ingin masuk saja,mengenang masa lalu sebentar,baiklah Papa segera kesana"jawab Tuan Kano.


Sementara itu di Paviliun Kerajaan,Lee dan Chandini sedang mengobrol dengan semuanya.


"Bagus sekali kalung ini"ucap Salsa setelah melihat kalung milik Chandini.


"Dan ini untuk Kak Salsa,biar bisa couple sama Dini"kata Lee.


"Ihh Couple apanya,orang loe belinya banyak,iyakan Din?" Yoga menyahut.


"Sudah-sudah bagi Kak Salsa ini bagus banget,Couple atau tidak Kakak suka sekali kalung ini,dan kakak sangat senang atas pemberian dari Lee,terima kasih ya Lee"Ucap Salsa.


"Kak Putu dan Kak Indri juga punya sama kaya kak Salsa" ucap Yoga


"Wah kamu membelikan untuk semuanya Lee? tanya Yosia.


"Kalau punya Kak Putu dan Kak Indri dibelikan sama bule ganteng,baru kenal lagi"ucap Yoga.

__ADS_1


"Kok bisa orang kenal mau membelikan kalung"tanya Salsa


"Jadi ceritanya....blablabla..." cerita Yoga.


Tiga puluh menit sudah mereka bercengkerama,kemudian Lee dan Chandini sudah menuju ke Istana Kediaman Raja.Sedangkan salsa masih belum bisa tidur di kamarnya,ia kemudian membaca-baca berita di internet melalui ponselnya.


"Apa 23 ribu dolar?" ucap Salsa terkejut setelah membaca jika rombongan Pangeran Lee yang membeli kalung untuk Chandini,dan harga kalung tersebut di Piaget sekarang seharga 23 ribu dolar dan banyak orang yang antri untuk membelinya.


Sementara itu di Hannam-Dong,tempat tinggal pribadi dari Ketua Dong Mun.Ketua Dong Mun sedang berbicara dengan salah satu staf bidang hukumnya.


"Jadi masih ada celah hukumnya?" tanya Dong Mun.


"Benar sekali ketua" ucap Jing Gu pengacaranya.


"katakanlah"tanya Dong Mun.


"Bahwa diperlukan bukti konkret jika Leeyung memang benar-benar anak Kandung dari Tuan Lee Sing,Kita tidak tahu kebenarannya,bisa saja ini semua rencana dari Sekretaris Im yang ingin mempertahankan Kerajaan,sebab selam ini kitabtidak pernah mendengar jika Pangeran Lee Sing mempunyai seorang anak,selain itu Leeyung kemungkinan statusnya sebelumnya tidak tercatat di Istana"jelas pengacara.


"Segera beritahukan kepada Sekretaris Im jika Parlemen meminta penjelasan ini" perintah Ketua Dong Mun.


Keesokan paginya di kantor Sekretaris Kerajaan,Sekretaris Im mendapatkan laporan permintaan resmi dari Parlemen yang ditandantangani hanya oleh Ketua Dong Mun.


"Kurang ajar,orang ini selalu ingin meruntuhkan Kerajaan,kita lihat saja nanti Dong Mun"Ucap Sekretaris Im yang langsung menghubungi Perdana Menteri Jung.


"Selamat Pagi Tuan Im,apa ada yang bisa saya bantu? tanya Tuan Jung.


"Pagi ini Dong Mun telah mengirimkan surat resmi yang meminta penundaan pengangkatan Yang Mulia Pangeran Leeyung sebagai Putra Mahkota sebelum ada penjelasan dari Istana mengenai keabsahan status asli Pangeran Leeyung,apakah anda menerima surat yang sama?" tanya Tuan Im.


"Saya baru saja tiba di kantor,coba sebentar saya akan melihat surat yang baru datang"jawab Tian Jung.


"Bagaimana?" tanya Tuan Im beberapa saat kemudian


"Benar saya juga menerimanya dengan isi yang sama" ucap Tuan Jung setelah membaca surat tersebut.

__ADS_1


"Ternyata bajing** itu memang gila kekuasaan" geram Tuan Im.


"Ini adalah sebuah masalah besar Tuan Im,kita harus bagaimana"ucap Tuan Jung yang hatinya mulai risau.


"Tuan Jung,tidak perlu khawatir,Almarhum Yang Mulia Raja sudah mempersiapkan semuanya ini,kita besok tetap melaksanakan upacara Pengangkatan Pangeran Leeyung,biarkan Dong Mun dan oposisi mengadakan sidang sendirian,Tuan Jung hanya perlu mempersiapkan dokumen dari kantor Perdana Menteri nomor...tahun...yang dulu ditandatangani oleh Perdana Menteri Suu Gi serta minta orang-orang anda di Parlemen untuk menyiapkan Dokumen nomor..Tahun... yang sudah ditandatangani oleh Ketua Parlemen Jing Kun dan Sekretaris Parlemen dan seluruh wakil ketua parlemen,lakukan secara rahasia" ucap Tuan Im.


"Baiklah akan saya persiapkan semuanya"ucap Tuan Jung.


Sementara itu di pantai Kubu,tampak Tuan Pandu sedang menikmati angin malam dari teras markas bawah tanah cabangnya.



"Ma,Bagas..,Papa merindukan kalian" ucap Pandu yang sedang rindu kepada anak dan Istrinya.


Tuan Pandu bisa saja membawa anak dan istrinya untuk berkumpul bersama di Kubu,akan tetapi ini sangat beresiko besar,sebab Polisi masih mengawasi anak dan istrinya.Tuan Pandu hanya bisa menerima pasrah.


Keesokan harinya tepat jam 5 pagi Yoga telah bersiap untuk olah raga pagi,ia meminta diantarkan oleh seorang pengawal tamu kerajaan untuk menemaninya Jogging pagi ke Namsan Park yang terkenal itu.


"Selamat Pagi Tuan,mobil sudah siap"Ucap pengawal Tae Won


"Baiklah ayo berangkat"ucap Yoga yang sudah siap dengan pakaian training Nike olah raganya.


Pengawal Tae won berusia masih sangat muda,ia berusia 20 tahun akan tetapi sudah menjadi Pasukan Khusus.Tae Won ditugaskan oleh Dok Su untuk menemani Yoga berolah raga atas permintaan dari Leeyung.Kali ini mereka semua memakai baju training olahraga sehingga tidak ada orang yang menyangka jika itu adalah Yoga dan seorang anggota Pasukan Khusus KSS.



Sementara itu di saat yang bersamaan Yukino pergi ke tempat yang sama,mengapa ia hari ini merasa harus pergi lari pagi di Namsan Park.


Namsan Park adalah sebuah taman besar yang menjadi tempat favorit yang dikunjungi oleh para turis mancanegara di sama juag terdapat Namsan Tower atau yag lebih dikenal sebagai Tower Cinta yang terkenal karena banyak pasangan yang memasang gembok di area tower cinta.


Author berharap sedikit penghargaan dari para pembaca yang baik hati untuk untuk sudi memberikan Like,komen atau votenya agar novel ini bisa terus update dengan lancar


terima kasih.

__ADS_1


__ADS_2