Princess Hours Ke 3.

Princess Hours Ke 3.
43.


__ADS_3

Tae Won yang seorang Pasukan Khusus,tahu akan gelagat datangnya petugas keamanan ini,sebenarnya walaupun ada 10 orang keamanan seperti ini,ia akan dengan mudah mengatasinya.Akan tetapi Tae Won tidak ingin membuat Yoga kecewa.


"Nona,sekali lagi kami mohon,ini adalah tamu negara" ucap Tae Won memperingatkan


"Usir mereka sekarang" perintah Hon Si.


sekarang sudah ada 6 orang petugas keamanan,kemudian mereka menarik Tae Won dengan kasar,hanya saja ada seorang petugas baru yang masih sangat muda yang bersikap sopan kepada Tae Won.


"Mohon maaf,Mari Tuan saya antarkan anda ke mobil anda" ucap petugas muda itu.


"Gu Sang,kamu tidak perlu bersikap sopan kepada mereka,kamu mau dipecat oleh Nona Hon Si" ucap Komandannya.


"Tapi.."


"Sudah tidak perlu pakai tapi,sekarang seret mereka" ucap Komandan.


"Maafkan saya" ucap Gu Sang ke Tae Won lalu mulai akan menggiring Tae Won.


"Dasar orang rendahan tidak tahu diri" hina Tuan Bong San yang di dengar oleh Tae Won.


Tae Won sebenarnya ingin melawan,akan tetapi ia memberikan muka kepada Gu Sang untuk menyelesaikan tugasnya.


Selagi Yoga ditarik bajunya oleh komandan,ponsel milik Yoga terjatuh,kemudian hal yang tidak disangka-sangka terjadi.


"Tidak usah pura-pura menjatuhkan ponsel" ucap komandan yang tanpa diduga menendang pantat Yoga yang sedang menunduk untuk mengambil ponselnya hingga tersungkur ke depan.


"Hiat...." teriak Tae Won yang dalam waktu 5 detik setelah melepaskan diri dari tangan Gu Song,ia sudah merobohkan 5 petugas keamanan yang dekat dengan Yoga,hingga pada akhirnya ia di depan Gu Song,Gu Song sudah memasang kuda- Kuda ,dan kemudian Tae Won menyerang Gu Song,hingga 3 jurus Gu Song mampu bertahan hingga pada saat jurus keempat saat Gu Song kewalahan,Tae Won segera tersadar jika Gu Song adalah petugas yang baik.


"Saya akan masuk ke dalam mobil" ucap Tae Won kepada Gu Song sambil ia memapah Yoga.


"Silahkan" jawab Gu Song sambil merasakan sakit di tubuhnya.


Di dalam mobil Tae Won segera meminta maaf,kepada Yoga atas kejadian yang menimpa Yoga,bagaimanapun Yoga adalah tugas prioritas untuk dijaga keselamatannya.


"Maafkan saya Tuan Yoga,saya pastikan mereka semua akan meminta maaf kepada Tuan" ucap Tae Won.


Tae Won sebenarnya ingin makan tenang di restoran terbaik ini tanpa diketahui oleh keluarganya,oleh karena itu tadinya ia ingin meminta bantuan manajer Mun Bak,sebab karena ialah manajer Mun Bak bisa naik pangkat mendapatkan kesempatan menjadi seorang manajer di saat-saat menjelang ia pensiun sihingga pastinya Manajer Mun Bak mempunyai hutang budi kepada Tae Won.

__ADS_1


"Tuut...tuut...tuut" terdengar beberapa nada sambung dari ponsel milik Tae Won.


Di sebuah ruangan Direktur,di lantai 69 sebuah gedung perkantoran yang berlokasi di daerah elit Seoul.Ponsel Direktur berbunyi.


"How You Like That..."sebuah nada dering lagu milik Blackpink terdengar dari sebuah ponsel.Seorang wanita muda melihat sebuah nomor tak dikenal yang menghubunginya.Ia kemudian mengangkatnya,karena berpikir mungkin salah seorang kawan atau mitra bisnis perusahaan,sebab hanya orang-orang tertentu saja yang memiliki nomor ponsel pribadinya.


"Apakah begitu cara kakak melayani tamu kerajaan hingga sampai menendangnya?" tanya Tae Won kepada Tae Lin,kakak perempuannya.


"Tae Won,apakah itu kamu? tanya Tae Lin senang,karena sudah 3 tahun mereka tidak berkomunikasi.


