Princess Hours Ke 3.

Princess Hours Ke 3.
5.


__ADS_3

Hari sudah menunjukkan pukul 9 malam,Shiyung bersiap - siap menutup Kafenya,ia berjalan menuju ke mobil Honda City miliknya,kemudian Hpnya berbunyi dengan nama Uncle Kang.


Hp tersebut mati,Shiyung sudah paham,artinya ia akan ditelfon 5 menit lagi ke Hp rahasianya yang disembunyikan di dalam resleting tasnya.Hp tersebut cukup tipis dan canggih, model Flip tampak diluar adalah wadah kosmetik panjang,jika dibuka ini adalah sebuah Hp anti sadap buatan Samsung yang dibuat khusus untuk anggota kerajaan.


Kemudian Hp anti sadap itu berbunyi.


"Ibu,Ayah...adik...",kata Shiyung senang melihat wajah mereka dalam VC dengan bahasa Korea.


"Bagaimana kabarmu dengan Lee ,Nak?,tanya Ayah


"Kami baik-baik saja....bla..bla..bla"kata mereka semua selanjutnya.


Leeyung tidak mengenal siapa nenek dan kakeknya,walaupun mereka sering bertemu,jika kakek dan neneknya kangen,mereka akan bertemu di Kafe hanya sebagai pembeli biasa.Shiyung akan menyuruh Lee mengantarkan pesanan mereka,dan Shiyung akan bersikap normal kepada mereka dengan hanya menganggap sebagai pelanggan biasa,walaupun didalam hati mereka ingin saling memeluk.


Pernah sesekali ia berpelukan dengan Ibunya,di dekat toilet Kafe sewaktu keadaan sepi,itu juga dengan pengawasan suami istri Kang.


Setelah Shiyung berbicara dengan orangtuanya,ia kemudian berbicara dengan Pak Kang.


"Nyonya,besok Yang Mulia Ratu akan menelfon anda,tadi agen Park menemui saya,ia menceritakan secara rahasia bahwa Yang Mulia mulai sakit-sakitan".Kata Paman Kang.


"Baiklah,lakukan",perintah Shiyung.


Suami istri Kang,mereka sudah mengikuti Almarhum Yang Mulia Putra Mahkota,semenjak mereka pindah ke Bali.Mereka dikirimkan secara rahasia oleh Pihak Istana,sebenarnya mereka terpaksa menjadi suami istri walaupun tidak saling mencinta,dan baru 6 tahun ini mereka mempunyai seorang anak perempuan,Itu juga atas permintaan Almarhum Suami Shiyung kepada Yang Mulia Ratu,dikarenakan pengabdian Pak Kang agar terlihat natural dan sulit dilacak keberadaan mereka.


Suami istri Kang,adalah seorang anggota pasukan khusus yang mengawal Raja sebelumnya,mereka ditugaskan untuk menjaga Almarhum Putra Mahkota,mereka juga dihapus data mereka sebagai bagian dari anggota pasukan khusus dan diberikan identitas baru secara rahasia hanya demi misinya.


Keesokan harinya hp rahasia Shiyung berbunyi.tertulis nama Adik 1.


"Selamat Pagi Kak",sapa Yang Mulia Ratu.


"Selamat Pagi Yang Mulia",jawab Shiyung.


Selanjutnya mereka berbicara blablabla....


Yang Mulia Ratu Hye Min,ia adalah adik dari Almarhum suaminya Shiyung,sebenarnya tadinya suaminya akan menyerahkan tahta kepada anak dari Pamannya yang bernama Le Yuk sebab dahulu Ayah Le Yuk adalah Putra Mahkota dan calon Raja,hanya saja ia meninggal tiba-tiba.


Pangeran Lee Yuk tidak bersedia menjadi Raja,ia memilih menjadi Rakyat biasa dan menetap di Inggris,hingha akhirnya ditetapkan Hye Min menjadi Ratu.


Ratu Hye Min hingga kini hidup sendiri dan tidak menikah.


Tak terasa sudah setahun lebih waktu berlalu,Lee sekarang sudah kelas 3,hubungannya dengan Dini sekarang sudah semakin erat,mereka seperti berpacaran tetapi tanpa status,karena keduanya saling malu untuk mengungkapkan hati mereka.Andaikata mereka berpacaran artinya ini adalah cinta pertama mereka.


"Undangan Ulang tahun Celine Irawan",Lee membaca sebuah pengumuman di Mading sekolah.


"Yog,coba lihat tuh, loe diundang ke acara ulang tahun "kata Lee kepada Yoga sahabatnya.

__ADS_1


"Aneh loe Lee,semenjak kapan ada orang yang mau mengundang pesta Kasta rendahan seperti kita",jawab Yoga.


"Makanya jadi anak rajin membaca biar ga pangkal goblig"kata Lee sambil menunjukkan pengumuman di papan mading.


"Mengundang seluruh siswa kelas 1 sampai 3 untuk hadir di acara ulang tahunku yang ke 17 Celine Irawan di alamat Puri Mansion Kav 1/1,dimohon semua kawan agar dapat menghadirinya ",baca Yoga keras-keras.


