
setelah memakan pesanan mereka, mereka terdiam sejenak menatap lurus penyanyi jalanan dibawah sana yang sangat ramai dikerumuni pengunjung.
" uang kita tinggal dikit mau kerja apa coba " keluh Kyna menghembuskan nafas berat dengan satu tangan memapah dagu.
Leimera mendesah dan sepelintas ide datang padanya ia menatap Kyna jahil " gw tau... Kyna yang cantiknya tiada tara... kenapa lu gak coba goda tuan tampan disebelah sana aja diliat dari pakeannya aja kyk penjabat.. mayan siapa tau lu jadi selir dirumahnya... " sarkasnya diakhiri kekehan kecil dengan alir yang di naik turunkan menggoda . wajah Kyna memerah padam ia berjalan menghampiri Leimera yang disisi lain dirinya berada denah nafas yang memburu.
Kyna menjambak rambut Leimera kencang hingga si pemilik meringis sakit
" enak aja lu ngomong lu kira gw pelacur rasain lu...." Kyna semakin menarik jambakannya
" adah...adah...adah...sakit bangke...lapasin..." ringisnya memegangi rambutnya yang di tarik Kyna dengan ganas.
" oke , bilang kalo Kyna cantik melebihi Leimera " ucapnya tersenyum manis sedikit melonggarkan jambakannya
Leimera mendengus kesal sekaligus sakit
" Kyna Go Hara...yang cantiknya tak tertandingi melebihi Leimera yang lebih cantik.." ucapnya mengedip ngedipkan kedua matanya memohon.
Kyna menggeleng tak terima " bukan.... coba ulang yang bener "
bibir Leimera berkedut tak suka , ia menghembuskan nafas pasrah " iya iya... Kyna Go Hara yang cantik nya tak tertandingi melebihi Leimera yang lebih jelek lepasin ya.."
Kyna tersenyum puas ia melepaskan jambakannya lalu kembali ke tempat duduk asalnya
" kita coba nyanyi di situ , gw yang main kecapi Kyna nyanyi Leimera nari gimana? " usul Ryuxie beralih menatap keduanya.
Kyna dan Leimera saling pandang , mereka mengangguk antusias
" akhirnya gw bisa nunjukin bakat menyanyi gw.." senang Kyna melompat lompat kecil dengan tangan yang ia tepuk tepukkan sama seperti anak kecil yang mendapat permen.
" iya...gw juga bisa nari aduhh udah lama gw gak nari.." semangat Leimera .
Ryuxie tersenyum tipis , ia mengajak keduanya kebawah setelah membayar makanan mereka .
tanpa mereka sadari ada seorang pemuda memperhatikan tingkah mereka dari awal masuk hingga keluar dari kedai. pemuda tersebut tersenyum miring di balik topeng perak yang menutupi wajahnya.
" kau kembali..."
Ryuxie mengernyit was was ia merasa ada yang memperhatikannya dari tadi saat ia melihat tepat arah yang ia yakini orang itu disitu namun tak ada seorang pun , ia mengedikkan bahu tak peduli melanjutkan langkahnya menuju penyanyi jalanan tersebut.
" maaf nona...boleh aku meminjam untuk membawakan satu lagu..." ucap ryuxie lembut pada seorang wanita yang telah selesai memainkan kecapi. wanita tersebut tersenyum ia mengangguk menyerahkan kecapi miliknya.
" tarima kasih nona.."
Ryuxie menghampiri kawannya , ia memberikan instruksi untuk segera memulai
__ADS_1
" thanks seventeen.."
Kyna dan Leimera mengerti mereka mengangguk mantap , Leimera maju paling depan di belakangnya ada Kyna yang telah siap.
triingg....
petikkan kecapi mengalun dengan merdunya , Kyna tersenyum ia memulai nyanyiannya dengan paduan tarian Leimera dan suara kecapi merdu milik Ryuxie , sesekali Kyna ikut menari bersama Leimera.
Nan geuraetteon geot gata nega eodi itteonji Di mana pun kau berada
Deullil ttaeramyeon gomindo eopshi ttwieo gasseotteon
Ketika aku mendengarnya, aku โkan berlari tanpa khawatir
Geuttae geuttae
Saat itu, saat itu
Eoryeotteon nae mameun jitgujeun jangnani dayeotna bwa
Hati mudaku sepertinya hanyalah sebuah lelucon
Utneun neoreul boneun nae gibuni mwonji
Yang aku rasakan saat melihatmu tersenyum
Aku tak pernah belajar
Pyohyeoneul mot haesseo nae mami seotulleoseo
Aku tak bisa mengungkapkan perasaanku
Neoye naeiri doego shipeoseo oneureul sarawasseo
Aku hidup karena ingin menjadi masa depanmu
Neoreul cheoeum bon nal geuttaebuteo jigeumkkaji
Sejak hari pertama aku melihatmu sampai sekarang
Nae mamsogeneun neoman isseo
Hanya ada kau dalam hatiku
Ppeonhadippeonhan i mareul naega
__ADS_1
Kata-kata yang jelas ini
Ijeseoya kkeonae bojiman
Aku hanya mengatakannya sekarang
Ppeonhadippeonhan i mari jeonhaeneun jilkkayo yeah
Aku harap kata-kata yang jelas ini โkan membuatmu mengerti
Gomabda gomabda tto gomabda ppunijiman
Terima kasih, terima kasih, yang bisa aku katakan
Gidarimkkaji geuriumkkaji
Untuk penantian, kerinduan
Uri chueokkkaji
Dan kenangan kita
Gomabda yeah
Terima kasih, yeah
Gomabda
Terima kasih
Ryuxie menghentikan petikkan nya ia menatap Kyna yang juga berhenti begitupun Leimera memberikan kode dengan anggukkan , mereka bangkit berdiri dengan intruksi Ryuxie serempak membungkuk menandakan selesai pertunjukan.
Deruan tepuk tangan mengalun meriah meriahkan suasana tak disangka banyak yang melihat mulai dari penjabat ataupun rakyat biasa , mereka terkagum kagum dengan suara indah Kyna dan juga tarian Leimera dengan paduan petikkan lembut kecapi yang dimainkan Ryuxie seperti menyalurkan pesan dari lagu tersebut walaupun mereka tak mengetahui bahasa apa itu , mereka tetap menikmati bahkan sangat menikmati.
" *sangat indah "
" sungguh penampilan yang luar biasa* "
banyak pujian pujian menghampiri mereka mereka hanya dapat tersenyum menganggapi
" bagus sekali...bisakah kau nyanyikan satu lagu lagi...nona ini ingin mendengarkan nya lagi... " seorang wanita bangsawan maju menawarkan ia memperlihatkan sebuah kantong sebagai gantinya.
mereka bertiga saling pandang meminta pendapat lalu mengangguk setuju , tentu saja emas di depan mata tak boleh disia-siakan bukan ?.
___________________________________
__ADS_1
jangan lupa like ya sebagai semangat buat aku
Arigatou Minna.. ๐๐