
"Abraham maafkan ucapan istriku barusan!" guman Pratama sedari meninggalkan Helena di dalam mobil.
"Ayah!" pekik Helena saat ia melihat Pratama meninggalkan nya dalam mobil. "Lagi-lagi ja*lang itu!" kesal nya sedari mengepalkan kedua tangan nya. "Lihat saja apa yang akan aku lalukan padamu!" pikir Helena, tersenyum sinis.
...----------------...
Hari begitu cepat berlalu, kini sudah satu bulan lama nya Tasya meninggalkan kediaman Pratama. dengan perasaan berkecamuk entah itu sedih atau senang! Cevin melalui hari-hari nya dengan tak bersemangat atas kepergian sang Istri. "Andai waktu itu aku tidak mengatakan kata-kata itu! mungkin, kau dan aku masih bersama." batin Cevin sedari menatap foto Tasya yang berada di nakas yang tak jauh dari ranjang nya.
"Ku mohon kembali lah!" ucap Cevin mencium foto Tasya. dan tampa ia sadari bening kristal yang sedari tadik ia tahan, kini keluar dari tempat persembunyian.
"Sayang! ku mohon kembali lah!" pekik Cevin dan meporak-porandakan barang-barang yang ada dalam kamar nya. "Sayang! apa kau tidak merindukan diriku Hah?" pekik nya lagi.
Howwek ...
Howwek ...
Howwek ...
__ADS_1
Cevin memuntahkan semua isi perut nya di wastafel. "Tu_tuan! apa yang terjadi?" ucap Tony tiba-tiba dan membantu tuan nya memapah nya.
"Apa tuan salah makan? kenapa tuan seperti ini? semenjak nona muda pergi dari Mansion! tuan seperti nya orang gila!" ucap Tony blak-blakan.
Dengan langkah lemas Cevin keluar dari kamar mandi dan di bantu oleh Tony asisten nya.
...----------------...
Sudah satu bulan, Tasya melalui hari-hari nya dengan anak nya yang masih setia bersemayam dalam perut nya! sejak kehamilan Tasya, Tasya tidak mengalami siklus kehamilan. di mana seorang wanita kalau hamil muda akan mengalami berbagai suplemen dan keluhan yang tak tertandingi.
"Sayang! baik-baik di dalam sana, Mommy akan menjaga mu." guman Tasya sedari mengelus lembut perut rata nya itu.
"Andai kejadian itu tidak terjadi! mungkin saja kita bertiga berkumpul dengan damai sayang." tapi! itu hanyalah "Andai!"
"Dev! apa yang terjadi pada tuan?" tanya Tony to the poin saat Dev selesi memeriksa Cevin.
Dengan senyum manis! Dev hanya lah memperlihatkan senyuman itu di hadapan Cevin dan Tony. "Dasar Tuan! apa kau tidak menyadari kalau ini adalah tanda-tanda yang Nona muda berikan!" ucap Dev dengan senyum kemenangan nya.
__ADS_1
"Maksud mu Dev?" tanya Leon dengan tatapan dongkol nya.
"Huft ngini nih! kalau sudah punya istri!" tekan Dev dengan sebutan istri.
"Dev!" pekik Cevin,
Dev yang mendengar pekikan Cevin langsung gelagapan. "Tuan! tuan mengalami sindrom kehamilan simpatik terjadi, ketika suami ngidam dan mengalami gejala-gejala kehamilan seperti yang di alami istri nya ketika mengandung."
Sindrom simpatik ini, membuat sang suami mengalami mual, kram, dan gejala kehamilan lain nya. dan biasa nya sindrom ini hanya bersifat sementara dan akan menghilang setah bayi nya lahir.
Bisa dibilang, semakin kuat ikatan batin suami dengan sang istri, bahkan gejala yang ia alami. juga lebih intens.
Bersambung ...
Halo Ellen! lama tak berjumpa lagi π
Maaf kan Tutor karena lagi sibuk di dunia nyata π
__ADS_1
dan dalam part ini Tutor memikirkan alur selama 2 hari baru bisa clear part nya π€§