
"Bun" ... panggil Pratama. Bunda tidak usah kwhatir lagi, Cevin sudah besar Bun, ucap Pratama.
"Ta_tapi belum sempat Sang Ibunda menyelesaikan ucapannya kini, Pratama mengajak istrinya tidur."
Di tempat lain, tepat nya di Mansions Cevin Pratama
Cevin kini menyiksa Tasya tampa memberi ampun.
Srekk
Srekk
Srekk
"Bunyi pisau di tubuh mungil Tasya Abraham" Aaaaaaaa ... i_ini sangat sakit, Aaaaaaaa ... kini rintihan dan kesakitan keluar dari bibir Tasya saat itu.
apa bila seseorang melihat Tasya mereka sangat iba, seperti yang Tony saat ini, selaku Asisten pribadi Cevin sekaligus sahabat kecilnya hingga sekarang.
"Tuan muda" cukup Nona Tasya sudah tidak bisa lagi menahan rasa sakit ini, ucap Tony.
"A_apa kau membelah nya?" wanita pembawa si*lan ini Hah? jawab Cevin dengan amarah.
__ADS_1
"Bu_bukan begitu Tuan" tetapi? Tuan dan Nona Tasya akan menikah besok bukan? gugup Tony.
"Hahaha ... aku lupa, ternyata besok aku menikah dengan wanita si*lan ini, cepat bawah wanita ini keruang bawah tanah. agar dia tidak bisa kabur, dan ingat satu hal! kalau wanita si*lan ini kabur? maka nyawamu lah taruhannya. ucap Cevin menekan setiap kata yang keluar dari mulutnya itu."
"Huft hembusan nafas Tony" kini Tony sangat berhati_ hati menjaga Tasya, takut dia akan kabur dari genggaman Cevin.
"Nona Tasya" bangunlah! mari saya antar ke ruang bawah tanah, karena Tuan muda memerintahkan saya membawa Nona Tasya ke ... belum sempat Tony melanjutkan ucapannya tetapi! langsung di potong oleh Tasya.
"Baiklah Asisten Tony" jawab Tasya dan menampilkan senyum manis nya, siapa saja yang akan melihat nya akan jatuh cinta pada pandangan pertama.
"Nona Tasya ini, masih saja menampilkan senyum manisnya. padahal Nona sudah di siksa tampa di beri ampun oleh Tuan muda, semoga Tuan muda menyadari kesalahan nya telah menyiksa Nona Tasya. batin Tony."
"Asisten Tony" panggil Tasya.
🌿Ditempat Lain🌿
"Mommy apa Tasya sudah makan di sana?" apa Tasya baik-baik saja? apakah Tuan muda tidak menyiksanya Mom? Hiks ... Hiks ... Hiks ... ini salah Dady ... ini semua salah Dady ... kalau Dady tidak percaya pada Tuan Atom? pasti ini semua tidak akan terjadi, Hiks ... Hiks ... Hiks ... ucap Abraham di tengah isakannya.
🍃Mansions Cevin🍃
"Tuan muda" pak penghulu sudah tiba, ucap Tony.
__ADS_1
"Baiklah, Ooo ... ia di mana wanita si*lan itu? apa dia ... belum sempat Cevin menyelesaikan ucapanya, tetapi Tony sudah memotongnya."
"Tuan muda tidak usah khawatir" Nona muda sudah di tangani oleh pelayan Spa dan Nona muda sebentar lagi turun. jelas Tony.
"Hemm" ... singkat padat dan jelas, ia ... kini Cevin Pratama kembali lagi ke sifat aslinya. yaitu sifat dingin sedingin kutub Utara.
"Dasar tadik ngomel-ngomel nya minta ampun" lah sekarang kok dingin amat sih? untung kau Bos ku? kalau bukan? sudah ku buang kau ke laut paling dalam biar kau dimakan ikan hiu batin Tony.
"Whaa ... Nona muda sangat cantik, puji pelayan Spa."
"Terima kasih Nona" jawab Tasya dengan senyum manisnya.
"Nona pak penghulu telah tiba! dan sebentar lagi acara nya di langsungkan. jelas Tony."
"Baiklah Asisten Tony" jawab Tasya.
apa Tuan muda sudah siap? tanya Pak penghulu.
"Ia ..." singkat padat dan jelas.
"Kalau gitu kita mulai ia Tuan muda? Bismillahirrahmanirrahim saya nikahkan dan kawinkan saudara Cevin Pratama dengan saudari Tasya Abraham dengan seperangkat alat solat di bayar tunai ... Sah atau Tidak ...? ucap Pak penghulu.
__ADS_1
"Sah ... ucap semua para saksi."