
Dengan langkah angkuh seorang gadis yang berpakaian feminim memasuki Garden Cafe,
Mobil Lamborghini Gallardo berwarna hitam memasuki parkiran Garden Cafe, dimana seorang wanita yang membuat janji padanya.
Dengan langkah yang angkuh seorang pria paru baya memasuki Garden Cafe dan di ikuti oleh seorang pria tampan dari belakang nya, "Apa nona Celsi sudah lama mengunggu?" ucap Atmo memulai percakapannya.
"Paman! aku tidak ingin berbasa-basi," tegas Celsi saat ia mendapatkan tatapan genit dari Atmo,
"Hahaha ... apa nona Celsi tidak ingin pesan makanan?" sekalian kita makan malam disini! tawar Atmo.
"Paman! aku tidak ingin, ..." Nona Celsi paman tahu, kau ingin merebut pria tengil itu dari Tasya bukan? baiklah paman akan membantumu, ucap Atmo menyelah ucapan Celsi.
"Paman dia adalah bukan pria tengil! dia adalah pria yang sempurna di bumi ini, selain tampan! ia juga Kaya dan itu membuat wanita tergila-gila padanya." ucap Celsi blak-blakkan.
__ADS_1
"Hem baiklah! paman punya rencana, tetapi! paman butuh bantuan mu, ingat jangan ada yang mengetahui rencana ini, terutama Cevin dan Asisten nya itu," peringat Atmo,
"Baiklah, aku akan mengikuti apa yang paman katakan, asalkan aku bisa mendapatkan Cevin kembali," Antusias Celsi.
"Baiklah, Paman akan membuat Cevin ke America dan asisten nya itu, dimana cabang perusahan Cevin berada, dan tugas mu membuat Tasya keluar dari Mansions tampa Bodygart nya dan buat ia bertemu dengan seorang pria " mengerti, perintah Atmo.
"Seorang pria? bukankah Ja*ang itu tidak memiliki seorang pria di Indonesia selain dari Cevin?" karena Tasya dibesarkan oleh pengasuh nya di America, terus bagaimana aku membuat Ja*ang itu bertemu dengan seorang pria? jawab Celsi dengan tampang bodoh nya.
"Dasar wanita bodoh! apa kau tidak punya uang? paman akan mentransferkan untukmu, buat membayar pria yang akan menemani Tasya," kesal Atmo karena ia berhadapan dengan wanita bodoh seperti Celsi.
*Via telpon*
"Halo tuan! kita akan berangkat ke America dimana cabang perusahan berada, katanya cabang perusahan kita mengalami kebakaran dan memakan korban jiwa meningal, bukan saja itu, karyawan banyak mengalami luka para dan luka ringan," jelas Asisten Tony saat sambungan telpon genggam nya tersambung pada Cevin,
__ADS_1
"Hem! baiklah," jawab Cevin di sebrang telpon genggam nya dan mematikan telponan ya secara sepihak.
Ceklek! pintu kamar terbuka dan menampilkan tubuh Tasya yang terbaring di atas kasur king size nya, "Sayang! aku akan pergi hari ini, ku harap kau menungguku dan menerima kebenaran pahit," guman Cevin dan mengecup sekilas kening Tasya dengan lembut.
Bandara Pribadi Cevin menyaksikan keberangkatan Cevin ke America dimana jet pribadi nya berada. "Tony! jelaskan padaku! bagaimana bisa terjadi kebakaran di cabang perusahan ku di America? bukankah aku sudah menetapkan orang-orang kepercayaan ku untuk mengelola cabang perusahan ku disana?" geram Cevin karena orang-orang yang ia percaya lalai dalam pekerjaannya bahkan ia mengalami kerugian besar.
"Salah satu karyawan membuat cabang perusahan kebakaran, tetapi? belum ada yang tahu siapa karyawan itu, dan mengapa ia melakukannya? jelas Tony,
"Si*lan! apa aku mempekerjakan mu hanya untuk menjelaskan di hadapan ku Hah?" geram Cevin dan meninju perut Tony dengar keras dan mengakibatkan Tony yang berdiri tegak tersungkur kebelakang.
Author nama nya juga musibah, 😁🤭
"Hem! baiklah siapa pun dia, aku akan membuatnya merasakan api neraka," bringas Cevin dan berlalu memasuki Jet pribadi nya dengan tatapan marah.
__ADS_1
Visual Celsi Olevia