
Xiao Shan dan Ryuxie yang melihat kelakuan keduanya hanya dapat menggeleng gelengkan kepalanya maklum.
" terima kasih ya Xie... berkat kamu semuanya lancar..." seru Kyna merangkul pundak Ryuxie. semua kejutan ini sudah mereka siapkan matang matang, mereka memaksa Xiao Shan untuk ikut bersama dan mengajarinya menari dan bernyanyi lagu yang susah itu. dan soal persiapan pemain musik, kostum, kembang api, dan juga kelopak mawar itu semuanya ialah ide Kyna dan Ryuxie hanya membantu mempersiapkan semuanya, untuk pemain musik sebenarnya mereka adalah beberapa anggota anak Rose Blood, yang ia berikan sedikit sihir agar lebih mudah dalam memainkannya.
Ryuxie mengangguk memberikan jempolnya " hmm biasa saja..." balasnya.
" Benar hari ini adalah hari yang sangat indah bagiku..." seru senang Xiao Shan tersenyum manis.
" hey hey kurasa besok pagi akan ada banyak surat lamaran untukmu Shan'er " goda Leimera mengedipkan sebelah matanya.
Xiao Shan mengerucutkan bibirnya tak suka
" aku tak suka, lagi pula bila itu semuanya benar terjadi aku akan menolak semuanya " sanggahnya, membuat tanda tanya pada ketiganya.
" mengapa? bukankah akan ada banyak pria tampan ? " tanya Leimera heran.
Xiao Shan menekuk wajahnya mukanya terlihat memerah " tidak!! aku hanya ingin menikahi Pangeran Tan " tegasnya tanpa sadar akan ucapannya, ia menggembungkan pipinya membuat bibirnya mengerucut dan itu sangat imut.
Leimera dan Kyna saling pandang senyum miring terbesit di wajah keduanya " hehehe " mereka sudah mengetahui ada siapa dibelakangnya dan mereka sudah yakin pasti ada orang yang sedang di maksud.
Xiao Shan tak menyadari apapun, tak jauh dari mereka segerombolan pemuda mendengar ucapan keempatnya, siapa lagi kalau bukan Xiao Feng dan kawan kawan nya, dan juga ada seseorang yang menjadi buah bibir keempat gadis itu, memang tujuan mereka adalah untuk menemui Putri Chen Xiao Shan. lebih tepatnya Xiao Feng yang mengajak temannya untuk menemui adiknya sebagai alibi padahal niatnya ingin menemui sang pujaan.
" aahhh siapakah pangeran Tan itu? apakah tampan? " tanya Leimera mengedipkan sebelah matanya pada gerombolan pemuda di belakangnya.
Kyna meletakkan telunjuknya di bibirnya bermaksud agar tak bersuara kepada gerombolan pemuda itu.
Xiao Feng dan yang lainnya mengangguk lalu mereka serempak menunjuk pemuda yang menjadi buah bibir gadis gadis itu yang tak lain tak bukan ialah Pangeran Tan dari kerajaan Gong. Kyna mengangguk dan memberikan jempol, sedangkan Ryuxie ia hanya diam sedari tadi, ia bahkan tak peduli baginya itu terlalu merepotkan.
" tentu saja tampan..." riang Xiao Shan menatap hamparan bintang, ia sama sekali belum menyadari situasi.
Leimera membulatkan mulutnya " owhh... seperti apa ciri cirinya? " tanyanya.
Xiao Shan memikir sejenak " emm... dia itu tinggi, rambutnya berwarna sedikit kecoklatan, dan dia itu imut ahh tidak dia manis ahh tidak tidak dia lebih dari itu dia sangat lah tampan, pokoknya dia itu sempurna " jawabnya bersemangat dengan mata yang berbinar.
Di lain sisi Pangeran Tan yang dibicarakan wajahnya memerah, teman temannya yang mengetahui itu menggodanya dengan lirih, dan tertawa bersama meledek.
" ahhh Pangeran Tan kurasa cintamu tidak bertepuk sebelah tangan "
Pangeran Tan yang di goda memalingkan wajahnya yang semakin memerah, sudah bukan menjadi rahasia lagi bagi teman temannya kalau dirinya sudah mengagumi Putri Chen Xiao Shan sejak beberapa tahun terakhir ini.
" diamlah... " tegur pangeran Tan.
Kyna yang memang sudah mengetahui itu semakin bersemangat untuk menggoda.
" benarkah? bagaimana bila aku nanti juga menyukainya ? " seru Kyna.
__ADS_1
Xiao Shan mendelik sinis " tidak boleh... lebih baik kau bersama teman kakak Feng yang bertopeng setengah saja... "
Kyna mengernyit heran, lalu berbalik menatap segerombolan itu yang memang ia baru sadar bila ada seorang pemuda yang memakai topeng setengah itu, tunggu topeng setengah, bukankah pria yang ditabraknya memakai topeng setengah pikirannya. Ia kembali menoleh kebelakang memastikan apa benar pria itu.
" aiihhh bukankah dia yang aku tabrak tadi pagi..." Gumamnya menepuk dahinya.
Xiao Shan mengerutkan dahinya heran ia menoleh kebelakang tak ada siapapun " mengapa kamu terus menoleh kebelakang apa ada sesuatu? " tanyanya bingung.
Kyna gelagapan dibuatnya ekor matanya melirik belakang dan bernafas lega, mereka semua telah bersembunyi dibalik tembok.
" tidak ada Shan'er hanya sekelompok lalat saja " jawab Leimera tersenyum meyakinkan.
