
Bandara Ngurah Rai pukul 21.00 malam,Para penumpang pesawat Garuda kelas Bisnis telah mulai berdatangan menuju ke ruang tunggu Bussines Class Garuda.
Tampak Yoga berjalan masuk menuju ke ruangan tersebut bersama-sama dengan Yosia,Salsa dam anaknya,Indri dan Putu.Mereka ditemani oleh managing area Garuda di Bali.
Maskapai Garuda Indonesia,tidak mempunyai pemerbangan First Class untuk tujuan ke Seoul,penerbangan First Class hanya untuk tujuan ke Jepang.Managing Area Garuda memasuki Ruang First Class Garuda,mereka semua yang menjaga meja resepsionis menyambut Rombongan Yosia,walaupun Yosia mempergunakan tiket kelas bisnis,akan tetapi ia dipersilahkan menjadi tamu terhormat di ruang tunggu kelas utama.
Salah seorang staf penjaga Ruang tunggu kelas utama segera melayani mereka dan mempersilahkan mereka mengambil makanan atau minuman apapun sepuas mereka.
Yoga langsung mengadakan siaran langsung Livenya,ia menunjuk kesana dan kesini dan terlihat seperti sedang mempromosikan maskapai Garuda,Yoga yang pada saat ini sudah mempunyai lebih dari 89 juta Subscribers yang semula hanya mempunyai 1200 lebih Subscribers setianya yaitu para gamers saat ia sedang Live game online.Peningkatan itu terjadi semenjak ia melakukan siaran langsung bersama Pangeran Leeyung dan Chandini.Ini adalah jumlah peningkatan Subscribers tercepat di dalam sejarah Youtube dalam satu hari.
Salah seorang pramusaji cantik yang menggunakan pakaian khas seperti pramugari Garuda berdiri disamping stan makanan,kemudian dengan ramah tersenyum kepada Yoga dan mempersilahkan Yoga untuk mengambil makanan.Yoga menghampiri Pramusaji itu.
"Selamat Malam Kak,Mohon maaf bolehkah saya meminta izin mengambil gambar kakak,saya sedang melakukan siaran langsung di channel Youtube saya?" mohon Yoga dengan sopan.
"Silahkan,apa yang bisa saya bantu?"tanya pramusaji itu
"Kakak hanya menunjukkan saja menu apa yang sedang Kakak jaga" kata Yoga sambil mengarahkan kameranya kepada pelayan Garuda yang sangat ramah itu.
"Nama saya adalah Yoga,dan jika boleh pemirsa tahu siapa nama Kakak?" tanya Yoga.
"Nama saya adalah Pita Apriani" ucap Pramusaji sambil memberikan salam hormat Khas Garuda
"Bolehkah Kak Pita membantu saya untuk menjelaskan tugas kakak hari ini"
"Baiklah, tugas kakak pada hari ini adalah membantu menjelaskan dan melayani para tamu untuk menu spesial pada hari ini yaitu Soto Sulung khas Surabaya"ucap pramusaji sambil menunjukkan Soto Sulung dan pendampingnya yang bisa diambil secara prasmanan oleh para penumpang kelas utama.
Yoga melihat seorang Gadis seusianya yang sedang akan mengambil semangkuk Soto Sulung yang menjadi menu Spesial hari ini,terlihat ia masih bingung akan menu spesialnya ia dibantu oleh seorang pramusaji lainnya yang menjelaskan menu tersebut.Gadis itu kemudian tersenyum ke arah Yoga yang sedang melakukan siaran langsung dengan Pramusaji yang lainnya,Pandangan mata mereka bertemu sesaat dan kamera Yoga secara tidak sengaja tertuju kepadanya,kemudian Yoga membalas senyumannya dan ia melanjutkan siaran langsungnya dengan pramusaji yang ada dihadapannya.
"Baiklah Kak Pita,apakah menu spesial akan sama setiap harinya? tanya Yoga.
"Menu Spesial kami tentunya adalah menu terbaik yang dibuat oleh para Chef kami yang sangat berpengalaman dan tentunya akan berubah setiap harinya" jawab Pramusaji.
Yoga kemudian merasakan lapar dan perutnya mulai berbunyi.
__ADS_1
"Baiklah Kak Pita,terima kasih atas bantuannya pada siaran langsung saya,Semoga pekerjaan kak Pita menjadi lancar" kemudian Yoga memindahkan kamera ke mode selfie dan mengajak Pramusaji untuk selfie berdua sambil mengucapkan kata perpisahan terhadap para penonton acara livenya.
"Aduhh,apa wajahku berantakan,semoga saja tidak"gumam Pramusaji itu terkaget sambil tersenyum setelah melihat jumlah Penonton yang mencapai lebih dari 15 juta.
Kemudian Yoga mematikan kamera Livenya dan ia bergegas untuk mengambil sesuatu untuk mengisi perutnya.
"Lebih baik aku mengambil roti sandwich yang tadi disana,tampilannya sangat menarik,dan hampir mirip dengan milik Princess Hours,dari pada nasi goreng disini" ucap Yoga dalam hati sambil akan berbalik arah sambil memegang ponselnya.
"Pranggg..."terdengar suara piring pecah.
"Aduhh.."jerit pelan seorang anak gadis dalam bahasa Jepang.
