
Lee senang akhirnya mendapatkan ijin dari Kak Salsa.akhirnya ia mempunyai kesempatan untuk berjalan berdua dengan Dini.
Dua hari kemudian di sekolah...
"Pagi Diniku yang paling tercantik",sapa Lee untuk merayu.
"Pagi-pagi udah ngegombal anak gadis,dasar bujang obralan",jawab Dini.
"Aku cuma bilang kalau nanti sepulang sekolah, kamu disuruh ke rumah sama Mama",kata Lee.
"Memangnya ada apa sama tante ?"
"Gak tau sih,cuma tadi pagi pesannya begitu saja",kata Lee.
Lee sebelumnya sudah berencana dengan Kak Salsa jika ia sepulang sekolah akan langsung mengajak Dini ke rumahnya karena Mamanya mau merias Dini,kemudian setelah selesai dirias baru Lee akan ke rumah Dini untuk berpamitan ke Pesta.
Sementara itu di Istana Seoul,tiba-tiba saja Yang Mulia Ratu mengalami koma,sudah setahun ini kondisi badannya sering menurun.
Dokter Kepala Ahn,Sekretaris Im,dan Perdana Menteri Jung,tampak berbincang serius.
"Sepertinya ,keadaanya semakin cepat menurun,bagaimana ini Dok?",tanya Perdana Menteri Jung,seorang yang setia kepada yang Mulia Ratu dan Kerajaan.
"Saya dan dokter yang lainnya sudah berusaha yang terbaik tuan,sepertinya Yang Mulia hanya bisa bertahan 6 jam lagi"jawab Dokter Ahn.
"Kerajaan sedang genting secara Kasat mata,Si bedebah Dong Mun,sudah mulai bergerak,dikarenakan Kerajaan sudah tidak ada pewarisnya,ia sangat menantikan momen ini",kata Perdana Menteri Jung.
Sementara itu di gedung Parlemen Dong Mun sang Ketua Parlemen sedang berbicara dengan Hyun Ki ketua dari Partai Hijau.
"Tuan ,menurut mata-mata kita di Istana kondisi Ratu sedang mengalami penurunan yang serius dan diperkirakan hanya akan bertahan beberapa hari saja"Kata Hyun Ki.
"Hahaha...,akhirnya era ku telah tiba,aku bisa menjadi Presiden hahaha.."Kata Ketua Parlemen Dong Mun.
Menurut undang-undang Kerajaan bahwa Parlemen tidak bisa merubah Kerajaan kecuali kerajaan sudah tidak mempunyai ahli waris,maka secara otomatis Kerajaan berubah menjadi Republik.
Dong Mun mengetahui secara rahasia dari mata-matanya di Istana bahwa Pangeran Le Yuk tidak mau naik tahta kerajaan dan ia sudah tidak berhak karena ia sudah menanggalkan gelar kebangsawanan,sedangkan hanya tinggal Pangeran Putra Mahkota Lee Sing Ayah dari Leeyun yang mempunyai kesempatan karena tidak pernah menanggalkan gelarnya,hanya saja Dong Mun sudah mengetahui jika Pangeran Lee Yin suda meninggal,dikarenakan catatan resmi Kerajaan dan guci abu Lee Sing yang bersanding bersama para leluhurnya.
Dimana Keberadaan dan kapan Meninggalnya Lee Sing adalah menjadi rahasia Istana.
__ADS_1
"Kamu awasi saja Perdana Menteri Jung bersama Biru dan Putih",kata Dong Mun
"Tenang saja tuan tidak usah khawatir",kata Hyun Ki.
Dong Mun tidak mengetahui jika selama ini Lee Sing mempunyai seorang putra LeeYun.Dong Mun hanya waspada kepada Perdana Menteri karena akan dianggap menghalanginya,ia tidak waspada terhadap sekretaris Im karena dianggapnya tidak penting.
Kembali Ke Istana....
Sekretaris Im,berbicara secara rahasia dengan Duk So seorang Agen Rahasia Istana kepercayaan Ratu dan Raja terdahulu.
SSK atau dikenal sebagai Secret Servicenya Kerajaan.
"Rahasiakan mengenai keadaan Ratu,Sekarang saatnya harus bersiap menjalankan Protokol Rahasia Utama sesuai keinginan Yang Mulia,ini adalah Lencana Perintahnya,Jika siapapun berniat menghalangi kamu dapat mempergunakan Lencana ini untuk melaksanakan Hukum Darurat Kerajaan."Perintah Sekretaris Im Kepada Agen Duk So.