Berbanding kebalik dengan sekelompok pemuda itu, mereka menggeram tak terima apakah pemuda tampan seperti mereka di sebut lalat.
" ah benarkah? yasudah " tenang Xiao Shan.
Kyna dan Leimera bernafas lega untuk Xiao Shan mudah untuk ditipu.
" sejak kapan kau mulai jatuh cinta padanya? " tanya Kyna kefo.
" sejak pertama kali kita bertemu, kalau tidak salah saat aku berumur 9 tahun, ahh sudah lama sekali bukan, sekitar 7 tahun yang lalu. saat itu aku sedang menunggu kakak selesai berlatih dan dia menemaniku sambil menunggu kakak itu saja sangat tidak masuk akal ya..." jelasnya menerawang masa lalunya yang indah itu, pipinya memerah saat kembali mengingat mereka dulu.
Leimera dan Kyna saling tatap, mereka berdua melongo tak percaya " woahh cinta pada pandangan pertama "
" sederhana sekali, beginikah cinta itu? aku juga ingin rasanya jatuh cinta, apa itu menyenangkan ? " sedih Kyna mendramatis
Kyna memicingkan matanya geram punggungnya terasa panas " gak usah keras keras juga njirr, sakit beg* "
" sini lu..." tambahnya, menarik tangan Leimera dan mencubitnya kencang, sehingga Leimera mengasuh kesakitan.
" aduh aduh sakit woy, lepasin " rintih Leimera mengelus elus lengannya yang terasa sakit itu setelah Kyna melepaskannya.
Leimera mendelik kesal, ia memasang wajah wajah konyol meledek dari belakang, dan berhenti saat Kyna menatapnya tajam.
" apa? "
" kagak, tadi ada gajah di kepala kamu..." balas Leimera asal menatap arah lain.
Xiao Shan menggembungkan pipinya kesal
" kenapa kalian ribut sekali ..."
Leimera mendekatkan dirinya pada Xiao Shan berlindung dan kembali bertanya " bila kau bertemu dengannya saat ini, apa yang akan kau lakukan ? "
Xiao Shan berfikir sejenak " bila terjadi ya... mungkin aku akan memeluknya, tapi sepertinya itu mustahil " lirihnya.
__ADS_1
Kyna menaikkan sebelah alisnya " mengapa kamu seyakin itu? "
Xiao Shan menggeleng " bagaimana mungkin ia mau bertemu dengan ku ?, aku hanyalah gadis pemalu bahkan aku tidak terlalu cantik, tidak seperti gadis lain yang lebih cantik dariku.." Setelahnya ia menghembuskan nafasnya pasrah.
" ckck kasihan se- " sontak mereka bertiga menoleh kearah asal suara yang menyela ucapan Leimera.
" benarkah, aku tak mau ? " ucap seorang pemuda tampan keluar dari tempat persembunyiannya diikuti beberapa pemuda lainnya.
Xiao Shan melebarkan matanya, wajahnya memerah menahan malu, apa dari tadi dia mendengar semua ucapanku ? pikirnya.
" WOOAAHHHH..." teriaknya berlari menuju Ryuxie dan berlindung di balik punggungnya menutupi malunya.
Pemuda itu yang tak lain Pangeran Tan tersenyum manis pada Xiao Shan yang mengintip dari balik punggung Ryuxie.
" hey hey hey... Shan'er bukankah tadi kau bertemu ingin memeluknya, kenapa tak kau lakukan di ada disini loh..." ledek Kyna tersenyum miring hahaha ia sangat suka pemandangan ini.
Xiao Shan semakin di buat malu ia menutupi seluruh tubuh kecilnya dibalik punggung Ryuxie.
" DIAAMM AKU MALU..."
Seketika suara tawa menggelegar di taman itu, mereka sedari tadi mencoba menahan tawa namun akhirnya kelepasan juga.
Xiao Feng melirik gadis disampingnya yang tengah tertawa lebar itu, lalu ia menariknya mendekat sehingga tak ada jarak diantara keduanya, Leimera yang diperlakukan tiba tiba seperti itu, sontak menoleh sang pemilik tangan.
" kau... " gugupnya tertahan.
Xiao Feng tersenyum manis, lalu secepat kilat mengecup bibir ranum Leimera membuat sang empu membelalakkan matanya terkejut walau ini bukan yang pertama kali tetap saja jantungnya sudah ingin keluar demo.
" kenapa hemm? bukankah kau tadi juga menciumku ? "
Leimera tersadar ia menggeleng gelengkan kepalanya cepat, buru buru protes " tapi, itu kan hanya di pipi "
Xiao Feng mengangguk setuju, kembali bertanya tak lupa senyumnya yang semakin lebar " lalu... apa artinya Te amo ? "
Leimera berdecak " kau tak tahu, itu tu artinya aku cinta kamu cihh norak..." jawabnya tanpa sadar, lalu langsung menutup mulutnya setelah mengetahui apa yang barusan ia ucapkan.
Sedangkan Xiao Feng membeku di tempat, ia tak salah dengar bukan, berarti gadisnya itu mencintainya apakah cintanya terbalaskan, buru buru ia menarik lengan Leimera menjauh dari teman temannya ke tempat yang lebih sunyi.
Teman temannya yang menyadari kepergian keduanya mendengus kesal.
" lihatlah kelakuan putra mahkota ckck, dasar budak cinta " decak Kyna sudah tak heran lagi
____________________________________________
Pangeran Tan
__ADS_1