Reinkarnasi Sang Ratu Penguasa

Reinkarnasi Sang Ratu Penguasa
Terbayang


__ADS_3

Suya tiba tiba masuk kedalam ruang dimensi dia datang mengecek semua senjata yang pernah dia lumuri racun buah delima merah dan racun dari bisa ular kirin, Suya melihat satu persatu benda berkilau dihadapan nya, suatu saat dia akan membutuhkan benda benda itu untuk menghadapi musuh nya,


"Ibu kenapa senyum senyum sendiri"? Tegur Shizi yang datang tiba tiba


" Ya dewa mengejutkan ku saja" sahut Suya


"Maaf bu" ucap Shizi menundukkan kepala sambil mengepalkan tangan tanda permohonan maaf


"Tidak apa apa, aku hanya sedang senang saja, hari ini aku melihat seorang pria berambut merah yang lumayan tampan" ucap Suya terkekeh


Shizi menoleh nya sedikit, apakah ibu nya ini sedang jatuh cinta pikirnya


Begitu pula pemuda yang berambut merah itu, dia duduk sambil menikmati anggur terbaik yang di tuangkan sang pengawal setia kedalam cangkirnya, dia merasakan angin sepoi yang menyapa wajah tampan nya


"Apakah menurutmu gadis itu berasal dari kerajaan Zhi"? Tanya si rambut merah


" Hamba tidak yakin yang mulia, namun hamba tidak pernah mendengar bahwa di kerajaan itu ada seorang gadis yang kecantikan nya terkenal, yang hamba tau hanya rumor tentang kecantikan putri Xiao Lin dari Kerajaan Xiao" ucap si pengawal


"Tidak mungkin dia seorang putri, mengingat pakaian nya yang sederhana" gumam Si rambut merah


"HORMAT PUTRA MAHKOTA, HAMBA DI PERINTAHKAN OLEH YANG MULIA RAJA DONGJI UNTUK MEMANGGIL ANDA KE AULA" ucap Seorang kasim, ternyata dia adalah Pangeran Kim putra mahkota dari istana Dongji, setelah mendengar ucapan Kasim Kim berdiri dan berjalan menuju aula diikuti pengawal bayangan nya Gori


***


"Salam yang mulia Raja" sapa Pangeran Kim dan pengawal nya


"Salam putraku, kemarilah"! Ucap Raja Dongji, pangeran Kim duduk disamping para petinggi istana di sana juga ada Ratu Yun dan kedua selir beserta pangeran ketiga

__ADS_1


" Apa kau sudah tau bahwa Jiang Xin sudah sadar"? Tanya Raja, Pangeran Kim mengangguk, dia sebenarnya tidak suka posisi putra mahkota karena terlalu banyak beban yang harus dia bawa, namun karena ibunya sangat terobsesi dengan tahta Pangeran Kim pun terpaksa menerima posisi itu,


"Meski dia sudah terbangun posisi putra mahkota tetap kau yang mendapatkan nya, karena dia tidak normal, " ucap Raja


Ratu Yun merem*s tangan nya mendengar ucapan Raja, meskipun putranya memang tidak normal tapi setidaknya jangan menghina putra nya secara terang terangan pikir Ratu


"Lalu apa yang anda inginkan yang mulia"? Tanya Pangeran Kim


" Kalahkan Jendral perang Zhu ping chen dan rebut kerajaan Xiao untuk Zen,pergilah bersama Pangeran Pangeran Luoyang,sudah waktunya kalian menghadapi peperangan yang sesungguhnya" ucap Raja Dongji, Pangeran Kim terkejut baru saja dia membahas kerajaan tersebut bersama Gori tiba tiba saja ayahnya menginginkan kerajaan itu, tapi kenapa pikirnya


"Maaf yang mulia, kenapa anda menginginkan kerajaan kecil itu"? Tanya Pangeran Pangeran Kim


" Kerajaan itu sangat kaya rempah, energi Qi disana juga sangat melimpah, yang membuat Zen tertarik adalah hutan terlarang yang juga terletak di kerajaan Xiao, Zen mendengar kabar bahwa hutan tersebut memiliki banyak berbagai mahkluk spirit yang berada di dalam nya, kalian bisa menambah hewan kontrak kalian setelah mendapatkan wilayah kerajaan Xiao, " sambung Raja Dongji


"Bukan kah Jendral perang itu terkenal sangat kuat dan tak terkalahkan, bahkan kerajaan Lu saja bisa di pukul mundur dengan mudah" ucap Pangeran Luoyang membuka suara,