"Ga bohong kan gw...."kata Lee.


"Acaranya malam minggu,masih 3 hari lagi",kata Yoga.


Seluruh siswa SMU Pertiwi heboh karena undangan ulang tahun yang terbuka itu,mereka semua ribut membicarakan jika pulang sekolah mau membeli gaun pesta baru dan sibuk mencari pasangan untuk menemani.


"Kamu ikut ya Din"bujuk Lee kepada Dini.


"Gak mau",kata Dini.


"Kamukan juga diundang",kata Lee.


"Udah tau,kan itu undangan terbuka"


"Terus kenapa ga mau datang?",tanya Lee


"Aku ga bisa,kan harus jaga rumah",alasan Dini.


"Nanti aku minta ijin deh sama Kak Salsa"


Dini sebenarnya ingin sekali datang ke pesta itu,Selama ini ia belum pernah datang ke acara pesta,tetapi ia juga sadar bahwa selama ini tidak ada yang mau menjadi kawannya selain Yoga dan Lee,ia hanyalah anak miskin yang sering dilecehkan,selama ini Lee selalu menjaganya,walaupun Lee juga sering dilecehkan.selain itu ia tidak mempunyai gaun untuk pesta.ia tidak ingin mempermalukan dirinya.


Lee akhirnya paham jika Dini tidak mempunyai gaun,dan ia berencana untuk membelikannya memakai uang tabungannya.


"Aku nanti malam ke angkringan kak Yosia",kata Lee.


"Terserah",kata Dini kesal.


Dini berpikir lebih baik ia belajar di rumah daripada pergi ke pesta,ia sudah kelas 3 sudah mau lulus sekolah,dan ujian kelulusan tinggal 2 bulan lagi.ia ingin mendapatkan nilai yang baik dengan harapan bisa mendapatkan beasiswa untuk kuliah.


Sepulang sekolah di Kafe Princess Hours 3.



"Kamu kok kesini Lee,semenjak menjelang ujian kelulusan ini biasanya kamu dirumah"tanya Shiyung.


"Lee lagi suntuk aja dirumah Ma.."


"Mama tahu kamu sedang ada masalah"

__ADS_1


"Kok Mama bisa tahu?"


"Jelas Mamakan Ibu kamu,memangnya ada apa?"tanya Shiyung.


"Lee mau mengajak Dini ke pesta ulang tahun Celine ,adik kelasnya Lee,hanya saja Dini menolak,tadi Lee sempat mendengar jika Dini mempunyai masalah tidak punya gaun pesta,Lee berencana membelikannya dengan uang Lee,tapi Lee ga paham ukuran dan model yang cocok untuk Dini,selain itu Dini gak mau diajak".Sungut Lee.


"Kamu gak usah pikirin,Mama banyak gaun pesta pemberian Ayah kamu dulu,,kamu sore sebelum acara ajak Dini saja ke rumah,nanti Mama sendiri yang akan meriasnya"kata Mama.


"Bener Ma bisa begitu?"


"Iya Mama Janji".


"Ok Ma terima kasih,Lee pergi dulu",kata Lee sambil pamit setelah mencium pipi Ibunya.


"Kok malah pergi,mau kemana?"


"Mau ke angkringan Kak Yosia Ma",kata Lee sambil berlari keluar senang.


Lima menit kemudian setelah Lee mengayuh sepedanya,ia tiba di angkringan nasi Jinggo milik Ka Yosia yang baru saja buka.


"Hai Lee,tumben kamu kesini,memangnya ga bantu Mama kamu?",sapa Kak Salsa.


"Iya Kak,lagi kepingin kesini aja",kata Lee sambil membuka sebungkus nasi jinggo.


"Minumnya apa Lee?"


"Teh manis saja kak"


Sebelum menjelang ujian Lee memang sering ke angkringannya kak Yosia sebab ia sering disuruh Mamanya memberikan Roti Sandwich kepada Kak Yosia sekeluarga,yang terkadang sebaliknya Kak Salasa menitipkan nasi jinggo pedas untuk Shiyung.Beberapa kali Shiyung juga mampir sendiri ke angkringan Kak Yosia dan keluarga mereka sudah terlihat akrab.


Lee melihat keadaan hingga Kak Salsa tidak terlihat sibuk.


"Kak boleh gak?",tanya Lee.


"Boleh apa Lee?"


"Lee mau ijin hari sabtu mau mengajak Dini ke acara ulang tahunnya adik kelas?"


"Ya bolehlah,tapi kamu harus jemput Dini dan berpamitan dengan Kak Yosia selain itu jam 10 kalian sudah harus pulang."


"Beres Kak,terima kasih atas ijinnya",kata Lee senang.


"Iya,kamu harus janji yaa"


"Iya janji,ngomong-ngomong kak Yosia kemana?"

__ADS_1


"Kak Yosia sedang mengantarkan pesanan ke Ubud",kata Kak Salsa.


__ADS_2