Queen Of Darkness

Queen Of Darkness
tingkah Kyna


__ADS_3

Balik ke penyerangan kerajaan Api, suasana sudah menjadi panas prajurit prajurit yang diperintahkan banyak yang gugur, Ryuxie menggertakkan giginya, begitupun Xiao Feng yang sudah memerah padam.


Xiao Feng yah sudah gak sabar menarik pedang nya ia berlari ke tengah lapangan bersama dengan yang lainnya.


Ryuxie menatap keduanya sebelah alisnya terangkat, mereka bertiga sama sama tersenyum miring, Kyna mengambil panahnya, dan Leimera yang siap dengan belati miliknya.


Ryuxie mengangguk, mereka bertiga berlari ketengah medan pertempuran membuat banyak pasang mata menatap ketiganya heran dan remeh.


Xiao Shan tak tinggal diam ia ikut terjun ke tengah Medan menghampiri ketiganya dengan pedang dan panah yang dipegangnya. tak tinggal diam para pangeran ikut bergabung melindungi yang lain.


Raja Api tersenyum remeh pada semua yang bergabung melawan nya " hanya anak kecil seperti ini? hahahaha semuanya habiskan jangan ada yang tersisa " saat suaranya jatuh seluruh pasukan kerajaan api berlarian menyerang.


Ryuxie menepuk tangannya tiga kali, seketika ratusan anak buahnya datang dengan senjata yang siap mereka gunakan.


Ryuxie berdiri di paling depan hanfu putihnya berkibar, ia mengangkat tinggi tinggi pedang miliknya. Leimera merobek hanfunya menjadi pendek untung dia pake celana kalo kagak kan berabe.


" maju " teriak Jendral kanan kerajaan Chen, sontak seluruh pasukan maju balas menyerang pasukan kerajaan api.


semuanya saling bertarung dengan semangat, tidak dengan ketiga gadis yang dengan santainya menebas sana sini.


Kyna mengambil bubuk racun di kantongnya dan melemparkannya dengan menempatkan pada panah membidiknya kepada pasukan lawannya di belakang sana.


Kyna tersenyum miring, jiwa ratunya bangkit dirinya adalah Lady poisonous seorang ratu racun, sama halnya dengan Leimera saat ini ia adalah seorang Beauty Devil, lihat saja dirinya yang dengan mudah mengecoh pandangan lawannya lalu dengan kesempatan itu dia menyerang dan menebas siapapun.


Ketiganya terus menyerang dengan membabi buta dengan ekspresi riangnya, semua yang memandang remeh mereka berganti takjub dan takut, bahkan para pangeran dan jendral dibuat takjub dengan permainan asing ketiganya.


mereka meninju, menendang, bersalto menebas dan terus seperti itu, lagi lagi Kyna melemparkan racun mematikan yang sekali hirup pada lawannya, ketiganya memandang rendah raja api, membuat sang empu bergejolak marah.


" habisi sehabis habisnya mereka " marahnya pada pasukannya. ia menatap marah pasukannya dengan mudahnya dibantai bahkan sisa setengahnya mau tak mau ia turun tangan langsung.


Inah yang dinanti Ryuxie, targetnya hanya satu sang pemimpin, Ryuxie melemparkan dua buah pistol rakitannya yang dapat langsung melumpuhkan lawan dengan satu peluru, pistol tersebut di tangkap mulus keduanya. keduanya menyeringai kejam menatap pistol di tangannya.


" siap boskuh " ucap keduanya kembali menyerang lawannya sesekali mereka menggunakan pistol untuk lawan jarak jauh yang mendekati salah satu anggota kerajaan yang ikut bertarung.


Pertempuran berlangsung lama, Ryuxie dengan sihirnya menghilang dan tiba di depan sang pemimpin.

__ADS_1


Ryuxie menyeringai kejam matanya berganti berwarna merah, begitupun rambutnya juga aura kegelapan akan membunuh menguar pekat dari dirinya.


Raja Api tersentak dengan perubahan itu, ia berkeringat dingin, ia dengan gugup bertanya


" si siapa kau ? " gugupnya ketakutan dilihat dari auranya ia pasti sangat kuat.


Ryuxie tertawa lebar " aku? kau mau tau ? aku adalah pencabut nyawa mu " sinisnya merendahkan.


" pengecut " tambahnya memancing emosi lawan.


Raja Api tersungut emosi, ia mengeluarkan api hitamnya dirinya menyeringai remeh.


" sebelum itu kau akan kubunuh dahulu " geramnya, menyerang Ryuxie dengan api hitam miliknya secara acak tak beraturan.


