Quickie Marriage

Quickie Marriage
QM 32


__ADS_3

“Mas beneran enggak ke toko lagi?” tanya Farah yang masih


setia memeluk sang suami.


“Hehe gimana mau ke toko kalau belahan jiwa mas lagi nangis


gini.”


“Ih Gombal, udah tua nggak cocok lagi.” Wajah Farah memerah


mendengar kalimat yang sebenarnya biasa saja, tetapi kata-kata manis dari


pujaan hati akan membuat diri bisa melambung tinggi.


“Ngomongnya gitu, tapi baper huuu,” kekeh Arka sambil


mencubit hidung Farah.


“Sakit taukk.”


“Biar mancung hehe,” balas Arka. “Tau kok hidung Mas mancung.”


Farah pura-pura kesal dengan sifat jail sang suami.


Cup cup cup


“Dah nggak sakit lagi, kan udah dikasih obatnya.”


“Mas jail, suka mendadak gitu kan Adek belum siapin hati.


Ini aja udah mau meledak.” Arka tertawa mendengar perkataan sang istri yang


susah ditebak.


“Coba sini mas dengarin gimana meledaknya,” goda Arka sambil


mengelitiki tubuh sensitife Farah.


“Ih udah dong mas hahaha.” Nafas Farah sudah memburu.


“Duh duh, rilex sayang rilex.” Arka menenangkan sang istri

__ADS_1


karena nafasnya sudah memburu.


“Maafin Abi ya nak,” pinta Arka kepada janin di dalam perut


sang istri.


“Iya Abi, jangan gitu lagi sama Mami,” balas Farah dengan


menirukan suara anak kecil.


“Hehe siap, udah shalat duha Dek?” tanya Arka ketika melihat


jam yang sudah menunjukan pukul 11 siang.


“Belum hehe, tadi kan sibuk nangis.”


“Jangan nangis sendiri lagi, kalau ada masalah maka


sebaiknya adek shalat biar sedikit tenang. Udah ayo shalat Mas imamin.” Farah


segera bangkit dengan cepat.


tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.


Setelah selesai bersuci dan berwudhu Farah menyiapkan


perlengkapan shalat untuk dirinya dan sang suami. Seorang suami adalah imam


untuk istrinya dikala shalat sunnah, sedangkan untuk shalat wajib seorang


laki-laki harus shalat berjamaah di masjid. Rumah tangga yang berkah dan


bahagia bukanah rumah tangga dengan harta yang melimpah, atau jawaban yang


tinggi serta pendidikan yang tinggi. Rumah tangga yang berkah dan bahagia


adalah rumah tangga yang menjalankan apa yang Allah perintahkan. Seorang istri


melakukan tugasnya sebagai seorang istri dan suami melakukan tugasnya sebagai


seorang suami.

__ADS_1


“Rambutnya kelihatan tu.” Farah melihat tampilannya di kaca,


dia merapikan agar terlihat indah karena akan menghadap kepada Allah. Cara agar


bisa mendapatkan shalat yang khusyuk yaitu salah satunya berpakaian yang indah.


Indah bukan berarti harus mahal atau baru, tetapi indah adalah pakaian yang


terbaik yang kita punya, pakaian yang rapid an bersih.


“Allahu Akbar.” Arka memulai shalat dengan menjadi imam


serta makmumnya istrinya sendiri. Mereka melakukan shalat duha 4 rakaat dengan


pembagian 2 rakaat salam. Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya


di dalam surga terdapat sebuah pintu bernama pintu Dhuha. Apabila Kiamat telah


tiba maka akan ada suara yang berseru, ‘Di manakah orang-orang yang semasa


hidup di dunia selalu mengerjakan shalat Dhuha? Ini adalah pintu buat kalian.


Masuklah dengan rahmat Allah Subhanahu Wata’ala.” (HR.


At-Thabrani).


“Assalamu’alaikum Warahmatullah”


“Assalamu’alaikum Warahmatullah”


Arka memimpin doa dengan suara yang bisa didengar oleh sang


istri. Doa yang membuat hatinya mendadak bergetar. Doa keselamatan untuk kedua


orang tua mereka, doa untuk keberkahan rumah tangga mereka, doa agar anak


mereka menjadi anak yang sholeh dan sholeha serta doa untuk orang disekitaran


mereka. Setelah berdoa, Farah menerima uluran tangan Arka untuk dicium dan


dibalas oleh Arka dengan ciuman singkat di dahi serta perut sang istri.

__ADS_1


__ADS_2