
"Sayang! pasangkan dasi ku," ucap Cevin manja.
"Apa aku harus memasangnya? apa tuan tidak bisa pasang sendiri?" jawab Tasya dengan polos,
"Apa yang kau katakan barusan! Tuan! apa sayang ku ini mendengar ucapan ku sedari kemarin?" ucap Cevin kesal. karena ia di panggil dengan sebutan embel-embel dan melangkahkan kaki nya dimana Tasya berdiri.
"Ti_tidak! kau pasti salah dengar, aku tidak mengatakan kalau sayang ku ini dengan sebutan Tuan." jawab Tasya gugup, karena selangkah lagi Cevin melangkah! maka tubuh nya akan mentok ke dinding,
Dugg!
Tubuh Tasya kini mentok ke dinding "Sa_sayang! apa yang kau lakukan? bukan nya kau hari ini menghadiri metting?" ucap Tasya mengalikan keadaan.
"Aku kan bos nya sayang, jadi aku bisa kapan saja ke kantor" jawab Cevin dan menampilkan senyuman yang semanis mungkin, pertanda ia akan menang banyak hari ini,
"Bu_bukan nya ... Cup! lakukan tugas mu sebagai istri" ucap Cevin dan menekan kata ISTRI.
Cevin mengikis jarak yang sangat dekat, sehingga nafas Cevin bisa berterbangan di wajah Tasya.
__ADS_1
1 Detik!
2 Detik!
3 Detik!
Cevin Terhipnotis oleh keindahan wajah sang Istri, apa kau tahu? aku ingin bersama mu sampai maut memisahkan kita berdua. guman Cevin,
"Sudah selesai kan sayang? aku ingin turun kebawah dan menyiapkan sarapan untuk mu," ucap Tasya menghentikan Cevin dari lamunan nya.
"Hem! baiklah jawab Cevin."
Untung saja kamar Cevin kedap suara! meski ia berteriak-teriak histeris tidak akan ada seorang pun yang akan mendengar teriakan nya itu.
🌿Apartemen Wijaya🌿
Mobil BMW berwarna merah memasuki area parkiran Wijaya, dimana apartemen Wijaya memiliki saham 30% di perusahaan A&X Gurp.
__ADS_1
"Selamat datang nona! ucap Bodygart yang menjemput di pintu utama di perusahan A&X Grup"
Celsi yang melihat nya hanya menatap sinis, "Dimana dia?" ucap Celsi to the poin.
"Nona silahkan masuk, tuan kami sudah menunggu kedatangan Nona di dalam" jawab Bodygart itu dengan tatapan tak kalah sinis nya.
"Apa yang kau lakukan! kenapa kau menatapku seperti itu? apa kau tidak tahu, siapa yang kau hadapi sekarang? ucap Celsi kesal saat ia mendapatkan tatapan sinis dari seseorang yang berprofesi Bodygart.
"Baru saja jadi calon menantu!" guman Bodygart.
"Hey apa yang kalian lakukan! Tedy! apa yang kau katakan padanya" Nona jangan hiraukan apa yang ia katakan barusan, dan tuan kami sudah menunggu kedatangan nona sedari tadik di dalam. ucap Arman dan melerai perdebatan Tedy dan Celsi.
Ia, yang menyabut Celsi di pintu utama perusahan A&X Grup adalah Tedy! karena perlakukan Celsi terhadap orang-orang kalangan bawah, membuat nya tidak bisa diam,
"Nona! saya minta maaf atas perlakuan bawahan saya" nona diam saja, aku akan membuat nya menderita seumur hidup. ucap Arman saat ia memperhatikan tatapan mata Celsi menujuh Tedy.
"Aku tidak percaya apa yang kau katakan!" ucap Celsi dan meninggalkan mereka berdua,
__ADS_1
Jangan Lupa Comen,Like, dan Vote ia Akak, Abang, dan bunda bunda🙏☺️🤗