" kau? membunuhku? jangan harap " ujar Ryuxie mengeluarkan api hitam dan membalas melawan.


pertarungan keduanya sengit, Raja api terengah engah kekuatannya sudah mau habis lain halnya dengan Ryuxie ia bahkan belum mengeluarkan setengah kekuatannya.


Sudah dengan apinya, ia mendekati raja api dengan belati kesayangannya, dirinya langsung memukul keras perut raja api membuatnya terpental kuat menghantam pohon besar.


Raja api terbatuk ia mengeluarkan banyak darah dari mulutnya, ia sudah tak ada tenaga lagi lawannya benar benar kuat


suara rintihan dan retakan tulang terdengar ia menghampiri raja api yang masih tersadar dan menarik kuat rambutnya membuatnya mendongak menatap Ryuxie.


Ryuxie menyeringai kejam, ia mengambil belatinya dan memotong satu satu tangan dan kaki raja api.


" ARRGGHHHH " rintihan kesakitan yang terdengar manis bagi Ryuxie, Ryuxie menyudahi permainannya ia menebas kepala raja api dan membawanya ke tengah tengah Medan perang yang pasukan kerajaan api telah habis tak tersisa.


penampilan Ryuxie kembali keawalnya, ia mengangkat tinggi tinggi tangannya yang memegang kepala raja api memperlihatkan pada yang lainnya


" kita menang " ujar Ryuxie lalu melemparkannya begitu saja.


mereka bertiga berdiri ditengah lapangan, sosok ketiganya yang berdiri tegak tanpa luka sedikitpun, hanfu mereka yang di penuhi darah berkibar bagaikan pencabut nyawa dengan pedang bersama ketiganya.


Leimera dan Kyna tertawa kejam mereka berdua melemparkan pedang yang mereka ambil.

__ADS_1


Leimera mengelap keringat dengan tangannya yang lebih dengan darah, ia berujar tak puas " Apa tidak ada lagi? ckck ini sungguh membosankan, ayolah tak ada lawan lagi apa? gak seru kalo cuma segini cihh..." dengusnya kesal duduk diatas tumpukan mayat.


Kyna mengedikkan bahunya ikut duduk disamping Leimera " entahlah... padahal aku masih bersemangat " santainya membersihkan darah yang mengotori wajahnya dengan kain bersih yang ia selipkan di bajunya.


ucapan spontan nya membuat yang mendengarnya memuntahkan darah, apa mereka tak salah dengar? mereka bertiga benar benar seorang iblis.


Xiao Feng berjalan menuju ketiganya di ikuti Xiao Shan yang sedikit terluka.


Xiao Feng langsung memeluk tubuh Leimera erat " untunglah kamu tak apa apa " leganya tersirat kekhawatiran.


Leimera bala memeluk erat ia menenggelamkan wajahnya pada dada bidang Xiao Feng " tidak apa apa justru kamu gimana? ada yang luka ? " setelahnya ia melepaskan pelukan keduanya.


" tak apa hanya luka kecil " ucapnya kembali memeluk Leimera.


Kyna yang melihat interaksi keduanya mendengus kesal ia berdecak kesal " ishh enak banget tuh anak mesra mesra an kapan aku kayk gitu, ayodong jodoh datanglah..." mirisnya menatap langit.


Xiao Shan tersenyum kecil ia menarik teman kakaknya yang memakai topeng setengah itu, sontak sang empu yang ditarik tersentak kaget.


" kak Yi ini jodoh kakak " serunya tersenyum manis.


Kyna menoleh pada Xiao Shan dan menatap pria yang ditarik Xiao Shan itu " dia... ayolah jangan bercanda kenal juga kagak " sungutnya mengembungkan pipinya.


Xiao Shan dan yang lainnya tertawa mengejek Kyna, Kyna ya g ditertawakan menghentakkan kakinya kesal, ia berjalan mendekati Ryuxie yang hanya diam menatap sekitarnya datar dan dingin.


" xie... aku di ketawain masa " adunya memelas memegang tangan Ryuxie.


Ryuxie menaikkan alisnya " benarkah ? " Kyna mengangguk lucu.


" hahahaha " tawa Ryuxie terpaksa, membuat Kyna semakin kesal.


" Au ahh kesel kesel titik gak lake koma "


sontak tawa mengiringi mereka yang sehabis bertempur, mereka cukup bahagia dengan tingkah kekanakan kyna.


__________________________________

__ADS_1


maaf ya kalo lama, masih mencari ide sekarang aku udah triple up nihh so.. jangan lupa like vote and comment ya, dah ya.. Jangan pelit pelit loh cape ngetiknya jadi hargain ya jangan cuma baca aja , lagi gratis kok tingal pencet


selamat berpuasa, dan menunggu up selanjutnya 😋😋


__ADS_2