"Siap"
"Kamu tahu ini haruslah senyap berangkatlah dengan Pesawat jet pribadi milik Daewo,nanti kalian semua menyamar sebagai staf Direktur Hwan.Setiba di lokasi Protokol dilaksanakan.Lakukan senyap".
"Siap Melaksanakan".kata Agen Duk So.
Kemudian Agen Duk So,langsung berangkat dengan Pesawat Jet Pribadi bersama 16 Agen SSK bawahannya,mereka adalah Pengawal Pribadi Rahasia milik Ratu.Mereka menyamar menjadi staf dan Bodyguard Direktur Daewo.
Sementara itu bel sekolah sudah berbunyi,tanda waktunya murid-murid sekolah.Lee sudah menunggu Dini di parkiran sepeda.
"Dini,ini Mama Mau bicara !",perintah Lee agar Dini menerima Hpnya,Lee sadar jika bukan Mamanya yang berbicara Dini pasti menolaknya.
"Selamat siang tante"Sapa Dini di telfon.
"Kamu sekarang ikut Lee yaa ke rumah tante,tante tunggu sekarang !",Perintah Shiyun
"Maaf tante ,Dini belum ijin dengan Kak Salsa"
"Tante tadi sudah ijinin kamu kok ke Kak Yosia dan Kak Salsa".
"Baiklah jika begitu,Dini sekarang berangkat ke rumah tante sama Lee".
"Nahh gitu donk anak cantik,tante tunggu yaa...".
__ADS_1
Kemudian Shiyung menutup pembicaraan.
"Ada apa sih Mama Kamu minta bertemu?" tanya Dini kepada Lee.
"Kamu nanti tanya saja sama Mama langsung",jawab Lee sambil menaikkan pundaknya sebagai tanda tidak tahu.
Sepuluh menit kemudian mereka tiba di rumah Lee,Sebuah rumah tingkat 2 lantai yang tidak terlalu luas,dan didalam garasinya hanya ada mobil Honda City keluaran tahun lalu.
Shiyung sudah menunggu mereka di teras rumah.
"Akhirnya yang tante tunggu sudah datang",kata Shiyung.
"Selamat siang tante",sapa Dini
"Siang Nak Dini,kita masuk ke dalam dulu saja yaa"ajak Shiyung.
"Iya tante"
"ini baru jam 2 siang,kita buat makan siang dulu ya" ajak Shiyung kepada Dini ke dapur.
Dini dan Shiyung memasak sayur sop,kemudian menggoreng ayam goreng yang sudah dibumbui oleh Shiyung.kurang dari satu jam masakan sudah matang,kemudian mereka menyajikannya di meja makan.
"Ayo Dini,kamu makannya yang banyak" ajak Shiyung
"Ini sudah banyak tante"jawab Dini.
setelah selesai makan siang,Shiyung mengajak Dini ke kamarnya,didalam kamar yang cukup luas ,terdapat ruangan koleksi baju,sepatu dan jam tangan milik Shiyung dan Almarhum Lee Yin.
Dini memperhatikan dan tidak menyangka jika rumah Shiyung tampak luarnya dan ruang tamunya sederhana,akan tetapi kamar Shiyung yang terlihat mewah isinya.
Dini memperhatikan hiasan dinding foto-foto Almarhum Lee Yin dan juga ada foto Leeyung semasa kecilnya.
Shiyung memulai berbicara kepada Dini,setelah Dini disuruh duduk di sebuah sofa empuk yang panjang di dalam kamar.
"Maksud tante mengundangmu adalah,tante meminta bantuan kepadamu agar kamu mau menemani Lee pergi ke acara pesta,tante kasihan selama ini Lee belum pernah hadir ke sebuah acara pesta, berikanlah ini sebagai pengalaman hidup kamu dan Lee,karena masa seperti ini tidak akan pernah terulang kembali,kamu mau kan menolong tante?".kata Shiyung berharap.
"Dini juga seumur hidup belum pernah ke acara pesta tante,Dini malu dan sadar diri".
__ADS_1
"Kamu tidak usah malu nak,sebab kalian berdua pasti merasa malu,tante juga dulu pernah mengalaminya,tetapi jika kalian berdua saling menguatkan pasti semuanya akan baik-baik saja,nanti tante akan memberikan gaun tante untukmu hadir ke pesta dan tante akan mendandani kalian agar kalian tampak serasi dan sempurna",kata Shiyung
Dini tidak kuasa menolak permintaan Shiyung,sebab selama ini Shiyung selalu baik kepada dirinya dan keluarga Kak Yosia karena sering memberikan makanan khususnya Princess Sandwich.