PSIKOPAT ITU SUAMIKU

PSIKOPAT ITU SUAMIKU
Episode 4


__ADS_3

"Apa? lepasin? percuma wanita si*lan, belum sempat ucapan Cevin selesai kini di potong oleh Pratama Ayah Cevin."


"Cevin Pratama! apa kau tidak kasihan dengan istrimu ini?" Hah? kau hanya menyiksa dan membunuh seseorang? apa kau akan perbuat pada istrimu itu? tunjuk Pratama.


"A_apa yang Ayah katakan? apa Ayah lebih memilih wanita si*lan ini? dari pada anak sendiri? kini amarah Cevin sudah di ubun-ubun.


"Bu_bukan seperti itu Vin, tetapi? wanita ini sudah jadi istri sah mu Vin" suara bariton Pratama bergema di Mansions nya.


Note: Pratama dan Santy, sudah mengetahui kalau Cevin anak semata wayang nya itu menikah dengan anak dari sahabat kecil Pratama yaitu Abraham. tetapi? di antara mereka berdua terjadi kesalahpahaman! dan akhirnya imbas kesalahpahaman itu turun ke Tasya saat ini.


"Ayah panggil Sang Ibunda."


"Bunda jangan ikut campur" ini adalah peraturan Ayah? Ayah sebagai kepala rumah tangga disini! jadi Ayah mohon Cevin dan Bunda patuh pada peraturan yang Ayah buat. jelas Pratama.


"Seketika itu, Cevin, Santy dan Tasya diam mendengar ucapan Pratama dan saat ini Pratama sudah menjabat sebagai Ayah mertua dan Santy sebagai Ibu mertuanya."


"Tasya naiklah susulah suamimu itu" apa bila Cevin menyakitimu? bilang sama Ayah biar Ayah yang bicara. ucap Pratama.


"Ba_baik Tuan Besar" belum sempat Tasya menyelesaikan ucapanya, kini di potong oleh Pratama. jangan panggil Ayah dengan sebutan itu? karena kau sekarang, sudah menjadi menantu di keluarga ini, dan satu lagi!! kau seharusnya memanggilku dengan sebutan Ayah, mengerti? jelas Pratama.

__ADS_1


"Ba_baik Ayah" gugup Tasya.


"Tony" suara bariton di sebrang telepon, saat sambungan telepon nya terhubung ke Asisten Tony.


"I_ia Tuan muda" jawan Asisten Tony gugup.


"Siksa kedua orang tua wanita si*lan itu!! dan jangan lupa beri sayatan di tubuh nya itu? perinya Cevin. pada Asisten Tony.


"Ta_tapi belum sempat Asisten Tony menyelesaikan ucapanya" kini sambungan telepon sudah terputus.


Tut ...


Tut ...


Tut ...


"Huft dasar Tuan muda ini" suka memerintah saja?tidak tau kah kau? kalau aku membutuhkan istirahat sejenak? baru saja rebahan sejenak; sudah di beri tugas. Huft nasib-nasib sebagai Asisten. berbagai sumpah serapah keluar dari mulut Tony.


*Ruang Bawah Tanah*

__ADS_1


"Dady ... apa yang Tasya buat sekarang? Mommy kangen banget sama Tasya! apa Tasya kangen sama kita Hem? atau Tasya melupakan kita? karena Tasya sudah jadi Nyoya muda Pratama. dari keluarga Pratama, dan keluarga Pratama juga CEO yang di takuti dalam negeri maupun luar negeri. ucap Helena pada Abraham dengan sendu."


"Ti_tidak Tasya tidak akan" belum sempat Abraham selesai mengucapkan ucapan nya, kini Asisten Tony memotongnya.


"Tuan Abraham" Nona Tasya sudah jadi Nyoya muda di keluarga Pratama. jelas Tony.


"Ti_tidak aku tidak sudih putrimu menikah dengan Cevin itu. biarpun aku dan Pratama pernah menjalin persahabatan. tetapi? kini persahabatan hancur, dan aku Abraham membatalkan perjodohan mereka saat itu!! Amara Abrahan kini memuncak ke Ubun-ubunnya.


Flashback On


"Abraham lihatlah mereka berdua? betapa anak-anak kita senang? apakah Tasya bisa bersama anakku Cevin kelak? aku menginginkan Tasya sebagai menantuku di keluarga Pratama. ucap Pratama Ayah dari Cevin.


"A_apa maksud mu Pratama? jawab Abraham."


"Aku menginginkan Tasya Abraham menjadi menantuku kelak, jadi aku melamar Tasya saat ini?!! meski umur Tasya dan Cevin masih terbilang belita. jelas Pratama."


Falsback Of


"Ja_jadi Tuan muda dan Nyoya muda sudah di jodohkan sedari kecil? meski umur Tuan muda dan Nyoya muda terbilang belita? tetapi? kenapa Tuan Abraham tadik bilang kalau Tuan Abraham sudah memutuskan tali persahabatan dan perjodohan dengan keluarga Pratama?" Batin Tony

__ADS_1


__ADS_2