Queen Of Darkness

Queen Of Darkness
Kerajaan Tang


__ADS_3

Sudah seminggu ini ketiga warga asing yang tak lain Ryuxie dkk, pindah ke rumah baru mereka bukan penginapan lagi melainkan sebuah rumah yang bisa dikatakan sangat luas dan besar itu, di dekat pinggiran hutan yang jauh dari kata keramaian, alasannya katanya sih biar gak berisik juga tema tema dari mereka yang notabennya para pangeran dan putri ahh pokoknya bangsawan lah ya.


Di siang hari yang terik ini, Rumah mereka kedatangan banyak tamu, ada beberapa teman Xiao Feng yang dikenal mereka juga dan teman teman wanita kenalan Leimera dan Kyna dan satu lagi tamu tak diundang siapa lagi kalo bukan Lie Han yang akan selalu menempel pad Ryuxie dimanapun dan kapanpun ikut meramaikan dihari yang terik ini.


mereka kini tengah berkumpul di ruang tamu dengan duduk selonjoran di lantai dan di temani beberapa cemilan dan minuman khas dimensi mereka.


Kyna yang tengah meminum es lemontea nya berhenti saat ia mengingat sesuatu " kalian tau negara Beiyu di kekaisaran Tang ? " ujarnya yang balas anggukan serentak semuanya kecuali Ryuxie.


" memangnya kenapa dengan kerajaan itu ? " tanya Wei Lan salah satu pangeran tetangga teman dari Xiao Feng.


Shi Ruang mengangkat tangannya mengetahui sesuatu " aku tau... apa maksudmu tentang kejadian misterius beberapa hari ini ? "


" benar, kau tau tentang itu juga ? " teriak Kyna meletakkan kasar gelasnya, yang sontak membuat beberapa orang terkejut akan tingkahnya.


" tak bisa kah kau tidak mengejutkan tiba tiba seperti itu " dengus Chu Xiang sang jenderal wanita pertama di kerajaan Zhang.


Kyna hanya dapat memberikan cengiran andalannya " maaf kan aku, tapi kalian tau..."


" tidak " balas sebagiannya.


Kyna menarik nafas lalu membuangnya perlahan sebelum bercerita " Ku dengar Kerajaan Tang ahh...tidak bukan hanya itu bahkan kerajaan lainnya yang terdapat di kekaisaran Beiyu mendapatkan kejadian aneh yang sama secara misterius, kalian tau apa ? " lagi lagi dibalas gelengan, Kyna mengangguk melanjutkan acaranya.


" Apa kalian masih ingat saat badai besar tiba tiba kala lalu yang memenuhi hampir sebagian belahan bumi ini ? " tanyanya.


Ruo Chang mengangguk " ahh aku ingat, kejadian yang benar benar celaka, langit tiba tiba saja menghitam dan badai besar disertai petir yang kencang itu membuatku trauma akan itu " Ryuxie yang mendengar penuturan tersebut tersedak minumannya, Lie Han yang disampingnya menepuk lembut punggung Ryuxie agar segera mereda, ia menyodorkan segelas air putih untuk menenangkan Ryuxie yang di terima baik olehnya.


setelah reda Ryuxie menoleh pada Lie Han seolah olah bertanya " kau tau tentang itu juga kan ? apa itu karena aku ? " yang hanya di balas anggukan dan senyum kecil oleh Lie Han.


Ryuxie menghela nafas berat, ia memejamkan matanya kejadian itu apa benar sangat dahsyat, ia merasa bersalah.


Lie Han menarik pinggang Ryuxie dari samping dan membawanya dalam pangkuannya dan memeluknya dari belakang tak ada penolakan dari Ryuxie ia bahkan menyandarkan dirinya di dada bidang Lie Han yang terasa nyaman.


Kyna yang memperhatikan Ryuxie sedari tadi hanya mengernyit heran, ia merasa ada yang disembunyikan oleh temannya itu namun ia tak dapat memaksa ia tau semua orang punya privasi sendiri, ia cukup sadar akan itu.

__ADS_1


" Benar sekali, sejak kejadian itu kejadian aneh lainnya datang secara tiba-tiba, yang k tau badai besar terkadang suka tiba tiba datang di hari yang cerah, lalu banyaknya korban yang meninggal tiba tiba dengan tubuh yang memutih dan sangat kurus seperti terhisap semua darahnya oleh sesuatu , dan yang paling mengejutkan ku adalah...." lanjutnya sengaja mengambangkan ucapannya, ia terkekeh kecil melihat satu persatu temannya yang memasang wajah mupeng itu benar benar lucu.


" hahahaha..." tawanya tak tahan, sontak karena itu membuat beberapa temannya mendengus kesal karena di permainkan.


" mengapa kau tertawa hah ? cepat lanjutkan ceritamu itu jangan membuat kami penasaran " teriak kesal Xiao Shan.


" tau Kyn, lanjut dong jangan bikin anak orang kepo, gak baik " dengus Leimera yang akhirnya buka suara cempreng nya.