"Seorang manajer di Heaven Garden melakukan penghinaan terhadap tamu Pangeran Leeyung" jawab Tae Won.


"Tunggulah sebentar,kakak akan segera mengurusnya" jawab Tae Lin.


kemudian terdengar nada putus di ponsel milik Tae Lin.


"Dasar anak ini" ucap Tae Lin kesal,karena sebenarnya ia sangat rindu kepada saudara satu-satunya dan ingin mengobrol lebih banyak.


"Sambungkan ke Heaven Garden" teriak Tae Lin kepada Sekretarisnya lewat telfon di mejanya.


"Direktur,Heaven Garden sudah tersambung" lapor Sekretaris.


"Mana Hon Si" Tae Lin berteriak marah terhadap resepsionis yang menerima telfon darinya.


"Saya panggilkan Direktur" jawab resepsionis.


Tak Lama Kemudian..


"Selamat pagi Direktur,apakah ada yang bisa kami bantu?" sapa Hon Si


"Dasar wanita Sund*l,beraninya kamu mengusir satu-satunya adikku,dan berani pula kamu mengusir tamu kerajaan" teriak Tae Lin marah.


"Maafkan saya Direktur,tolong maafkan" mohon Hon Si.


"Cepat kamu minta maaf lalu angkat kaki darisana,atau jika mereka tidak memaafkan,aku sendiri yang akan memasukkan kamu ke Penjara" Ucap Tae Lin dengan amarah sambil menutup telfonnya.


Tae Lin kembali menelfon Sekretarisnya.

__ADS_1


"Siapkan mobil segera,cepat sekarang juga" perintah Tae Lin,yang sepertinya akan bergegas menuju ke Heaven Garden.


Sementara itu di Heaven Garden,Hon Si segera berlari keluar menuju ke mobil Mercy hitam milik Kerajaan.Ia kemudian mengetuk kaca jendelanya.


"Tuan-tuan permisi,saya mohon tolonglah saya" harap Hon Si memelas kepada Tae Won dan Yoga sambil mengetuk kaca mobil


"Bukankah tadi kami memohon,lalu nona kemudian malah mengusir kami" balas Tae Won yang telah membuka kaca mobil.


"Maafkan saya Tuan,ini semua karena adanya ancaman dari Tuan Bong San dan saya takut akan statusnya".Hon Si membela diri.


"Jika terjadi kepada saya,mungkin saya masih akan memaafkanmu,jika mengenai tamu kerajaan artinya kamu akan berhadapan dengan Kerajaan danTindakanmu akan sangat sulit dimaafkan" ucap Tae Won.


"Tapi Tuan,tolong maafkan saya,saya menyesal dan saya masih mempunyai anak kecil" ucap Hon Si.


"I will forgive you"ucap Yoga yang merasa kasihan.


"Baiklah kali ini kami maafkan",ucap Tae Won karena ia merasa sungkan dengan Yoga.


Kemudian,sebuah mobil Lambhorgini ungu berhenti dan mengerem secara tiba-tiba.


"Tae Won..kamukah didalam" teriak Tae Lin yang kemudian bergegas keluar mobilnya yang terparkir di sebelah mobil Mercy milik Kerajaan.


"Kakak..."sahut Tae Won yang kemudian memeluk Kakaknya rindu.


Tae Won kemudian sadar jika ia tidak seharusnya bersikap seperti itu dengan kakaknya didepan tamu negara.


"Maafkan saya Tuan..maafkan saya" ucap Tae Won memohon maaf sambil menundukkan kepalanya.


"Siapa dia, dik?"tanya Tae Lin.


"Ini adalah tamu Kerajaan,Tuan Yoga,sahabat dari Pangeran Leeyung" jelas Tae Yung memperkenalkan Yoga kepada kakaknya.


"Maafkan kami Tuan Yoga,sekali lagi kami mohon maaf atas ketidaknyamanan Tuan" Ucap Tae Lin takut.


Tae Lin tahu jika restoran milik keluarganya sudah menghina tamu kerajaan,ini akan bisa berakibat buruk terhadap semua bisnis mereka,karena yang mereka hadapi adalah Kerajaan.


"Tuan,untuk menebus kesalahan kami,mohon sekiranya Tuan mau menerima pelayanan kami kembali,kami berjanji akan memberikan yang terbaik kepada Tuan" Ucap Tae Lin dengan penuh hormat kepada Yoga.

__ADS_1


__ADS_2