
" KYNAAAA BANGUUUNNNN " teriakan melengking membuka hari yang begitu cerah ini.
Kyna yang tengah tertidur sontak terbangun karena terkejut.
BRUUKK
" LEIMERAAAA GW SUMPAHIN LU JOMBLO ABADI awhh~" Kyna mengusap usap bokongnya yang sakit akibat terjatuh karena suara merdu Leimera.
Leimera tertawa ngeledek " gw? jomblo ? situ ngaca ? lo lupa gw dah tunangan hahaha mamfyus lu " ledeknya berjalan mendekati Ryuxie yang tengah memasak.
" LEIMERA MATI LO SANA " geram Kyna mendelik kesal, ia berjalan pelan menuju kamar mandi untuk cuci muka dan gosok gigi.
Leimera mengacuhkan Kyna, ia menepuk ringan bahu Ryuxie " Xie.. nanti malem gw pen liat markas ya..." pintanya yang dibalas anggukan Ryuxie.
" okedeh... KYNAAA NANTI MALEM KITA MAEN YAKK " teriaknya tepat di kuping Ryuxie, Ryuxie yang tengah memotong sayur sontak melempar asal pisaunya sangking kagetnya.
Ryuxie mengelus elus telinganya miris, ia menatap tajam sang pelaku yang tersenyum watados.
Kyna keluar dari kamar mandi dengan wajah dongkolnya yang penuh dengan odol tak lupa tangannya yang satu memegang odol dan sikat gigi, jangan heran itu dari mana tentang odol itu semua ramuan yang dibuat oleh Kyna.
Tawa melengking hadir dari Leimera saat Kyna keluar.
" WAHAHAHAHAA LU MAU NGAPAIN KYN.. MAU NGAMEN LU NJIRR HAHAHAHA " Kyna mendekati Leimera marah, ia menjewer telinga Leimera kesal.
" ini semua gara gara suara toa elo, gw baru pengen gosok gigi gara gara elu semua odolnya kena muka gw tanggung jawab lu " geramnya, memang benar saat Kyna ingin mengeluarkan odol karena suara melengking leimera membuatnya terkejut sehingga odolnya jadi salah sasaran.
Leimera meringis ia memegangi telinganya yang sudah terlepas dari Capitan tangan Kyna.
" salah elu lah siapa suruh kagetan, lagi orang gw gak ngehamilin elo nyentuh elu aja kagk ihhh... males banget gw tanggung jawab kecuali kalo gw yang ngehamilin Fang fang baru deh gw nikahin " ucapnya.
muka Kyna semakin memerah " gimana gak kaget suara elo tuh kek toa, makannya makan nasi jangan makan toa, pantes setiap gw sekolah dulu toa sekolah ilang mulu elu sih dimakanin..."
" ehh enak aja lo... suara aduhay melehoy gini lu kata toa dasar onta " tak terima Leimera.
" elu yang kutu Afrika nyett..."
keduanya saling pandang leser hijau siap memotong siapa saja keluar dari mata keduanya.
" *kenafa gw mulu yang kena salah apa nenek moyang gw..." miris onta membuat lingkaran dipadang pasir.
" emang elu doang apa, gw juga selalu dibawa bawa salah apa dengan marga gw " seru kutu Afrika sedikit membentak sambil garuk garuk bokong.
onta menoleh menatap malang kutu Afrika " kita senasib broo " ucapnya, keduanya berpelukan meratapi nasib.
onta yang tersadar buru buru mendorong kutu Afrika menjauh.
" njirr jangan deket deket gw lu, gatel gatel nihh badan gw... "
" siapa yang meluk duluan bangke..."
" diem udah gede juga, kyna cepet bersihin muka lu, Leimera karena ini juga salah lu lanjutin masak gw istirahat dulu..."
Kyna dan Leimera mengangguk lesu, padahal acara tempur nya baru pengen mulai.
" eh kyn nanti malem kita ke markas lu jangan lupa ya... " ingat Leimera yang diangguki Kyna.
__ADS_1
Kyna mengelap wajahnya dengan handuk setelah membersihkan ia menghampiri Leimera, tangannya dengan gatal mengambil buah apel di samping Leimera.
" balikin punya gw itu " Kyna memeletkan lidahnya mengejek ia menepuk nepuk pantatnya lalu berlari menghindari amukan masa.
" KYNAA SIALAN " Leimera mengembungkan pipinya dan melanjutkan acara masaknya.
