Princess Hours Ke 3.

Princess Hours Ke 3.
4.


__ADS_3

Lee mengajak Dini masuk ke dalam Kafe,dengan memutar melewati pintu belakang.di dapur sedang ada kak Indri,sedangkan Mamanya sedang di depan meracik Kopi dengan mesin kopi untuk ojek online,sedangkan kak Putu sedang membersihkan meja Kafe.



"Ayo masuk"ajak Lee.


"Memangnya boleh,inikan dapur kerja",kata Dini.


"Ya bolehlah...kan kamu bukan setan"


"Sembarangan,emangnya kamu pernah lihat setan yang cantik gini?"


"Sudah....Sudah,kok kalian malah pada berantem?,itu sosisnya jangan dikekepin terus,nanti jadi anget lo,kan mau di dinginin di kulkas.Kata Kak Indri sambil membuat sandwich pesanan ojek online.


Dini membantu Lee memasukkan sosis ke dalam kulkas besar,kemudian tiba-tiba mama masuk membawa kertas berisi orderan.


"Lee,kamu sudah datang...kebetulan ini banyak orderan baru,kamu bantu Kak Indri ya!,terus titipan Mama mana,terus ini siapa?"tanya Mama setelah melihat Shiyung.


"Ini kenalin Ma,teman sekelas Lee"


"Selamat siang tante,saya Dini",Dini memberikan salam sopan kepada Mamanya Lee.


"Ini Ma titipannya"kata Lee sambil memberikan sebuah bungkusan kecil.


"Dini,kamu jangan malu-malu ya disini,Lee juga ga pernah bawa teman wanita kok selama kemari,biasanya cuma Yoga yang sering datang membantu disini",kata Mama sambil permisi ke kamar kecil sambil membawa bungkusan kecil tersebut,sedangkan Kak Indri sudah ke depan menghandle perkerjaan Mama,sekalian memberikan pesanan ojek online.


"Din,kamu bantu aku yaa cuma goreng-goreng ringan kok,aku mau memotong sosis,soalnya ini pesanannya banyak banget,kayaknya ada rombongan di depan",kata Lee


"Aku sih mau bantu kamu,soalnya aku kasihan lihat muka kamu yang melas gitu"


"Muka aku kan ganteng,gak mungkin donk melas"


"Kamu gantenggg...halu..ngomong minta tolong aja engga"


Lee memotong segera menyiapkan bahan-bahan,kemudian ia membagi perkiraan jumlah frenchfriess dan sosis Kanzlernya yang mau di goreng.


Dini membantu Lee menggoreng bahan-bahan yang sudah diberikan oleh Lee.sedangkan Lee kemudian membuat Sandwich,Kak Indri sudah datang,ia membantu menata piring di meja dapur.

__ADS_1


Shiyung sesekali memperhatikan mereka,khususnya Dini,terlihat Dini sangat ringan tangan dan cekatan di dapur.


"Anak ini bisa juga membawa seorang gadis,sudah cantik juga sopan" gumam Shiyung dalam hati,sebab selama ini ia tidak pernah melihat Lee bersama teman perempuan.


Kemudian kak Putu masuk ke dalam dan mengambil orderan yang sudah jadi dan mengantarkannya ke depan.


"Kamu tau gak,kalo di Kafe ini yang paling terkenal adalah roti Sandwichnya"kata Lee kepada Dini yang sedang memperhatikan Kak Indri membuat Sandwich.


"Iya sih kelihatannya bentuknya bagus banget"kata Dini.


"kalo bentuk udah pasti bagus,tapi rasanya,aku akan buatkan untukmu,kamu duduk saja di meja makan"kata Lee sambil mengajak Dini untuk duduk di meja makan.


Kemudian Lee membuatkan dua porsi roti sandwich,roti sandwich itu berukuran cukup besar,terdiri dari satu tangkap roti tebal uang lembut dan garing,kemudian diberi isian telur mata sapi,keju dan daging smoked beef,ditambahkan potongan daging burger buatan sendiri yang berbentuk segitiga,tak lupa selada dan tomat,terakhir ada saus bumbu rahasia ciptaan Shiyung.


Dini memperhatikan Lee yang sedang membuat Sandwich,Shiyung yang melihat kedua anak itu,kemudian membuat 2 gelas es Capucino.