Kyna menghentikan tawanya perlahan ia mengangkat tangannya menenangkan teman temannya " sampai mana tadi ? " tanyanya dengan tak tau malunya.


" kamu benar benar ya... "


" ampun ampun... tapi aku benar-benar lupa sampai mana tadi " cengirnya mengatupkan tangannya di depan dada.


Wei Yang memutar bola matanya malas " kau sampai adalah tadi cepat lanjutkan .... " jawabnya tanah membuat temannya semakin kesal.


Chu Xiang mencubit pinggang Wei Yang kesal " mengapa kau sangat bodoh hah !! "


" bukan itu maksudnya bodoh... " ejek Xiao Feng membuat Wei Yang menautkan bibirnya maju.


Ruo Chang bergidik geli, mengambil kipasnya ia memukul bibir Wei Yang yang membuatnya kesal " tak usah berlagak sok imut, kau sama sekali tidak imut " jleb... Wei Yang rasanya ingin menangis saat itu juga.


" tak udah menangis, dasar cengeng " ejek Leimera menimpali yang membuat Wei Yang semakin tersudut.


Wei Yang bangkit menjauh dari teman temannya mendekati Ryuxie karena ia sudah cukup dekat dengan pemuda imut itu.


" Xie jie.... mereka mengejekku " adunya menarik narik tangan Ryuxie seraya menunjuk ' mereka ' yang dimaksud.


Ryuxie mengangkat alisnya sudah bukan rahasia lagi kalo Wei Yang memanggilnya kakak ia juga tak mempermasalahkan bahkan ia senang memiliki adik ya... walaupun sedikit bodoh kayak Leimera.


" bocah " ejeknya membuat teman teman yang lainnya tertawa menertawakan Wei Yang yang malah di ejek.


Wei Yang menatap semuanya berkaca kaca, lalu ia menatap sosok yang dianggap Kakaknya sendu.

__ADS_1


" Xie jie jahat... " rengeknya. Ryuxie menghela ia mengelus elus puncak kepala Wei Yang lembut untuk menenangkan.


Wei Yang yang semula cemberut cerah kembali dalam sedetik, lalu memeluk Ryuxie dengan sayang.


" Xie jie yang terbaik " Lie Han menggelapkan wajahnya ia menarik paksa pelukan yang dilakukan Wei Yang dengan kesal, menatap tajam Wei Yang yang bingung dan memeluk erat Ryuxie.


" Sudahlah... kyna lanjutkan saja ceritamu seperti nya mereka sudah sangat penasaran " tenang Ryuxie mengelus lembut punggung tangan Lie Han yang melingkar di pinggangnya.


Ruo Chang berteriak semangat " benar sekali kata Ryuxie, Kyna lanjutkan ayoo.... aku sudah sangat penasaran "


" benar sekali lanjutkan cepat... "


Kyna mengangguk setuju lalu melanjutkan ceritanya yang sempat tertunda " aku sudah ingat sekarang... Dan kalian semua tau hal yang paling mengejutkan adalah... korban korban pembunuhan yang aneh itu berubah menjadi zombie setelah 3 hari mereka mati, bukan hanya itu, mereka bahkan berkeliaran siapapun yang terkena gigitannya maka mereka salah satu dari zombie tersebut , ihh sangat menyeramkan " lanjutnya bergidik ngeri.


" apa itu Zombie ? " tanya Xiao Shan yang diangguki semuanya kecuali tau lah ya...


Kyna menepuk dahinya lupa " sihh aku baru ingat mereka ini pada kuno... Zombie itu seperti mayat hidup yang dapat berkeliaran namun dalam kasus ini semua Zombie seperti dikendalikan oleh sesuatu namun aku tak tau itu " Setelah mendengar cerita itu yang lainnya saling berpelukan takut.


" itu sangat menakutkan... kuharap kita tidak terkena kejadian kejadian aneh disana " racau Pangeran Tan yang sedari tadi hanya mendengarkan, yang disetujui oleh semuanya.


" siapa yang mengendalikan itu, mereka sangat kejam "


" aku sangat takut bila itu terjadi di kekaisaran ini... "


" kedamaian saat ini mulai hancur kala itu... "


" bagaimanapun nanti, kita harus selalu bersama berdiri di barisan terdepan membela keadilan dan saling melindungi karena kita kuat bila bersama " semangat Chu Xiang membara mengepalkan tinjunya ke depan yang diikuti semuanya jiwa jenderal darinya begitu kuat dan itu terbukti. rasa takut yang tadi menyergap kini hilang tergantikan oleh semangat mereka yang membara untuk selalu melindungi satu sama lain.


" Asyiaaappp " ucap mereka serempak tentu yang tak lain ajaran dari Leimera dana Kyna.


" baiklah waktunya makan " teriak Leimera bangkit dan langsung berlari menuju ruang makan, teman temannya yang lain tak mau kalah mereka berlari terpogoh pogoh menuju ruang makan.


Ryuxie hanya dapat tersenyum samar, ia juga harus berjuang memperkuat ketahanan tubuhnya dan kekuatannya yang bisa saja hilang.

__ADS_1


__ADS_2