
"To_tolong! siapapun disana tolong lepasan saya," teriak seorang pria meminta pertolongan. "siapa kau? kenapa kau menyekapku?" ucap pria itu.
"Hey tuan! bisakah kau diam? atau kami akan merobek mulut mu itu," kuping kami serasa ingin pecah saat mendengar ocehan mu itu," bentak salah satu Bodygart yang menjaganya.
"Sial! umpat Doni,"
"Selamat datang tuan," ucap Bodygart membungkuk kan badannya.
"Dimana dia! ucap Atmo."
"Dia ada di dalam tuan, jawab Bodygart sopan."
"Selamat datang tuan Doni! apa kau suka kejutan ku?" ucap Atmo dan merentangkan tangan nya ke samping pertanda menyambut tamu istimewanya.
"Pa_paman! apa kah kau itu?" jawab Doni membelalakkan mata nya,
"Apa paman ingin mencongkel kedua mata mu itu hah?" kekeh Atmo.
"Paman! apa yang kau lakukan? kenapa paman menculik ku dari London?" kesal Doni saat ia mendapati diri nya berada di Mansions Atmo.
POV Doni
"Hey siapa kalian? kenapa kalian bisa masuk ke apartemen ku?" geram Doni saat ia mendapati orang berpakaian hitam. "penjaga! penjaga! penjaga! teriak Doni memanggil penjaga apartemen nya." hey apa yang kalian lakukan? lihat saat paman ku datang, kalian semua akan mati di tangannya. geram Doni karena Bodygart suruhan Atmo mendekati Doni.
Doni yang sangat geram atas perilaku orang tersebut, tampa ba-bi-bu Doni mendaratkan pukulannya pada orang itu.
Bug
Bug
Bug
__ADS_1
Doni memukul wajah dan perut agar mereka tidak berbalik melawannya. "Hahaha ... apa segini saja kekuatan mu? percuma punya postur tubuh bagus, kalau anak kecil saja tidak kau bisa lawan!" ucap Doni dengan semangat.
Bug
Punggung Doni di pukul sangat keras, sehingga menyebabkan nya pingsan.
...********...
🍂Apartemen Celsi🍂
"Sayang! kamu dimana?" ucap Celsi manja di sebrang telpon genggam nya.
(...)
"Aku kangen! apa kau tidak kangen dengan belaian ku?" ucap Celsi,
(...)
~Mansions Pratama~
"Selamat siang nona! ucap kepala pelayan Tomy."
"Aaaa ... pak Tomy! kau mengagetkanku," ucap Tasya.
"Maaf nona muda! jawab pak Tomy sesal."
"Ucapan maaf pak Tomy di terima! ucap Tasya dam menampilkan senyum indah serta deretan gigi putih nya,"
Sepertinya nona sedang bahagia hari ini! guman kepala pelayan Tomy dan berlalu meninggalkan Tasya.
"Ada apa denganku! kenapa aku merasa ada getaran aneh tubuhku? tepatnya di lubuk hatiku yang paling dalam," guman Tasya tersenyum. "Apakah ini ... CINTA?"
__ADS_1
Deg
Seketika tubuh melayang ke udara, karena seseorang telah mengangkatnya ala bridal stay, "Tolong! siapa pun disana tolong saya." teriak Tasya di gendongan seseorang.
"Apa kau ingin berteriak terus? apa mulut mu itu tidak bisa diam saat aku mengendong mu Hem," goda Cevin sambil meniup daun telinga Tasya.
Tasya yang di perlakukan seperti itu, bergedik ngeri "Tuan! kapan tuan pulang?" ucap Tasya mengalihkan keadaan.
"Apa aku salah mengangkat tubuh istriku?" jawab Cevin dengan tatapan tajam.
Saat ini Cevin berada di atas lantai dua, dimana kamar Cevin dan Tasya berada. "Sayang! apa kau ingin seperti ini terus Hem? goda Cevin lagi.
"Aaaaaa ... tidak! teriak Tasya,"
Hahaha ... kau sungguh wanita mengemaskan! dan mendekat dimana Tasya berada.
Cup!
Tasya yang mendapat perlakuan Cevin tiba-tiba merasa geram dan bahagia, "Aku ingin mandi! apa kau ingin ikut bersama ku mandi?" ucap Cevin.
Berbeda dengan Tasya yang menahan rona merah di wajah nya, "Apa yang kau katakan? apa kau tidak malu berbicara seperti ini?" guman Tasya dan meninggalkan Cevin di kamar nya.
Disini Tasya bertempur dengan alat dapur nya lagi, hanya untuk memasakkan makan untuk Sang suami dan kedua mertua nya.
"Heuum ... rasanya enak sekali! siapa yang memasak ini?" tanya Pratama,
"Ayah! apa yang ayah lakukan disini?" tanya Tasya balik.
"Ayah kesini hanya mengambil air," jawab Pratama.
Helena yang memandang kebersamaan Tasya dam Pratama suaminya, dengan tatapan benci sama seperti rada benci nya pada kedua orang tua Tasya.
__ADS_1
JANGAN LUPA VOTE,LIKE AND COME 🤗