" awas aja lu kyn gw bales "
Kyna acuh tak acuh ia memakan apelnya dengan hati riang gembira, satu tangannya menepuk keras bahu Ryuxie yang tengah bersandar pada sofa.
" sakit beg\* " Kyna tersenyum lebar tak lupa jari tangannya membentuk ✌️
" eh Xie... yang selama ini jadi Xue meigui elu kan? gw liat topeng lu di bawah baju pas itu dan gw yakin itu elu " tanyanya bersandar pada tembok
Ryuxie sedikit mendongak menatap Kyna, ia menghela nafas " iya sesuai dugaan " balasnya.
Kyna beranjak duduk disampingnya, dan membuang asal sisa apel yang dimakannya keluar jendela.
" gak tau gw juga, dia sih ngomongnya belum saatnya gw tau dia siapa, terlalu banyak rahasia disini... *huft*~~ " Ryuxie memejamkan matanya menerawang kehidupan masa lalunya tetap saja ia tak pernah bertemu sebelumnya.
Mata Kyna sontak melebar sempurna " serius? wahh apa jangan jangan lu itu reinkarnasian ya... kalo gw baca di novel novel sih kasusnya hampir kek elo " Ryuxie menyentil dahi mulus Kyna.
" kalo ngomong yang bener yakali gw gitu.. kebanyakan baca sih lu makanannya otak lu ngaco "
Kyna mencebik kesal " apaan sih lagian gak usah nyentil bisa gak neng "
Ryuxie mengedikkan bahunya acuh
" tangan gw refleks "
Tak lama mereka berdiam Leimera datang dengan membawa makanan di piring.
__ADS_1
" hello gaisy... Leimera yang cantiknya cetar cetir datang membawa makanan untuk para gelandangan nihh mana tepuk tangannya " hebohnya berjalan layaknya model, namun naas Leimera tak sengaja tersandung kakinya sendiri sehingga membuatnya terjatuh, piring yang ia bawa sontak terlempar ke depan bisa dipastikan itu mengenai temannya.
*BRUUKK*
" TIDAAKK WAJAH GW " teriak Kyna saat makanan yang baru matang itu mendarat di wajahnya, Ia buru buru mengelapnya dan mengipasi wajahnya yang panas.
" LEIMERA SIALAN LUH..." Leimera yang dilanda panik mengambil satu gelas dan menuangkannya air teh yang telah ia buat.
Kyna mengambil air teh itu lalu meminumnya, matanya melebar ia menyemburkan air teh itu tepat di wajah Leimera.
" PEDES PEDES LEIMERA APA YANG LU MASUKIN BANGKE " Kyna mengipas ngipas lidahnya yang terasa panas dan pedas itu.
Leimera tersenyum kecut, ia menggaruk garuk pipinya yang tidak gatal " emm... itu... tadinya gw pengen ngerjain lu, ehh gw salah ya.. maapin yak... lagi gw panik "
Kyna naik pitam ia beranjak ke kmr mandi membasuh wajahnya yang memerah karena panas dari makanan itu.
" lagian kalo balas dendam pending dulu... mana masakan ancur udah mending kita ke rumah makan persik aja gw pengen mie " ucap Ryuxie mengelus elus bahu Leimera.
Leimera mengangguk lesu menatap nanar masakan yang telah ia buat.
" tunggu Kyna dulu... sono minta maaf dari pada makin ngamuk " Leimera lagi lagi mengangguk, ia berjalan lesu mendekati Kyna yang baru keluar kamar mandi.
" Kyna... gw minta maaf ya... " Kyna menatap sebal pada Leimera yang tengah memasang pupy eyes andalannya, Kyna sedikit tak enak bagaimanapun ini tak sengaja.
Kyna mengangguk ia memeluk Leimera sambil menepuk nepuk pelan punggung Leimera.
" nyelo aja sih gw gak bakal marah marah banget lagian elu sih ceroboh banget " tenangnya, Leimera melepaskan pelukannya.
" oke ... hari ini gw yang traktir sarapan yokk berangkat... " semangatnya mengepalkan satu tangan ke udara.
Ryuxie tersenyum pada keduanya, Kyna yang mendengar kata gratisan semangat 86, ia buru buru mengganti hanfunya masalah mandi bodo amat yang penting gak mengurangi kecantikannya.
__ADS_1
" LET'S GO... "