Queen Of Darkness

Queen Of Darkness
undangan


__ADS_3

sesuai permintaan , mereka menyanyikan satu lagu lagi tapi berbeda jika tadi ada sebuah tarian sekarang mereka hanya menyanyi bersama tentu juga Ryuxie ikut menyanyi dan juga tetap memainkan kecapi


sebelum itu mereka meletakkan kain tuk menampung uang yang di berikan .


*ooohhh...


yeeaaahhhh....


ooohhhh*...


KYNA


Here comes a wave


Di sinilah gelombang


Meant to wash me away


Dimaksudkan untuk mencuci aku


A tide that is taking me under


Gelombang yang membawa aku di bawah


Swallowing sand


Menelan pasir


Left with nothing to say


Tidak ada yang perlu dikatakan


My voice drowned out in the thunder


Suaraku tenggelam dalam guntur


But I won't cry


Tapi aku tidak akan menangis


And I won't start to crumble


Dan aku tidak akan mulai hancur


Whenever they try


Setiap kali mereka mencoba


To shut me or cut me down


Untuk menutup atau memotong aku


LEIMERA


I won't be silenced


Aku tidak akan dibungkam


You can't keep me quiet


Kamu tidak bisa membuat aku diam


Won't tremble when you try it


Tidak akan gemetar saat Kamu mencobanya


All I know is I won't go speechless


Yang aku tahu adalah aku tidak akan terdiam


'Cause I'll breathe


Karena aku akan bernafas


When they try to suffocate me


Ketika mereka mencoba mencekikku


Don't you underestimate me


Jangan remehkan aku


'Cause I know that I won't go speechless


Karena aku tahu aku tidak akan terdiam


RYUXIE


Written in stone


Ditulis dalam batu


Every rule, every word


Setiap aturan, setiap kata


Centuries old and unbending

__ADS_1


Berabad-abad lamanya dan tak tertekuk


"Stay in your place."


"Tetap di tempatmu."


"Better seen and not heard."


"Lebih baik dilihat dan tidak didengar."


Well, now that story is ending


Nah, sekarang cerita itu berakhi


'Cause I


'Karena aku


I cannot start to crumble


Aku tidak bisa mulai hancur


So come on and try


Jadi ayo dan coba


Try to shut me and cut me down


Cobalah untuk menutup aku dan memotong aku


I won't be silenced


Aku tidak akan dibungkam


You can't keep me quiet


Kamu tidak bisa membuat aku diam


Won't tremble when you try it


Tidak akan gemetar saat Kamu mencobanya


All I know is I won't go speechless


Yang aku tahu adalah aku tidak akan terdiam


Speechless


Terdiam


ALL


Biarkan badai masuk


I cannot be broken


Aku tidak bisa dihancurkan


No, I won't live unspoken


Tidak, aku tidak akan hidup tak terucapkan


'Cause I know that I won't go speechless


Karena aku tahu aku tidak akan terdiam


Try to lock me in this cage


Cobalah untuk mengunci aku di sangkar ini


I won't just lay me down and die


Aku tidak akan hanya membaringkan aku dan mati


I will take these broken wings


Aku akan mengambil akup yang rusak ini


And watch me burn across the sky


Dan lihat aku terbakar di langit


Hear the echo saying I...


Dengar gema yang mengatakan aku ...


Won't be silenced


Tidak akan dibungkam


Though you wanna see me tremble when you try it


Meskipun Kamu ingin melihat aku gemetar ketika Kamu mencobanya


All I know is I won't go speechless


Yang aku tahu adalah aku tidak akan terdiam

__ADS_1


Speechless


Terdiam


'Cause I'll breathe


Karena aku akan bernafas


When they try to suffocate me


Ketika mereka mencoba mencekikku


Don't you underestimate me


Jangan remehkan aku


'Cause I know that I won't go speechless


Karena aku tahu aku tidak akan terdiam


All I know is I won't go speechless


Yang aku tahu adalah aku tidak akan terdiam


Speechless


Terdiam


 


SPEECHLESS ( Naomi Scott )


riuh tepuk tangan terdengar sangat kencang saling bersautan , mereka tak menyangka bahwa sebesar ini efek nya sekali lagi mereka tersenyum membungkuk hormat .


tidak sedikit banyak sekali uang uang mereka berikan hingga kain tersebut tertutupi uang tael perak bahkan ada yang tael emas.


mereka saling pandang dengan tatapan yang puas.


" bagus sekali... ini suara terbagus yang pernah aku dengar sangat enak di dengar "


" benar... apakah mereka akan tampil besok lagi ? "


" entahlah kuharap begitu "


 


" mengesankan , nona ini secara pribadi mengundang kalian ke rumah nona ini untuk meminum teh bersama apakah tidak keberatan? " ucap seorang wanita bangsawan yang meminta tadi, ia tersenyum setelah itu memberikan sesuai apa yang di sepakati .


