
"Sayang aku merindukan mu!" ucap manja Celsi di pergelangan Cevin.
"Celsi! jaga sikapmu!" geram Cevin dan menghempaskan tangan Celsi yang berada di pergelangan tangan nya,
"Sa_sayang! apa yang kau katakan? bukan kah kau berjanji padaku, kalau menceraikan wanita ja*ang itu dan menikah denganku?" geram Celsi.
"Celsi! aku tahu! dan sangat tahu, apa kau tahu? aku dan Tasya hanya menikah kontrak" tetapi? aku sangat mencintainya, dan aku bahkan tidak akan melepaskan nya. ucap Cevin lantang.
"A_apa yang kau katakan sayang!" kaget Celsi dan membelalakkan kedua matanya,
Falsback On
"Bunda! aku sangat merindukan bunda," ucap Celsi sambil memeluk Helena.
Hahaha ... Helena menyabut Celsi dengan kekehan nya, "apa calon menantu bunda kangen dengan bunda, atau merindukan sosok Cevin?" goda Helena.
"Hey turunkan aku! aku tidak ingin di gendong oleh mu," teriak Tasya di gendongan Cevin.
__ADS_1
Hahahaha ... tawa garing Cevin terdengar sangat nyaring di Mansions, "Cevin!" bentak sang bunda.
"Bu_bunda! Celsi!" guman Cevin dan refleks saja tubuh Tasya yang berada dalam gendongan Cevin jatuh ke lantai, saking kaget nya saat melihat keberadaan sang kekasih,
"Hiks ... hiks ... hiks ... bunda! Celsi ingin pergi, Celsi tidak di butuhkan lagi disini!" Cevin! ucap Celsi di tengah isakannya dan menarik tangan nya yang di genggam oleh Helena.
"Sayang! kau telah salah sangkah denganku,
aku hanya membuat ja*ang itu bahagia bersamaku karena aku memiliki rencana yang ampuh untuknya, dan aku juga sudah minta izin bunda. dan bunda menyetujui nya!" jelas Cevin dan melirik Helena di mana ia berdiri.
Helena yang merasa tatapan putra semata wayangnya mengangguk apa kata anak nya,
Falsback Off
"Apa kau tahu! aku sudah jatuh dalam rencana yang ku buat sendiri! aku, aku sangat mencintainya dan ingat! aku tidak menginginkan mu menyentuh atau melukai istriku itu." geram Cevin sedari menunjuk Celsi yang berada di hadapannya.
Hahaha ... tawa garing Celsi terdengar sangat nyaring di gendang telinga Cevin. "Coba saja" guman Celsi karena saat ini ia telah menyetujui rencana yang di tawarkan oleh Atmo.
__ADS_1
🍂Ruang Bawah Tanah🍂
"Hiks ... hiks ... hiks ... Dad! sampai kapan kita di sekap disini? Mommy rindu sama Tasya putri semata wayang kita," Dad! Mommy ingin kabur dari tempat neraka ini, Mommy ingin membebaskan Tasya dari genggaman iblis itu. ucap Santy sendu.
"Mom! bersabarlah, Dady akan mencari cara agar kita bisa bebas dari tempat neraka ini, dan bisa membebaskan putri semata wayang kita," jawab Abraham.
"Dimana dia?" ucap seseorang dengan suara baritonnya.
"Tuan Abraham beserta istrinya berada di dalam tuan" ucap salah satu dari mereka,
"Sebentar lagi aku akan membebaskan kedua mertuaku! saat anak nya mengakui kalau dia sudah jatuh cinta padaku," ucap Cevin tampa sadar dan menerbitkan senyum termanisnya.
"Apa King sudah mencintainya?" tanya Asisten Tony,
"Aku! aku sangat mencintainya, aku bahkan tidak sanggup hidup kalau Tasya pergi dariku," ucap Cevin senduh dan berharap kejadian yang ia bayangkan selama ini tidak terjadi. " jaga kedua mertuaku itu, jangan sampai aku melihat luka di tubuhnya, maka! aku akan memotong kedua tangan mu dan mencongkel kedua mata mu itu." perintah Cevin dan berlalu meninggalkan Tony menganga saat mendengar perkataan Cevin.
"Tuan apa kau tahu? badannya sudah kau beri luka, saat kau belum jatuh dalam rencana yang kau buat," guman Tony berharap kejadian yang ia bayangkan selama ini tidak terjadi pada tuan nya.
__ADS_1
Mobil BMW melaju dengan kecepatan rata-rata "Aaaa ... aku merindukan mu sayang!" guman Cevin dan menampilkan senyum manis nya.