Pangeran Kim berpikir keras, walaupun dia maju tetap saja dia tidak akan mampu mengalahkan Jendral agung itu, karena dia juga mendengar bahwa dia memiliki tiga mahkluk spirit bersama nya, dan masing masing dari mereka memiliki dantian berwarna merah, belum lagi putra nya yang terkenal sebagai Master kultivator termuda,


"Sebaiknya lupakan saja yang mulia, Jendral memiliki banyak dukungan di sampingnya, kerajaan Wei dan Xiao kini telah menjalin kekerabatan" sahut Pangeran Luoyang yang juga tidak setuju atas keinginan Ayah nya tersebut,


"Jika yang mulia menginginkan kerajaan itu, lakukan secara halus, bukankah putri Xiao lin belum menikah, kirimkan saja lamaran untuk Putra mahkota" ucap Selir agung Fu memberi saran


Mata Pangeran Kim terbelalak, dia tidak ingin menikah, dia terlanjut tertarik pada gadis yang dia temui tadi siang, baru saja dia berniat untuk mencari gadis tersebut, tiba tiba saja sang bunda memberikan ide yang menurutnya di luar nalar,


"Ibunda bisakah hamba mencari gadis yang hamba sukai terlebih dahulu, beri hamba waktu sampai satu bulan ke depan, jika hamba tidak berhasil menemukan nya , hamba akan menerima pernikahan ini" ucap Pangeran Kim, dia memutuskan untuk terus maju dan mencari wanita yang membuatnya jatuh cinta pada pandangan pertama itu,


"Baiklah sudah diputuskan, Zen akan memberimu waktu satu bulan, dan setelah itu, kau tidak bisa lagi menolak apapun yang Zen perintahkan" ucap Raja Dongji

__ADS_1


Pangeran Kim dan yang lain membungkuk hormat dan masing masing meninggalkan Aula,


"Siapakah gadis yang dia maksud" gumam seseorang yang mengintip di atas atap,


****


"Hormat pangeran, Raja Dongji memerintahkan Pangeran Kim untuk menyerang kerajaan Xiao, beliau menginginkan kerajaan itu menjadi miliknya, namun mengingat bahwa sang jendral perang sangat lah kuat, mereka pun merubah rencana mereka, namun entah kenapa Pangeran Kim meminta waktu selama satu bulan, dia berkata akan mencari gadis yang dia sukai terlebih dahulu, jika dia tidak kunjung menemukan gadis itu maka Pangeran Kim akan di nikahkan dengan putri Xiao Lin, dan pelan pelan mereka akan mengambil alih kerajaan tersebut" ucap Sun panjang lebar


"Seperti biasa, Raja tamak itu selalu menginginkan sesuatu yang bukan haknya" ucap Jiang Xin mengeratkan gigi,


Hari sudah malam suasana hening menyelimuti seluruh kerajaan, seperti biasa, dimalam hari Jiang Xin akan berubah menjadi manusia setengah dewa, rambutnya berubah putih dan dia melompat keluar dari atas atap bersama pengawal setianya Sun, dia lebih leluasa setelah di pindahkan kekediaman bagian belakang istana, karena hampir tidak ada pengawal yang di tugaskan untuk menjaganya,


"Syuuhhhhh"


Angin berhembus menyapa wajah nya yang pucat, dia terkekeh saat melintasi hutan terlarang, dia melihat dua ekor serigala putih sedang berpesta buruan mereka, dengan cepat Jiang Xin melompat dan menotok kening kedua serigala tersebut, kedua hewan mengerikan itu terdiam seketika, lalu Jiang Xin menggigit ibu jarinya dan menempelkan nya di dahi kedua serigala itu lagi, hingga muncul sebuah Cahaya yang menyilaukan,


"Wussshhh"


Angin bertiup kencang, Tetua Wu yang sedang bertapa tidak terpengaruh meskipun dia merasakan energi besar sedang berada di sekitarnya, Tetua Wu sedang melakukan kultivasi tertutup dia tidak boleh gagal ditengah jalan, karena itulah dia membiarkan pria berkekuatan tinggi itu untuk menyelesaikan urusan nya, Tetua Wu tau jika itu bukan Ratu penguasa maka dia adalah Raja, karena tidak ada orang sembarangan yang bisa mengontrak makhluk spirit yang berada di didalam hutan yang dia jaga,


"Prokkk, Prokkk"


"Wah selamat yang mulia, anda mendapatkan dua sekaligus" ucap Sun bersemangat, Serigala itu nampak sangat besar, namun dalam sekali tangkap Jiang Xin sudah bisa untuk mendapatkan nya,


"Mulai saat ini kuberi nama mereka Ken, Dan Shen" ucap Jiang Xin mengelus bulu halus dua serigala putih yang sedang bergelayut manja di tangan nya saat ini,.


__ADS_1


Bersambung❣️


__ADS_2