Queen Of Darkness

Queen Of Darkness
kelompok baru


__ADS_3

" aku menemukanmu.... bersiaplah tuk kuhabisi keparat..." desisnya membuang ludah kedepan tepat kearah orang itu berada.


" heh.... asphergylmfus brenszuea..."


seutas benang hitam yang sangat mengkilat keluar dari celah jemari tangannya. dan dengan kecepatan andalannya ia berlari berputar mengelilinginya dengan benang ditangannya sehingga ia terpojok.


serasa cukup, Ryuxie menghentikan langkahnya ia menghembuskan nafasnya, mata emasnya dengan tajam mengawasi sekitar, tangannya merogoh dalam jubahnya, dikeluarkan nya tiga buah kunai kecil lalu melemparkannya pada arah jam tiga.


brukk


bruukk


brukk


tiga orang pemuda jatuh tepat Kunai itu dilemparkan. bibir manisnya tersungging membentuk seringaian kejam. tatapannya kini beralih pada sosok yang telah dililit benang hitam miliknya, dengan perlahan ia mendekati pria tersebut, langkahnya bagaikan malaikat pencabut nyawa begitu menakutkan dan menyeramkan langkah demi langkah membuat pria tersebut semakin direnggut dalam ketakutan ia bahkan sama sekali belum menyerang, wanita ini begitu kuat.


" kenapa? takut? " suara dingin nan tajam itu bagaikan pisau begitu mematikan, hanya dengan melihatnya saja orang sudah tahu apa yang akan dilakukan wanita ini.


" kenapa tak berbicara hah? "


bugh


bugh


dua tinjuan mengenai kedua pelipis pria itu, memberikan bekas biru memar hanya satu kali pukulan. pria tersebut semakin dibuat takut, keringat dingin membanjiri tubuhnya bahkan celananya sudah basah karena ketakutan.


Ryuxie memperhatikan gerak gerik pria itu, ia beralih memperhatikan bawah, bibirnya tersungging membentuk seringaian jijik


" kau... benar benar memuakan..." merasa muak, Ryuxie mengambil belatinya dan memotong kilat tubuh orang itu menjadi dua.


Sreett


Darah merah mencuat, memuncrat keluar menodai jubah dan wajah Ryuxie, Ryuxie tersenyum lebar aura hutan dalan tubuhnya masih belum mereda.


sebelah tangannya menghapus noda darah pada wajahnya, ia melihat sekilas darah tersebut ia menjilatinya lalu memuntahkannya dengan jijik, satu tangan lainnya ia buat untuk mengusap kasar wajahnya dan bibirnya.


cuiihh


" sial rasa darahnya bahkan sama sama menjijikkan..."


Ryuxie memperhatikan sekitarnya banyak yang tergeletak tak berdaya karena jurusnya, ia mematahkan sihirnya dan mendekati seorang pria yang memiliki tato itu.


Belati ditangannya ia gunakan untuk menggores ujung jarinya, ia meneteskan darahnya pada tato pengikat pria itu, dan dalam sekejap tato itu hilang bahkan seluruh orang yang terkena tato itu hilang hanya menyisakan bekas merah.


Seperti biasa yang ia lakukan, ia mengambil darah yang mengalir dan menggambar mawar dengan jarinya dan darah sebagai medianya, dengan begitu..


" misi selesai..."


Ryuxie menghilang ditempat, ia berpindah di atas tubuh Xiecie " came on... "


wuzhssss


Xiecie terbang melintasi gunung menuju tepat selanjutnya yang akan dituju Ryuxie, Ryuxie merebahkan santai dirinya diatas xiecie.


" nona kita akan kemana? " ucap Xiecie melalui telepati. Ryuxie mendengus malas ia membuka topengnya dan memainkan rambutnya malas.

__ADS_1


" hutan malam... kau tau kan tempatnya..."


" tentu nona..." Xiecie terbang cepat bagai kilat, tak perlu lama lama mereka sudah sampai di tempat yang dimaksud Ryuxie.


Ryuxie berdiri, ia memperhatikan bawahnya sana yang terdapat banyak pengikutnya.


Semua yang berada disana sontak mendongakkan kepalanya saat nyaring buru g terdengar, kesan pertama mereka sangat terkejut banyak pertanyaan pertanyaan yang timbul dibenak mereka, Phoenix legendaris yang sangat langka ada dihadapan mereka.


" bukankah... itu sang Phoenix legendaris..."


" benar kenapa bisa ada disini..."


