
Leimera dan Kyna kini tengah berjalan santai di pasar tanpa adanya Ryuxie bersama mereka.
Kyna dengan riangnya menghampiri salah satu penjual manisan, rambut indahnya bergerak mengikuti langkahnya.
" paman... aku ingin satu " pintanya tersenyum manis.
penjual tersebut mengangguk " baik tuan " balasnya. Kyna dan Leimera menyamar menjadi pria makannya dipanggil tuan.
Leimera mendelik kesal mendekati Kyna yang menatapnya polos " gw colok juga tuh mata "
" kenapa ? " tanya Kyna polos.
Leimera berkacak pinggang " kenapa lu kate ? nihh gara gara lu ninggalin gw sendiri, gw dicabik cabik ama Chili kuno " sungutnya memperlihatkan luka cakaran di wajah da tangannya juga bajunya yang kusut akibat ditarik tarik.
Kyna tertawa senang " anjirr kenapa gak sekalian lu di tidurin sih hahaha " Leimera memukul keras bahu kyna, sontak Kyna menghentikan tertawanya dan mengasuh sakit
" jyjyk tingkat internasional gw, belom apa apa kulit gw udah bisulan " Leimera membayangkan kulitnya seperti itu bergidik ngeri.
" udahlah bodo teuing " acuh Kyna mengambil manisan yang dipesannya tak lupa untuk membayarnya.
Leimera menarik Kyna menjelajahi pasar yang luasnya sekomplek . kyna yang tangannya ditarik memilih diam, matanya sedari tadi melihat sekeliling hingga tatapannya berhenti di toko yang menjual hewan.
Leimera yang merasa Kyna menghentikan langkahnya berbalik menatap Kyna tanda tanya.
" Ono... gw pengen beli rubah ihhh lucu banget..." tunjuk Kyna pada hewan berbulu putih itu.
Leimera mengangguk setuju, ia menarik Kyna lagi memasuki toko hewan itu, lagian emang lucu kok rubahnya.
" kyaaakkk... liat Lei imut banget.... " kyna menatap binar rubah putih itu yang menurutnya sangat lucu.
Leimera memutar bola matanya malas " dia galak gitu lu bilang lucu " ia menatap tajam rubah yang sedari tadi mengeluarkan aura permusuhan padanya padahal kenal aja kgk.
" apaan lu, gw congkel juga mata lu mau ?!! " Rubah itu sontak mundur tak lagi menatap Leimera. kyna yang melihat itu memukul keras lengan kiri Leimera .
" Ihh Leimera... liat dianya takut kan... " Leimera meringis tertahan, ia melihat lagi rubah itu yang meringsut ke pojok.
" iye iye...udah Sono lu mau beli kgk? " Kyna melebarkan senyumnya.
Ia berjalan mendekati penjual " paman... aku ingin rubah itu " tangannya terulur menunjuk rubah yang dimaksud, penjual tersebut tersenyum mendekati Kyna ia mengambil kandang rubah tersebut dan membawanya.
" ini tuan, 5 koin emas " Kyna mengangguk ia merogoh saku di hanfunya mencari koin, namun nihil ia tersenyum lebar menatap Leimera penuh arti.
Leimera berdecak ia melempar sekantong koin emas pada Kyna yang ditangkap mulus.
" ini paman " ucapnya menyodorkan 5 koin emas, dan mengambil rubah keluar kandang.
kyna mengangkat tinggi tinggi rubah putih tersebut, lalu memeluknya erat " uhh imut banget... " gemasnya.
Leimera mengambil kembali kantong miliknya, lalu menarik kerah hanfu Kyna keluar toko tak lupa mengucapkan terimakasih pada sang penjual.
" nyelo napa nariknya " kesal kyna mengerucutkan bibirnya.
__ADS_1
Leimera bergidik geli ia melepaskan tarikannya dan mendorong Kyna menjauh " ihh ji to the ji jijik, jauh jauh lu ahh "
" yeuhh yang narik gw tadi siapa.. nyalahin nya siapa "
Leimera mengedikkan bahunya acuh ia menatap sekelilingnya yang ramai oleh para human.
Leimera menyipitkan matanya pada satu titik, matanya sontak membulat ia buru buru menarik Kyna mendekat.
" kyn... liat ada cimoy " hebohnya menunjuk sosok yang dimaksud.
Kyna yang mendengarnya menoleh arah yang dimaksud, bukannya kaget ia malah memukul kepala Leimera " beg* itu bab! njin9 " geramnya.
Leimera menatap Kyna sinis sambil mengelus elus kepalanya " gw tau itu bab! tapi dibelakangnya beg* liat nohh " Kyna menyipit melihat ke belakang bab! tersebut, sontak tawanya lepas.
" HUAHAHAHAHAHA ANJIRR KERUPUK KULIT GITU LU KATA CIMOY HAHA- " ia menghentikan tawanya saat orang yang ditertawakan sudah berdiri di depan keduanya dengan gaya genitnya.
" mam pus " Kyna menoleh pada Leimera yang keringat dingin.
" gw itung sampe tiga, kita lari oke ? " kyna mengangguk menyetujui Leimera.
