Rahasia Dibalik Pernikahan

Rahasia Dibalik Pernikahan
Satu Dari Seribu Wanita


__ADS_3

Aleta Valen juga satu dari seribu wanita yang memiliki hati bagaikan malaikat, disaat wanita lain menjaga suaminya agar tidak melirik wanita lain, berbeda dengannya, yang menginginkan sang suami untuk mencari wanita lain, karena dirinya sangat sadar, tidak lagi bisa membahagiakan sang suami yang sangat dicintainya, dengan kondisinya saat ini.


Dimana pernikahan kedua sang suami dengan Risa juga tidak terlepas dari campur tangannya. Dimana dia mengancam Anton yang sangat mencintainya, akan menceraikannya.


Mengingat lagi, sudah berapa puluh wanita yang dia didatangkan untuk menggoda suaminya, tapi tidak sedikit pun, bagi Anton melirik wanita yang didatangkan oleh Leta.


Hingga beberapa kali, Leta menjebak sang suami berada di satu kamar dengan wanita suruhannya, berharap Anton akan menikah lagi, tapi usahanya tidak lah berhasil, karena cinta Anton saat itu hanya untuknya.


Hingga akhirnya ancaman yang Leta lontarkan pada sang suami, membuat Anton, akhirnya mengikuti saran sang istri untuk menikah lagi, tapi hanya dengan wanita yang dia cintai, seperti cintanya pada Leta saat itu, tanpa harus sang istri mendatangkan wanita untuknya.


Tapi tidak mudah bagi Anton, untuk membagi cintanya dengan wanita lain, karena cintanya begitu besar pada Leta, dimana keduanya sudah menjalin kasih dari bangku sekolah menengah atas.


Hingga akhirnya dia bertemu dengan Risa, sekretaris papa Martin yang menjadi sekretarisnya, setelah dia menggantikan posisi sang papa di perusahaannyan.


Dimana Anton melihat Risa tidak seperti wanita pada umumnya, membuatnya tertarik , dan ingin mengenal lebih jauh.


Hingga Anton yang menyuruh orang untuk mencari informasi tentang Risa, mengetahui semua tentangnya. Membuat Anton semakin tertarik dengan Risa yang mandiri dan juga pekerjaan keras, sifat yang sama yang dimiliki oleh Leta.


Tentu saja Anton yang sudah berjanji akan mencari wanita sendiri, mengatakan pada Leta tentang Risa.


Dan Leta mendukungnya seratus persen sang suami untuk menikahi Risa, dan Leta lah yang merasa sangat bahagia setelah mendapat kambar sang suami sudah menikahi lagi, apa lagi mengetahui sekarang istri baru sang suami sedang mengandung.


"Sayang," panggil Leta pada Anton yang sedang memeluknya di atas tempat tidur, setelah Anton menceritakan kehidupannya dengan Risa, atas perintah Leta.

__ADS_1


"Iya,"


"Aku ingin cintamu pada Risa lebih besar, dari pada cintamu padaku,"


"Tapi..."


"Tidak ada tapi tapian," sambung Leta memotong perkataan Anton. "Pokoknya harus, awas saja kalau tidak!"


"Iya," sambung Anton, meskipun cintanya saat ini memang sudah lebih besar pada Risa, terbukti disaat dia sedang bersama Leta dia terus mengingat Risa yang sedang hamil. Tapi sebisa mungkin untuk terlihat menunjukan cinta yang sama untuk keduanya.


"Sayang,"


"Apa lagi, sayangku," sambung Anton yang langsung mencium pucuk kepala Leta, saat keduanya masih duduk diatas kasur sambil berpelukan.


Pertanyaan yang Leta tanyakan membuat Anton hanya diam membeku, karena belum ada niat sedikit pun untuk mempertemukan keduanya.


Anton sadar, Risa belum mengetahui jika hanya menjadi istri kedua.


"Sayang, kenapa?" tanya Leta lagi, ketika sang suami tidak menjawab pertanyaannya.


"Aku belum memikirkan itu, aku takut Risa akan kecewa setelah tahu kebenaran ini,"


"Baiklah, aku mengerti,"

__ADS_1


"Apa kamu mau membantu aku mencari cara, agar Risa tidak marah mengetahui ini semua?"


"Aku akan memikirkannya,"


"Terima kasih sayang," Anton pun semakin mengeratkan pelukannya.


Bertepatan dengan pintu kamar dimana keduanya berada di buka dari luar, dan memperlihatkan Meta adik angkat Anton yang masuk ke dalam.


"Eh ada kamu?" tanya Neta pada Anton yang sudah mendekatinya.


"Tidak sopan, kalau masuk ke kamar orang itu ketuk pintu dulu,"


"Tidak sempat," sahutnya, yang sudah terbiasa masuk ke kamar Leta tanpa permisi dulu. Karena memang keduanya sangat dekat, dan Neta juga sering menginap di rumah tersebut, meskipun rumah keluarganya tidak jauh dari rumah Leta. "Aku ada urusan dengan kakak ipar,"


"Urusan apa?"


"Tidak perlu tahu,"


Anton pun langsung menoleh pada sang istri yang masih berada di pelukannya. "Urusan apa? Jangan bilang kamu di suruh mendesain baju kurang bahan untuknya," tanya Anton, karena bukan sekali dua kali, Neta selalu menyuruh Leta untuk mendesain baju yang ingin dikenakannya.


Tapi hanya di balas senyum oleh Leta, sambil mengangkat kedua bahunya.


"Heh, kurang bahan juga, akan menjadi trendsetter," sambung Neta benar adanya, karena desain yang dibuat oleh Leta untuknya, pasti akan bomming dipasaran. Dan menjadikan brand fashion miliknya, bertahan di sepuluh besar brand fashion dunia.

__ADS_1


Bersambung.....................


__ADS_2