
Pagi harinya, sesuai yang diumumkan, Ryuxie dan juga Kyna ralat juga bersama Leimera mereka ,dengan jubah yang menutupi seluruh tubuh mereka melangkah terus menuju tempat kemarin tentunya untuk menukar hadiah .
Ryuxie dan Kyna berjalan memasuki tepat tersebut sedangkan Leimera ia memilih menunggu didepan.
Ryuxie mengedarkan pandangannya mencari satu sosok, setelah menemukannya tanpa pikir panjang ia dan Kyna berjalan mendekat sosok tersebut yang berada di ujung ruangan.
" Maaf tuan, bisa berbicara sebentar " ramah Kyna . sosok tersebut yang merasa nb terpanggil menoleh kebelakang memandang Kyna.
Ia mengerutkan keningnya , kepalanya mengangguk " iya.. ada yang bisa saya bantu nona ? "
" emm....ini...tuan? " Kyna menggantungkan ucapannya bermaksud menanyakan nama dari sosok tersebut.
Ia yang mengerti tersenyum ramah " panggil saja Tuan Li " ucapnya.
Kyna mengangguk , sebelum itu ia melirik Ryuxie meminta barang buruan mereka . Ryuxie langsung saja menyerahkan sebuah kotak pada Kyna.
Kyna menerim kotak tersebut, ia tersenyum lebar memandang Tuan Li, Tuan Li yang di pandang mengernyit bingung.
" oh.. tuan sesuai permintaan saya membawakan apa yang di minta kekaisaran " ujarnya menyodorkan kotak tersebut.
Tuan Li lagi lagi heran ia tetap menerimanya dengan ragu ragu , dengan perlahan ia membuka kotak tersebut mencari tahu apa yang dimaksud sosok wanita didepannya, seketika itu juga matanya melebar tak percaya ia terus bergantian menatap kotak tersebut pada sosok didepannya.
" I..ini.." ragunya masih tak percaya.
Kyna mengangguk semangat dengan senyum lebar nya " inti serigala perak , kau bisa memeriksanya bila tak percaya "
Tuan Li menggeleng ia sangat yakin pada barang didepannya " tidak...tidak.. Tuan ini percaya.. iya percaya.." yakinnya
" maaf nona nona... bila saya boleh tahu, kapan nona mencarinya ahh tidak, memburunya ? " tambahnya.
" semalam , memangnya mengapa ? " bingung Kyna. tak perlu lama lama bukan? hanya mencari itu saja .
Tuan Li lagi lagi terkejut tak percaya
" sungguh ? "
Kyna mengangguk yakin, tuan Li menggeleng kan kepalanya takjub pada nona didepannya, bagaimana mungkin secepat ini...
" kau tahu apa hutan yang kau masuki bukan?" tanyanya
" ya.. Hutan hitam , benar bukan? "
" iya benar nona, nona tahu rumor yang beredar tentang hutan tersebut? "
" ahh maaf sekali saya tidak tahu , apa itu ? " keponya.
Tuan Li menarik nafas lalu membuangnya sejenak " nona... Hutan hitam , bukan sekedar hutan biasa , hutan hitam selain itu dikenal dengan hutan kutukan , siapapun yang memasuki hutan tersebut akan terkena kutukan , hanya orang yang benar benar kuat yang dapat memasukinya tanpa kutukan juga terkena serangan serangan berat Karena banyak hewan hewan spiritual tingkat tinggi yang berkeliaran didalamnya, bahkan para pendekar tak berani memasuki hutan hitam lebih dalam, mereka hanya berani disekitar hutan tersebut untuk mencari hewan hewan spiritual tingkat rendah atau tanaman obat biasa saja , juga penampilan hutan tersebut yang menakutkan" terangnya bergidik ngeri terpancar jelas dimatanya ketakutan .
Kyna menyeburkan tawanya lepas ia tak bisa lagi menahannya " tadi apa? kutukan? menakutkan? Hahahahahaha...apa kau bercanda? " ucapnya memegangi perutnya yang sakit.
Tuan Li menatap heran Kyna , ia benar benar tak mengerti apa maksudnya bercanda?
