
"Cih monster! tadik dia marah-marah, sekarang hanya ber oh ria saja!" apa monster ini irit bicara? bukan lagi irit bicara! tetapi? sangat-sangat irit bicara.nama nya juga monster! apa sih yang kau pikirkan ini Tasya? batin Tasya.
"Apa yang kau pikirkan Hah? ingat kau di sini hanya berprofesi sebagai pelayan, dan aku adalah majikan mu!" ucap Cevin.
"Ma_maaf tuan muda," jawab Tasya.
"Ingat! saat aku berangkat, pulang kantor kau menyabutku di pintu." dan satu lagi! kau harus mengantar makan siang ke kantor, kalau tidak! maka kau akan ...? kini senyum devil muncul di bibir tipis nya.
"Hah?" kaget Tasya.
"Tidak ada penolakan gadis kecil!" ucap Cevin mengelus puncuk kepala Tasya. jam 1 siang Asisten ku datang menjemput mu.
"A_apa tuan muda salah makan? atau tuan muda mimpi apa semalam? kenapa tuan muda tiba-tiba baik padaku? guman Tasya.
...*****...
Diperjalanan Cevin menampilkan senyum manisnya saat mengigat tingkah laku Tasya di pagi hari! entah mengapa? saat Cevin berada disisi Tasya ia sangat bahagia, tidak seperti saat ia bersama Celsi kekasihnya. Apa kah ini dinamakan CINTA?
__ADS_1
"Tuan! apa tuan muda mulai menyukai Nona muda? baguslah kalau tuan muda sudah menyukai nona muda!" Ceplos Tony.
"Menyukai?" ucap Cevin. sambil menampilkan senyum manisnya.
"Tuan pagi ini tuan akan metting jam 08:00 metting akan di adakan di Cafe terdekat, dan jam 1 siang taun Ratore ingin bertemu dengan tuan muda untuk mengajukan kerja sama perusahan ini." jelas Asisten Tony.
"Tony censel jadwal ku jam 1 siang," aku tidak ingin ada yang menggangguku! dan satu lagi! kau pergi ke Mansions dan menjemput gadisku. ucap Cevin menampilkan senyum manisnya.
"Ba_baik tuan muda! jawab Tony. tetapi? tunggu gadisku? apa yang tuan muda maksud nona muda? dan sejak kapan tuan muda memanggilnya dengan sebutan gadisku? apa mungkin tuan muda sudah mulai menyukainya? guman Asisten Tony."
"Hey ... apa yang kau lakukan asisten sialan? apa aku menggaji mu hanya untuk menggosip tentang hidupku?" kesal Cevin.
Dengan langka secepat kilat, Tony keluar dari ruangan Cevin. karena aurah-aurah kedinginan ya mulai muncul. Dasar baperan! ucap Tony menutup pintu ruangan Cevin.
"Aku mendengar ocehan mu itu Asisten sialan!" teriak Cevin dari dalam ruangnya.
"Upss! ucap Tony menutup mulut nya dan berlalu kearah parkiran dimana mobil tuan muda nya berada.
__ADS_1
Ting tong
Ting tong
Ting tong! bunyi bel Mansions Pratama.
"Aish ... menyebalkan! guman Tasya. ia saat ini Tasya sudah mengetahui kalau Asisten tuan muda nya itu akan menjemputnya.
"Nona saya kesini menjemput Nona muda! atas perintah tuan muda," ucap Tony saat Tasya membukakan pintu Mansions.
"Baiklah asisten Tony! aku akan bersiap-siap," jawab Tasya dan berlalu meninggalkan Tony di pintu Mansions.
"Baik! nona muda," jawab asisten Tony.
Tasya melangkahkan kaki nya ke lantai dua, dimana kamar Cevin dan Tasya berada. untuk mengganti pakaian yang ia pakai saat ia masak makan siang tuan mudanya. aku memakai baju ini saja! guman Tasya.
Tasya memakai baju yang berwarna navi, rambut tergerai, dan tak lupa wajah cantik nya di polesi sedikit bedak dan liplos di bibir nya.
__ADS_1
Jangan lupa Comen,Like, dan Vote ia 😊