Kemudian Mama ikut duduk dengan Dini sambil memberikan segelas Es Capucino


"Ayo diminum,ga usah malu sama tante"kata Shiyung kepada Dini.


"Iya tante,terima kasih"


"Saya tinggal di jalan Bakung 1"


"Dekat donk dari sini"


"Iya tante"


"Tadi ketemu dengan Lee dimana?"


"Tadi tidak sengaja bertemu di Supermarket".


"Terus tadi dibonceng sama Lee ya?,kalo dia ngebut marahi saja",kata shiyung


"Ngga kok tante,Dini membawa sepeda sendiri",sambil Dini menunjukkan letak sepeda mininya.


Melihat sebuah sepeda mini,Shiyung teringat dulu masa sekolahnya,ia selalu menaiki sepeda mininya sebelum menikah dan memasuki Istana.Shiyung teringat kepada kedua orang tuanya dan adik lelakinya.

__ADS_1


"Mudah-mudahan Paman Kang nanti malam sudah bertemu Ibu".gumam Shiyung di dalam hatinya


Setiap Shiyung rindu kepada keluarganya,maka ia akan menyuruh Paman Kang pergi ke Korea,agar ia bisa Video Call dengan keluarganya.


Sudah 17 tahun ini Alamarhum Suaminya memberikan ia identitas baru yang sulit dilacak,Suami Lee melepaskan status Putra Mahkota dan menyerahkan kepada adik perempuannya yang sekarang sudah menjadi Ratu.Ia ingin hidup tenang menjadi orang biasa bersama Shiyung,Hanya saja sewaktu mereka tinggal di Spanyol,ketenangan itu terusik takkala seorang Paparazi mengetahuinya,kemudian ia dan Shiyung berganti identitas yang dibantu oleh kerajaan secara rahasia dan pindah ke Bali hingga saat ini dan untuk menutup jejak ,mereka menjadi WNI.


Sedangkan wartawan tersebut,diurus oleh kerajaan dan diberikan pekerjaan dan uang tutup mulut beserta peringatan jika berani mengganggu atau menyebarkan keberadaan mereka.


Tak lama kemudian..


"Ini Princess sandwichnya...silahkan"kata Lee sambil memberikan sandwich yang sudah jadi.


"Terima kasih yaa...Ga perlu juga kali kamu panggil aku Princess,mana ada Princess penampilannya kaya aku begini"kata Dini sambil menerima piring sandwich dari Lee.


"kamu aja yang ke Pedean akut,memang ini namanya Princess Sandwich,coba kamu ke depan lihat papan menunya!",tunjuk Lee


"Maaf aku gak tau",kata Dini malu.


"Jika kamu jodohnya Lee,kamu adalah seorang Princess "gumam Shiyung dalam hati.


"Kalau begitu Mama tinggal dulu ya ke depan,Dini kamu santai-santai saja disini"kata Shiyung.


"Iya Tante ,terima kasih",jawab Dini.


"Wahh ini enak sekali,rotinya harum,lembut dan garing di luar,terus dagingnya enak banget,sama saus dan mayonesnya juga enak banget",kata Dini.


"Ya iyalah,kan rotinya buat sendiri,memakai tepung terbaik dan susu murni asli,terus daging dan bumbu sausnya buatan resep sendiri"jelas Lee


"Promosi nih yee..."


"Ga perlu aku promosiin juga....tuh lihat kamu makannya rakus..kayak kucing hamil lagi makan..hehehe.."canda Lee.


"Mana ada Kucing hamil rakus,yang ada pasti gak jadi makan kalo liat muka kamu.."jawab Dini


"Udah -udah...,kalian masih kecil udah pada ngomongin hamil..",timpal Kak Indri yang mendengarkan perdebatan kedua anak ABG itu.


"Ihh kakak..biar masih kecil gini juga aku perutnya udah bisa nampung bayi lho...Ups..salah ngomong maaf,kamu sihh",Dini merasa malu bicara hal seperti itu,karena tadi dia terbawa ledekan Lee,lalu Dini memberikan muka kesal pada Lee.

__ADS_1


"Awas loh..banyak setan hamil yang suka nyambet ABG kayak kalian biar kawin muda",kata Indri.


"Kak Indri,Doanya jelek"kata Lee.


__ADS_2