__ADS_1
" tidak saya tidak bercanda "
Kyna mencoba meredakan tawanya " kau tau, semuanya sepertinya salah... sudah dua kali aku kesana juga aku dan temanku pernah bermalam disana, tapi apa ? kutukan ? apa itu lelucon ? tak mungkin.. aku dan temanku tak apa apa tak ada luka sedikitpun tak ada kutukan juga setelah keluar dari sana , dan lagi itu tidak menyeramkan , apa hutan dengan pohon hijau dan bunga-bunga bermekaran disebut Hutan yang menyeramkan? hahahahaha... itu sangat lucu sekali Tuan... hahaha " wajah Kyna memerah ia menggeleng gelengkan kepala bingung dengan rakyat sini .
Tuan Li yang mendengarnya tersedak ludahnya sendiri ia memandang dua sosok didepannya takut , bila ada orang lain yang mendengarnya mungkin akan muntah darah tak percaya.
" mana mungkin..."
Kyna menghentikan tawanya ia memandang serius tuan Li " aku bisa membawamu kesana"
tuan Li menggeleng kuat ia saat ini benar benar takut pada sosok didepannya.
" tidak.. tidak perlu tidak perlu.." tangannya ia gerakan kekanan kekiri menolaknya.
" hehe.. baiklah "
tuan Li menghembuskan nafas lega " baiklah sebagai janji aku akan mengirimkan hadiahnya sebagai bayaran...dimana alamat nona nona ini...? "
Ryuxie yang sedari tadi diam ia angkat bicara " penginapan De Ruo nomor 13 " ucapnya datar.
" baiklah.. kita pergi dulu tuan " ucap Kyna melangkah dahulu.
melihat hal itu, tuan Li buru buru mencegah nya " tunggu tunggu... bila berkenan datanglah ke Fuo Neilan , aku akan memberikan bayaran tinggi untuk tugas lainnya bila nona setuju..." serunya sedikit berteriak , ia tidak akan melepaskan orang kuat ini begitu saja, ia tak ingin menyia-nyiakan bakat hebat dihadapannya.
Kyna menghentikan langkahnya , ia menengok kebelakang memandang tuan Li
" baiklah... " setuju nya menganggukkan kepala. ia kembali melangkah namun lagi lagi tuan Li berbicara.
" tunggu... siapa nama nona nona ini bila boleh tahu ? "
Ryuxie melirik Tuan Li sekilas sebelum melangkah keluar " Xianxie.." ujarnya lalu pergi mengikuti Kyna didepannya meninggalkan tuan Li yang terdiam.
" dasar anak muda tak tahu sopan santun pada yang tua, eh tidak aku baru berumur 40 tahun , itu masih muda " kesalnya berbalik badan menuju ruangan pribadinya.
Leimera berdecak kesal saat ia melihat dua sosok berdiri didepannya " heh!! gak tau apa gw diciumin nyamuk mulu nih.. lama banget sih tinggal ngasih aja rempong amat dasar nenek " decaknya kesal melipatkan kedua tangannya di depan dada.
Kyna menoyor kepala Leimera " enak aja lu... gw gak bikinin makan malem mampus lu..." geramnya tak terima.
Leimera mendengus kesal ia menggosok gosok dahinya yang menjadi tempat sasaran Kyna " dih... jangan sentuh gw lu banyak kuman ihh..." setelah mengucapkan itu ia pergi mengikuti Ryuxie didepannya meninggalkan Kyna sendiri yang menggerutu kesal.
" awas aja lu ya gw bales bodo amat dasar Leimera jelek , buluq, dekil, pendek , tua, bego idup lagi..." gerutunya sedikit berteriak agar didengar oleh Leimera.
" gw denger ketek onta "
Kyna mencebikkan mulutnya , ia mengikuti keduanya dan berjalan di depan Leimera tepat disamping Ryuxie.
" lu mau kemana sih Xie... ribet amat dah " kesal Leimera menarik jubah Ryuxie.
Ryuxie menghentikan langkahnya ia menoleh sebentar kebelakang melirik leimera bermaksud tuk melepaskan , Leimera tersenyum lebar ia melepaskan tangannya dari jubah milik Ryuxie.
" pasar gelap Huo Bo.. " setelah mengucapkan itu ia melanjutkan langkahnya .
__ADS_1
Leimera menganggukkan kepalanya mengerti " owh... eh banyak cogan gak ya hihihi..."