Kyna tersenyum ia menerima pemberian tersebut " saya rasa itu tidak keberatan nona.. sekali lagi terimakasih nona semoga dilimpahkan selalu..."


wanita tersebut mengangguk ia tersenyum lembut menyerahkan kartu undangan emas kepada Kyna.


Kyna yang penasaran membukanya sontak matanya melebar tak percaya ia menatap wanita itu tidak enak


" nona..anda..." Kyna berhenti berucap ketika wanita tersebut mengangguk untuk tak melanjutkan ia tak mau terbongkar.


" maaf kan saya nona... saya dan teman saya akan datang besok pagi..." ucap Kyna menunduk hormat memberikan tatapan tanda tanya bagi para kawannya .


" baiklah.. nona ini pamit..." ucapnya berlalu pergi diikuti seorang pelayan di belakangnya.


Kyna menghembuskan nafas lega ia kembali menatap para sahabat nya dengan mengangkat undangan tersebut.


Ryuxie sekali lihat ia sudah tahu itu bukan undangan biasa ini biasa yang dipakai orang orang kerajaan . ia berjalan menghampiri wanita pemilik kecapi .


" terimakasih nona..maaf saya mengganggu..." ucapnya menyerahkan kecapi tersebut juga beberapa tael perak sebagai bayaran.


wanita tersebut mengangguk mengambil kembali kecapi miliknya " terimakasih juga nona... nama saya Wei Chu semoga kita bisa bertemu kembali di masa depan..."


Ryuxie mengangguk sebagai jawaban ia kembali menghampiri Leimera dan Kyna yang sibuk mengambil uang juga berbincang kepada para pengunjung yang menonton mereka sebagian masih belum pergi entah o ya g di tunggu , ia juga tidak menyangka bila di dunia ini itu sangat luar biasa lain dengan dunia mereka ini hal biasa saja.


Kyna membantu Leimera membawakan setengah penghasilan , mereka melambaikan tangan pamit pergi meninggalkan panggung


" terimakasih atas semuanya..sampai jumpa di masa depan..." ucap mereka berdua riang sedangkan Ryuxie ia sudah berjalan jauh di depan mereka.


banyak yang tidak rela mereka pergi mereka sangat suka dengan suara indah mereka tapi tak bisa mencegah lagi pula mereka senang juga kalau mereka akan bertemu lagi dengannya mereka akan selalu menunggu tampilan yang selanjutnya dengan antusias.


" woaahh...gila gw gak nyangka klo bakal dapat segini banyak nya.." seru tak percaya Leimera yang di angguki keduanya .


mereka melangkah menjauh dari kerumunan tujuan mereka selanjutnya adalah toko pakaian lalu penginapan untuk istirahat mereka.


Penginapan De Ruo adalah tujuan mereka penginapan ini banyak pengunjung nya dan juga tempatnya strategis , di belakang penginapan ini terdapat taman bunga Peony dan juga sebuah Danau menambah daya tarik orang orang benar benar tak akan membuatmu menyesali.


Leimera berjalan gontai menuju kasur melemparkan asal barang yang ia beli ,mereka hanya memesan satu kamar katanya mah biar irit .


Kyna mendudukkan bokongnya di kursi dekat jendela yang otomatis berhadapan langsung dengan pemandangan luar.


" huft... gw gak nyangka kalo kita ke dunia ini , gw masih gak percaya.. " lesu Kyna menatap hamparan rumput di luar sana.


Leimera menatap langit langit kamar dengan posisi tangan yang menjadi bantalan


" iyaya... gw juga , tapi gw seneng seenggaknya disini bener bener damai kita gak banyak bertugas gak kayk di sana kita jarang istirahat karna banyak panggilan " ia tersenyum senang berangan-angan


Disini benar benar sejuk bila di dunia mereka banyak polusi karna kendaraan juga ekosistem banyak yang rusak karna kejahatan tapi disini masih sangat alami orang orang nya juga ramah ia bangga malah bisa pindah.


Kyna menyetujui ucapan Leimera


" iya juga sih... gw pokoknya gak mau pulang siapa tau nemu jodoh disini "

__ADS_1


Ryuxie bersender di dinding dengan melipatkan tangannya di depan dada dan satu kaki ia lipat " Gak bisa! ada saatnya kita bakal kembali entah itu kapan kita nunggu aja" setelah itu ia pergi keluar kamar menimbulkan tanda tanya bagi keduanya.


__ADS_2