
Ryuxie , Kyna dan Leimera terus menyusuri setiap pasar , banyak terdapat toko toko yang menjual berbagai barang yang ada , dari yang murah hingga mahal juga ada dari sini yang menjual inti dari hewan hewan spiritual dan tentunya harganya yang tidak main main.
tujuan utama mereka adalah Tao Lan tidak lebih tepatnya Ryuxie, toko yang menjual atau menyewakan budak , pembunuh bayaran, ataupun pengawal bagi para peminatnya , Tao Lan ini merupakan tempat yang sangat menjadi favorit bagi para kelas atas, karena menyediakan jasa jasa , dan juga jangan lupa para pembunuh bayaran yang sangat berketerampilan , juga budak yang dijual disini bisa dikatakan tidak lemah, banyak para budak yang dihasilkan menjadi seorang pendekar ahli saat ini .
Ryuxie dengan langkah tegapnya menghampiri seorang pelayan yang bertugas disini " kau ? " panggilnya.
pelayan wanita tersebut yang merasa terpanggil membungkuk hormat pada tamunya " salam nona...ada yang bisa pelayan ini bantu ? "
" Carikan aku 15 budak pria dan 5 budak wanita tingkat Prajurit level 5 " ujarnya datar .
Didunia ini dimana setiap kekaisaran , orang yang kuat akan dipandang tinggi , tentu sesuai dengan dimana ia mencapai tingkat kekuatannya , tingkat setiap manusia biasa dibagi menjadi lima :
- pemula : dibagi menjadi 7 level
- Prajurit : dibagi menjadi 5 level
- kesatria : dibagi menjadi 4 level
- Kaisar : dibagi menjadi 6 level
- Dewa : dibagi menjadi 3 level ( awal , menengah dan akhir ), alasan mengapa ia memilih tingkat Prajurit karna ia yakin dengan kemampuan mereka , mereka akan meningkat dengan cepat.
Pelayan tersebut awalnya tersentak terkejut namun ia buru buru mengembalikan raut wajahnya, ia membungkuk hormat berjalan mundur " baik nona ! tunggu sebentar , silahkan bagi nona nona ini duduk dahulu di kursi yang tersedia..."
__ADS_1
Ryuxie dan yang lainnya menduduki bokong mereka di meja dengan empat kursi dipojok ruangan.
tak menunggu lama Pelayan yang dimintanya tadi menghampiri nya dengan beberapa pemuda dan pemudi yang dipesannya.
" permisi nona... hanya ini yang memenuhi keinginan nona... selainnya hanya ada dibawah ataupun diatas dari keinginan nona..." ucap pelayan tersebut menunduk hormat.
Ryuxie mengangguk ia memandang seluruhnya , ada sekitar 16 dimana 13 terdiri dari pria dan 3 terdiri dari wanita , semuanya umurnya tampak tak beda jauh , mungkin sekitar 18 atau 19 atau mungkin 20 tahunan.
" tak apa... bisakah saya melihat lihat budak yang tersisa di bawah ? " pintanya, pelayan tersebut mengangguk tangannya terulur untuk memintanya berjalan mengikutinya
" silahkan nona untuk mengikuti pelayan ini "
Ryuxie beserta yang lainnya mengikuti instruksi dari Pelayan tersebut yang mengarahkan mereka pada lantai bawah seperti ruang bawah tanah namun tempatnya tidak kotor ataupun lembab namun kebalikannya disini walaupun di bawah tanah tempatnya cukup bersih dan terawat, sepanjang jalan terdapat banyak jeruji luas yang isinya sekitar 3 budak dan tempat tidur didalamnya.
Ryuxie tersenyum miring , ia melangkah menghampirinya , tangannya terulur memegang seutas kain hitam yang sengaja di ikat pada jeruji " betul sekali " setujunya , ia mengalihkan pandangannya pada gadis didepannya, ia mengangkat sebelah alisnya
" hmm... saya mau dirimu... ikutlah dengan saya... " tambahnya, setelah itu pergi meninggalkan ruangan ini , sedangkan untuk 3 lainnya , sudah dipilih oleh Kyna dan juga Leimera.
Ryuxie menghampiri kasir dimana terdapat pelayan tadi yang tengah berbincang dengan pelayan lainnya.
" maaf berapa total semuanya ? " tanyanya dingin tanpa ekspresi , pelayan tersebut sedikit kikuk ia melirik teman disampingnya, temannya tersebut mengangguk mengerti.
" untuk pelanggan terhormat total keseluruhannya adalah 150 tael emas dan 15 tael perak " jawabannya dengan senyuman yang mekar di wajahnya.
__ADS_1
Ryuxie mengangguk , saat ia ingin mengambil bayaran tersebut , Leimera buru-buru menyenggolnya sontak saja Ryuxie mengalihkan pandangannya ke Leimera di belakangnya.
" elu emang ada duitnya ? itu banyak banget loh..." bisik Leimera
Ryuxie tak menjawab, ia merogoh saku jubahnya dan mengambil sesuatu lalu mengeluarkan nya. Leimera melongo tak percaya.
" ini ada 151 tael emas , ambil saja sisanya..." ucapnya menyerahkan kantong tersebut
" terimakasih untuk nona yang terhormat ini atas kebaikan nona... datanglah kembali bila sewaktu nona membutuhkan lagi... kami akan melayani nona dengan baik " ucap pelayan tersebut menunduk hormat dan memberikan senyuman manis miliknya sebagai tanda hormat.
Ryuxie berbalik badan hendak melangkah keluar namun ia kembali terhenti tanpa menolehkan kepalanya .
" kalian semua ikut dengan saya , Kyna dan Leimera kalian terserah mau melakukan apapun disini " lanjutnya melemparkan sekantong tael emas pada Leimera yang langsung ditangkap olehnya, setelah itu kembali melangkah pergi dari area pasar diikuti para budak yang dibelinya
Kyna membuka mulutnya hendak bertanya , namun ia urungkan saat Ryuxie sudah tak terlihat dari pandangannya.
Leimera menatap berbinar pada kantong yang diberikan Ryuxie , langsung saja tanpa pikir panjang lagi ia menarik lengan Kyna menuju toko senjata di depan sana, sedangkan Kyna yang ditarik hanya pasrah lelah saja...
_____________________________
LEIMERA
__ADS_1