Kyna yang mendengar ucapan abstrak Leimera menggeplak kencang lengan Leimera " eh dasar cabe.. mau di kemanain tuh si Xiao Feng "
Leimera berdecak tangannya satu terulur untuk mencubit kencang pinggang Kyna
" eh Bambang nyelo doong.... lagipula siapa sih yang mau sama tuh pangeran sengklek, ihh amit amit dah " ucapnya bergidik ngeri
Kyna mengelus elus pinggangnya
" adah..adah..adah.. sakit *****...awas aja lu kena batunya tau rasa , dah ahh ngomong sama elu mah bikin erosi males gw " kesalnya melanjutkan langkahnya mengejar Ryuxie yang sudah jauh didepannya.
" lah si bangke... main ninggalin aja awas aja lu " Leimera juga ikut berlari mengejar keduanya yang malah ikut berlari .
***
setelah lama melewati banyak tempat bahkan sedikit memasuki seperti perkampungan kumuh, mereka sampai pada tempat tujuan , didepan mata tampak seperti sebuah gedung tua namun ia tak tahu apa yang ada didalam bahkan terdapat penjaga .
" hosh... hosh... hosh... ***** cape gw bangke " seru Leimera , kedua tangannya ia letakkan di lututnya sambil mengambil nafas dalam dalam dalam.
Kyna terkekeh kecil " mampus!! lagian sih Lo jadi anak nyebelin gak ketulungan " ejeknya merasa senang .
" udah diem ayo masuk " ucap Ryuxie berjalan masuk pasar sebelum itu mereka harus melewati beberapa penjaga yang terdapat di depan pintu pasar Gelap ini.
salah satu penjaga tersebut menghentikan langkah ketiganya " maaf nona nona... perlihatkan kartu masuk anda terlebih dahulu..." ucapnya.
Ryuxie merogoh kantong di jubahnya ia mengambil sesuatu dan memperlihatkannya pada penjaga tersebut, penjaga tersebut tersenyum ia mengangguk membukakan pintu masuk pasar gelap ini.
pasar gelap Huo Bo ini merupakan pasar gelap terbesar di kekaisaran ini, tak banyak orang yang mengetahuinya karena tempatnya yang tertutup bisaa dibilang di bawah tanah , pasar ini menyediakan banyak barang barang yang tentunya sangat berkualitas dan mahal mahal tentunya, dipasar ini setiap pengunjung diharuskan memperlihatkan sebuah kartu masuk seperti kartu identitas dahulu agar diperbolehkan masuk, dan untuk keamanan pasar ini bisa dibilang sangat baik banyak para ahli beladiri bahkan katanya pemilik pasar ini adalah seorang siluman , entahlah itu hanya rumor belaka atau memang nyata...
" ayo " ajak Ryuxie memasuki pasar terlebih dahulu. Kyna dan Leimera mengekori dibelakang.
Leimera yang paling belakang membuka tudung jubahnya sedikit memperlihatkan wajahnya yang manis " hai.." ucapnya tersenyum manis dengan mengedip sebelah matanya pada seorang penjaga yang lumayan tampan itu bisa dilihat bahwa umurnya masih seperti umur mereka bertiga mungkin..
penjaga tersebut jelas tertegun matanya terus terpaku pada sosok itu, wajahnya memerah hingga ketelinganya buru buru ia menundukkan kepala menyembunyikan.
Leimera yang melihat itu tersenyum jahil , Haha... ia sangat suka menjahili orang aihh... , ia menepuk pundak penjaga tersebut saat melewatinya , penjaga tersebut menoleh memandang Leimera yang juga memandangnya , Leimera mengedipkan lagi sebelah matanya dengan senyum manisnya lalu berlalu pergi mengikuti teman temannya.
Kyna berwajah masam saat melihat kejahilan sahabatnya itu, ia menggeleng gelengkan kepala sudah biasa dengan aksinya
" kebiasaan Lo .. kasian gw mah sama Xiao Feng.."
Leimera mengedikkan bahunya acuh " lah bodo yang penting gw hepi " ujarnya mempercepat langkahnya menyusul Ryuxie.
Kyna mendengus kesal , ia mengerucutkan bibirnya " huft... dasar ketek onta " geramnya.
_______________________________
**RYUXIE**
__ADS_1
real life