Leimera membuka mulutnya perlahan " tiga , kaburrrrrr " jeritnya berlari terbirit-birit.
kyna membulatkan matanya, tersadar kan sesuatu ia menoleh pada kerupuk kulit di depannya lalu tersenyum miris.
" maap maap ye... gw masih normal, palingan juga Lo udah monopos, BYEE KAMBING " setelahnya ia berlari menjauh sungguh ia merinding
" TAMPAN TUNGGU AKU YANG CANTIK INI... TAMPAN...." Kyna dan Leimera menoleh kebelakang saat mendengar suara tersebut, sontak mereka menambah kecepatan berlarinya bahkan mereka sampai menabrak orang orang.
" LEI... TUNGGU GW CURANG LU "
" GC MAKANNYA, TUH JOMBI CEPET BANGET LARINYA "
Leimera terus memperhatikan kebelakang ia tak peduli pada depannya, yang ia pedulikan keberadaan kerupuk kulit yang terus mengejar mereka.
BRUUK
" SIALAN SIAPA YANG NABRAK GW "
" ADUHHH PANTAT BOHAY GW "
Leimera mengaduh ia mendongak menatap siapa yang ditabraknya sambil mengelus elus dahinya ditambah punggungnya ikut sakit karena Kyna juga menabraknya, bisa dikatakan tabrakan beruntun.
" TAMPAANN TUNGGU AKU " keringat dingin keluar deras dari keduanya keduanya melihat kebelakang, tubuh mereka melemas kala melihat tidak hanya kerupuk kulit namun ada dua banci kaleng ikut mengejar.
Leimera dan Kyna buru buru bangkit bahkan orang yang ditabraknya bersama temannya sudah gelagapan.
" FENG FENG AYO LARI "
" HUAAAAAAA "
keempatnya lari terbirit-birit, terjadilah acara kejar-kejaran, nafas Leimera dan Kyna sudah mulai terengah engah Kyna menoleh kebelakang melihat human jadi jadian yang gak keliatan lelah malah semangat.
__ADS_1
keempatnya sudah mulai panik, saat tepat di persimpangan Xiao Feng menarik tangan Leimera dan membawanya melompati bangunan demi bangunan dengan qinggong miliknya, keduanya bernafas lega terhindar dari makhluk astral.
lain dengan Leimera dan Xiao Feng, Sebaliknya Kyna dan makhluk bertopeng yang merupakan teman Xiao Feng masih dikejar kejar.
mata Kyna berbinar kala melihat gerobak kayu kosong tak kehabisan akal, ia melompat dan mendorong gerobak itu tepat mengenai makhluk astral tersebut.
Kyna tersenyum lebar ia berhenti berlari nafasnya sudah hampir habis akibat berlari, bahkan bajunya sudah mandi keringat.
Kyna menarik orang tersebut ke gang sepi untuk berjaga jaga, ia melempar rubah putih miliknya dan langsung telentang untuk beristirahat begitupun orang bertopeng tersebut.
" anjirr salah apa gw kemaren... " mirisnya menstabilkan nafasnya.
Kyna duduk menghadap pria tersebut yang juga menatapnya, alis ramping Kyna terangkat
" sebenernya nama kamu siapa ? padahal kita sering ketemu " tanyanya, selama ini ia ketemu satu jenis human di depannya ia belum pernah mengetahui namanya, ia hanya menjuluki pria topeng monyet.
Pria tersebut tersenyum lebar, ia perlahan membuka ikatan tali pada topengnya dan membukanya perlahan.
kyna membulatkan bibirnya kala melihat wajah pria itu sepenuhnya " KAU... " yang dibalas anggukan olehnya
" gilaa... muka lu cakep amat ke jaehyun anjirr " kagumnya, sedangkan sang lawan bicara memiringkan kepalanya heran.
" kau tak ingat aku? " tanyanya, Kyna menggeleng sebagai balasan
" sungguh ? " kyna mengangguk meyakinkan.
pria tersebut tersenyum masam ia menghela lemas " apa kau mengingat nama Shang Yuan ? " kyna terdiam ia menerawang ke ingatannya, namanya tidak asing...
" naahhh aku ingat " Kyna reflek memukul bahu pria tersebut keras
" bukankah itu pria tampan yang terluka di dihutan " pria tersebut mengangguk senyum lebar kembali terbit saat mendengar kata tampan dari Kyna entah mengapa wajahnya memanas
" itu aku " dua kata tersebut membuat Kyna kaget bukan main, Kyna memajukan wajahnya meneliti wajah pria di depannya apakah ada yang mirip dengan pria dihutan kala lalu.
kyna mengangguk " emmm benar kau sedikit mirip dengannya "
" karena itu memang aku " ucap Shang Yuan gemas.
" mungkin benar tapi kau terlihat lebih tampan sekarang " terang Kyna sembari mengetuk ngetuk dagunya dengan telunjuknya.
" tentu saja " Kyna memasang wajah datarnya, lalu memukul lengan Shang Yuan keras membuat sang empu mengaduh
" kau terlalu percaya diri "
' mirror woii punya kaca kan '
' apaan sih thorr sirik aje '
' kalo bukan karena gw lu gabakal ada sialan, sukur kek... lu gw hapus ****** lu '
' author baik dehh '
__ADS_1
' bodo amat ngadu nohh sama mumi piraun '