
"Saat itu Cevin ingin melayangkan ke pipi mungil Tasya" tetapi? di tahan oleh tangan kekar Sang Ayah.
Cevin kenapa kau menyakiti menantuku ini? apa di punya salah padamu Hah? suara bariton milik Sang Ayah bergema di kamar milik Cevin.
"Ta_tapi Ayah?" keluarganya sudah ... belum sempat Cevin melanjutkan ucapannya kini di potong oleh Pratama.
"Dia itu istrimu" dia bukanlah siapa-siapa, dan dia sudah jadi keluarga! dan ingat? siapa yang akan menyakitinya? maka siap-siap kalian angkat kaki dari Mansions ku ini tegas Pratama.
"Ta_tapi Ayah ... dia sudah?"
"Diam sekali lagi kau menyakiti menantu Ayah ini, maka kau akan angkat kaki dari Mansions ini dan Ayah akan mencoret nama mu di keluarga Pratama.
__ADS_1
"Ayah ... apa yang kau katakan?" dia adalah anak kita satu-satunya kenapa Ayah membelah wanita si*lan ini Hah? apa dia sudah menggoda mu Hah?
"Santy" dia adalah istri anak ku Cevin, jadi dia sudah jadi keluarga kita juga, dan ingat menantuku ini tidak menggoda ku! dan ingat satu lagi' barang siapa yang menyakiti Tasya maka! dia akan berhadapan denganku, ingat itu! teriak Pratama dan meninggalkan Tasya,Cevin,Dan Santy di dalam kamar.
Plak
Satu tamparan yang mengenai pipi mulus Tasya, I_ibu kenapa ibu menamparku? hiks ... hiks ... hiks ... ucap Tasya.
"I_ibu lihat lah apa yang kau lakukan terhadapnya, kalau Ayah tau Ibu melakukan ini? maka kita dalam bahaya Bunda. timpal Cevin."
"Cevin kau ..." belum sempat Helena menyelesaikan ucapannya kini di potong oleh Cevin. Bunda Cevin tidak membelahnya, lihat apa yang Bunda lakukan? kalau Ayah tau Bunda menampar menantu kesayangannya' ups 🤠wanita si*lan ini? ejek Cevin dengan tatapan sinis.
__ADS_1
Pagi pun tiba, matahari mulai tersenyum memandangi Dunia Maya, bunga- bunga bermekaran menyambut kehadirannya. embun pagi mulai menyingkir dari hijaunya akibat sinar matahari yang mulai memanas.
Di Mansions Tasya masih tertidur pulas, sementara Cevin masuk ke dalam kamarnya dan membawa berkas di tangan kekar nya. dan saat itu juga! Cevin tertegun melihat wajah cantik Tasya yang di taburi dengan bekas pukulan nya dan bekas tamparan Sang Ibunda.
"Aaaraaaggg ... kenapa wanita si*lan ini tidur di kamarku? siapa yang menyuruhnya? pelayan ... teriak Cevin dari atas kamar nya."
Saat itu kepala pelayan yaitu " Tomy" yang memantau para pekerja yang bekerja di Mansions Pratama, ayah dari CEO yang terkenal dan di takuti para pebisnis dan kolega-kolega. I_ia tuan muda? ada apa tuan muda pagi- pagi begini sudah berteriak? ucap Tomy dengan hormat, dan tak lupa menundukkan kepala nya seperti di Film-Film kerajaan.
"Tomy apa saja yang kau kerjakan di Mansions ini Hah?" apa kau tidak mau lagi bekerja disini, sehingga wanita si*lan itu, tidur di kamarku? bentak Cevin.
"I_itu tuan muda ... tuan besar yang menyuruh nona muda tidur di kamar ini tuan. gugup Tomy."
__ADS_1
"Aaargggggg ... sialan lagi-lagi Ayah" ucap Cevin menggantungkan ucapanya. baiklah lihat saja wanita si*lan setelah Ayah ku keluar negeri, akan ku buat kau merasa putus asa dan kau akan keluar dari hidup ku dan keluargaku' batin Cevin. dan tak lupa menampilkan senyum devil ya. Tomy kau keluarlah! ucap dingin Cevin.