" entahlah... tapi... aku tak akan melupakan ini..."


sautan kagum terdengar kala Phoenix itu terbang mengitari mereka, Ryuxie bangkit ia berdiri tegak memperhatikan dibawah sana yang terdapat banyak anak buahnya. sudut bibirnya terangkat membentuk senyuman miring, ia mengelus lembut rambutnya.


" Xiecie keluarkan apimu.. aku ingin mengetes kemampuan mereka semua..." sinisnya melipat kedua tangannya.


" baik nona..." Xiecie memperhatikan bawah sana, ia menyeringai setelah itu ia mengeluarkan apinya dari mulutnya membentuk bola api yang siap membakar mereka.


hujan bola api berjatuhan secara tak merata, mereka yang awalnya kagum berubah menjadi panik.


" bagaimana ini..."


" diam semuanya... ingat kita sudah mengasah kemampuan kita, kita gabungkan saja..." ujar salah seorang yang paling tua diantara mereka.


" betul... ayok kita tunjukkan hasil latihan kita..." sorak Sorai semangat membara mereka demi menahan bola api itu, mereka saling bergandengan tangan memusatkan aliran Qi pada satu orang ditengah yang memiliki kemampuan dalam pelindung.


" HAHH ...."


" sudah cukup..." Xiecie berhenti mengeluarkan bola apinya.


mereka tersenyum lega, dapat menghalangi bola api itu mengenai mereka karena kerja sama mereka. nafas mereka tersengal sengal kelelahan keringat membanjiri mereka, kekuatan Qi mereka terlalu banyak digunakannya untuk membuat benteng pertahanan itu.


Ryuxie tersenyum bangga ia turun dari atas tubuh Xiecie " bagus... saya suka kerja sama kalian.." pujinya menepuk tangan bangga.


semuanya terkejut saat kedatangan seorang wanita berjubah itu, terutama Den Hua dengan mulut cempreng miliknya ia berteriak kencang.


" APA? TIDAKKK...."


Rao Lan memperhatikan wanita tersebut lalu ia membungkukkan badannya hormat


" selamat datang nona..." hormatnya, mereka yang mendengar penuturan Rao Lan ikut membungkuk hormat mengikuti ucapan Rao Lan.


" selamat datang nona..." hormat mereka berbarengan kecuali Den Hua yang masih bingung.


Mei Tan yang disampingnya menarik lengan Den Hua agar ikut hormat " kau ini bodoh ya..." sungutnya.


Den Hua masih terdiam bingung " maksudnya? "


" huft... beginilah kalau berbicara sama ekor kuda tak pernah menyambung..." kesalnya tertahankan.


Ryuxie tersenyum tipis dibalik topengnya ia mengibaskan tangannya bermaksud agar bangun tak membungkuk seperti itu, bagaimana pun juga mereka sama sama manusia.


Rao Lan yang memiliki kepekaan paling tinggi ia bangkit diikuti yang lainnya, karena disini Rao Lan lah yang menjadi pemimpin.

__ADS_1


" siapa namamu? " tanya Ryuxie memperhatikan Rao Lan, ia mempunyai firasat baik padanya.


" menjawab nona... nama saya Rao Lan..." jawabnya mengepalkan tangannya di depan dada.


" Rao Lan... baiklah... aku mau kau menjadi tangan kananku..." final Ryuxie.


Rao Lan tersentak terkejut " tap... baiklah nona.. terimakasih telah mempercayai saya..." tak ada yang dapat ia bantah setelah melihat matanya ia meringsut patuh tak mau membantah.


Ryuxie melambaikan tangannya menyuruh Xiecie mendekat padanya, Xiecie mendekat pada tuannya ia membungkukkan badannya sedikit.


Melihat suasana ini, Ryuxie membuka topengnya dan juga wig yang dipakainya, rambut perak miliknya terjatuh tertiup angin yang berhembus, wajahnya yang datar dan dingin memberikan aura sang pemimpin.


mereka sangat terpana melihat kecantikan pemimpin mereka, walaupun sebagian pernah melihat wajah asli tuannya, tetap saja daya pikat yang terpancar sangat susah tuk dipaling, keindahan yang begitu langka.


" kembali ke bumi..." tegas Ryuxie saat tahu bahwa semua bawahannya hanya memandangi dirinya memuja ,sontak mereka tersentak dari kekaguman mereka, mereka tersipu malu kalau ketahuan.


" saya tak mau berbasa basi lagi... ada berapa anggota saat ini Ruo Lan ? " tanyanya penuh intimidasi menatap serius para anggotanya.