Yoga merasa sangat kaget,ia telah ceroboh sehingga membuat sedikit basah baju seorang gadis dan sedikit terluka karena terkena kuah soto yang panas.
"Maafkan,sekali lagi maafkan saya,saya melakukan kesalahan terhadap nona,apakah nona ada yang terluka?" tanya Yoga dalam bahasa Inggris.
"Tidak apa-apa,anda sudah mengaku salah dan saya menerimanya" jawab Yukino,nama gadis Jepang itu.
Yukino walaupun merasa sedikit sakit dan akan direpotkan,akan tetapi ia kagum kepada Yoga,karena tidak banyak orang yang akan bersikap satria seperti Yoga,kebanyakan pada umumnya orang akan berkata maaf saya karena tidak sengaja atau maafkan saya karena tidak hati-hati,akan tetapi Yoga berbeda ia mau langsung mengatakan maafkan jika saya salah,inilah perkataan yang membuat Yukino semakin tertarik dengan Yoga.
"Saya baik-baik saja, terima kasih". jawab Yukino
"Ijinkan saya untuk segera mengambilkan Soto untuk Nona dan mengantarkannya ke meja Nona" kata pramusaji itu dengan hormat.
"Baiklah,saya tunggu di meja saya" jawab Yukino.
"Nona Saya bernama Yoga,jika saya boleh saya akan berusaha bertanggung jawab untuk mengganti kerugian nona" jawab Yoga.
"Jika Tuan berniat seperti itu,maka saya tidak bisa menolaknya,ini kartu nama saya,nama saya adalah Yukino" jawab Yukino.
" Baiklah saya berjanji,setelah urusan saya selesai saya akan segera menghubungi anda" jawab Yoga.
"Silahkan Tuan menyelesaikan urusan Tuan terlebih dahulu,saya tidak akan mendesak Tuan" jawab Yukino sopan.
__ADS_1
"Jika begitu saya permisi dulu nona" ucap Yoga.
"Baiklah ,silahkan Tuan" jawab Yukino.
Yukino semakin kagum terhadap Yoga,ia sadar jika gaun yang ia pakai berasal dari desain penjahit langganan keluarganya di Kyoto,sekitar 2 jam perjalanan dengan kereta api Shinkansen dari Tokyo tempatnya tinggal.Yukino sangat senang karena Yoga semakin menunjukkan kelasnya sebagai seorang laki-laki karena Yoga mau bertanggung jawab terhadap kesalahannya.
Hanya saja luka kecil karena kuah soto panas di lengannya berhasil ia sembunyikan,walaupun tadi Yoga sempat bertanya jika ada yang terluka,Yukino ingin terlihat ia baik-baik saja.
Kak Yosia yang melihat kejadian itu kemudian berkata kepada Yoga.
"Kamu telah menunjukkan cara bagaimana seharusnya menjadi seorang gentleman" ucap Yosia kepada Yoga.
"Terima Kasih kak dan memang sudah seharusnya"jawab Yoga.
Pukul 22.00 malam,Para penumpang tujuan Narita sudah memasuki Pesawat, Boeing 777-300ER Garuda Indonesia,Dari 8 buah kursi Kelas Utama hanya terisi oleh 7 orang penumpang.
Yukino sudah memasuki Pesawat dan duduk di bangkunya,ia sangat berharap jika penumpang yang disampingnya adalah Yoga,ia kemudian memperhatikan semua penumpang kelas utama,akan tetapi sampai kursi sebelahnya yang dipisahkan oleh lorong jalan terisi,ia tidak dapat menemukan Yoga.Kemudian menjelang Pesawat diberangkatkan para pramugari Kelas Utama mulai mengecek kondisi para penumpang.
"Permisi Kak?" tanya Yukino dalam bahasa Inggris kepada Pramugari.
"Iya nona,ada yang bisa saya bantu?" jawab Pramugari.
"Bukankah First Class Garuda dari Denpasar hanya penerbangan ini kak?" tanya Yukino.
"Iya,benar sekali Nona" jawab Pramugari.
"Mengapa tadi sepertinya ruang tunggu First Class terlihat lebih ramai penumpang?"tanya Yukino.
"Ini dimungkinkan karena mereka adalah para penumpang First Class dari maskapai aliansi nona yang mempergunakan ruang tunggu yang sama" jawab Pramugari.
"Baiklah,Terima kasih" ucap Yukino yang terlihat kecewa karena ternyata Yoga bukan penumpang tujuan ke Jepang.Entah pesona atau sihir apa yang dimiliki oleh Yoga yang membuat Yukino sangat tertarik.
Tiga puluh menit kemudian tepat pukul 22.30 setelah pesawat tujuan Narita berangkat,Pesawat Garuda Indonesia tujuan Seoul juga akan diberangkatkan,hanya saja jadwal hari ini adalah bukan penerbangan langsung akan tetapi akan transit di Jakarta.
__ADS_1
Para penumpang mulai memasuki Pesawat,Yoga yang sudah duduk di bangku kelas bisnis Garuda mulai melakukan selfie,terlihat Kak Salsa dan Kak Indri serta Kak Putu juga melakukan hal yang sama.Hanya Kak Yosia yang terdiam santai sambil menjaga Putri kecilnya,terlihat Kak Salsa terus memfoto selfie ia dan keluarga kecilnya.