" menjawab nona... sekitar 1200 nona..." balasnya menundukkan kepala tak mau memandang wajah Ryuxie yang sangat mengintimidasi, tubuhnya bergetar takut namun ia mencoba merilekskan semuanya.


" sudah banyak ternyata..." Ryuxie mengangguk angguk mengerti tak terlalu ambil pusing.


" baiklah... kurasa sudah cukup namun saya tak menghalangi kalian bila ingin masuk pada kelompok ini... dan kalian tahu bukan saya paling tidak suka dengan yang namanya penghianatan... "


Ryuxie menjentikkan jarinya, saat itu juga seluruh tangan anggota lainnya terbentuk tanda mawar kecil yang begitu memukau



Ryuxie tersenyum miring memperhatikan semua raut wajah para anggotanya.


" tanda tato itu pertanda identitas kalian sebagai anggota Rose Blood, saya sudah mengatakan bukan saya tidak suka penghianatan, dan dengan tanda identitas kalian itu... bila kalian sekali kali memberontak, membocorkan atau berkhiatan, tanda itu dapat memprediksinya dan ia akan secara spontan bereaksi dan meledakkan si penghianat itu tanpa ampun saat itu juga ketika kalian mencoba tuk berkhiatan..."


" saya membentuk kelompok baru dengan nama Rose Blood tak cuma main main, kelompok ini kita bentuk untuk membela kebenaran melawan kesalahan, kita bersama sama membantu warga warga yang kesusahan atau yang lainnya tidak untuk memberontak menimbulkan kekacauan, juga tentu kita merupakan kelompok pembunuh bayaran yang pasti terkuat di benua ini... kita tidak asal membunuh, ingat!!! kita hanya akan membunuh bila target korban kita memang pantas tuk dibunuh... saya sebagai pemimpin disini kalian pasti mengenal nama Xue meigui bukan? itu adalah saya... kalian bisa memanggil saya sebagai pemimpin kalian dengan QDeath itu julukan saya... dan untuk membentuk ini, saya membagi kalian menjadi 4 kelompok dimana masing masing kelompok sesuai dengan kemampuan kalian, pertama Diamond, kelompok inilah yang paling kuat kelompok Diamond bertugas menjadi penyerang ia berdiri dipaling depan , dan mengahadapi misi misi yang paling susah yang sangat cocok untuk tingkat mereka, kedua Gold , ini kelompok terkuat kedua, kelompok Gold sama seperti Diamond ia akan membantu Diamond juga memberantas semua kejahatan bersama diamond, ketiga Silver , kelompok ini paling penting kalian bertugas mencari informasi dan melacak musuh, karena bila kalian lengah sedikit saja itu akan mempengaruhi semuanya, dan terakhir Black , walaupun ini terakhir bukan berarti paling lemah, kelompok ini tentu sangat penting, kalian akan mempelajari banyak pengobatan dan racun sebagai media kalian, pengobatan ini kita gunakan untuk membangun program kesehatan secara gratis didesa terpencil dan racun untuk melumpuhkan lawan, untuk racun kalian harus benar benar perhatikan karena ini menyangkut nyawa kalian dan racun akan saya ajarkan secara langsung pada kalian... untuk sekarang apa ada yang ingin bertanya? atau kurang jelas? " lanjutnya memperjelas, ia melirik semua anggotanya dengan wajah puas.


" TIDAK NONA..." ujar mereka berbarengan.


" sekali lagi... aku bertanya apa kalian benar benar bertekad untuk bergabung? " tegas Ryuxie memperjelas, aura pemimpin dirinya terkoar , membuat yang lain percaya pada tuan mereka bahwa mereka tak akan salah untuk melangkah


" IYA, KAMI BERTEKAD UNTUK SELALU MENGIKUTI NONA..." suara lantang mereka penuh akan dengan tekad uang kuat, membuat Ryuxie tersenyum puas, ia tak perlu mengetes lagi, karena keyakinan pada diri mereka sudah membuatnya percaya namun tak sepenuhnya karena kita tak tahu bagaimana kedepannya...


___________________________


_____________________________


RUO LAN




***gimana si Rio lan cakep kan ya... iy dong jodoh nihh....


btw akhirnya aku bisa update, karena virus Corona merajalela jadi sekolah pada diliburkan hore.... tapi aku nya gak tenang tau... semua ujian pada di undurin semoga aja nanti aku UN gak abis lebaran..


doain ya... semoga lancar, dan wabah virus Corona cepet musnah aamiinn...

__ADS_1


INDONESIA CIAYO.....💪💪***


__ADS_2